Iran Batasi Akses Selat Hormuz: Ini Daftar Negara yang Diizinkan Melintas

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 21 Maret 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Iran memperketat pengawasan di Selat Hormuz. Iran hanya mengizinkan kapal dari negara tertentu untuk melintas. Kebijakan ini muncul di tengah konflik yang meningkat dengan Amerika Serikat dan Israel sejak akhir Februari 2026.
Iran menerapkan kontrol selektif atas lalu lintas kapal. Otoritas Teheran membuka jalur hanya bagi negara yang memiliki hubungan atau komunikasi baik dengan Iran.
Kebijakan ini mengganggu arus perdagangan global karena Selat Hormuz berperan sebagai jalur utama distribusi energi dunia. Laporan perusahaan intelijen maritim Windward mencatat sejumlah kapal berhasil keluar dari kawasan Teluk melalui jalur di bawah pengawasan Iran pada 15–16 Maret 2026.
Laporan tersebut juga menyebut Iran menjalankan pola blokade selektif yang memungkinkan sekutu dan mitranya tetap melintas.
Negara yang Mendapat Izin Melintas
Beberapa negara telah memperoleh izin khusus dari Iran untuk melintasi Selat Hormuz:

1. Pakistan

Kapal tanker berbendera Pakistan melewati Selat Hormuz melalui jalur yang Iran izinkan. Kapal jenis Aframax itu keluar dari Teluk setelah memenuhi ketentuan yang berlaku.

2. India

Iran memberi akses kepada kapal dari India. Dua kapal tanker LPG melintas setelah kedua negara menjalin komunikasi dan koordinasi pelayaran.

3. Turki

Kapal milik Turki memperoleh izin dari otoritas Iran. Iran memberikan persetujuan setelah kedua pihak berkomunikasi secara langsung.
Negara Masih Negosiasi
Sejumlah negara lain masih berupaya mendapatkan akses:

4. China, Prancis, dan Italia

China menjalin komunikasi dengan Iran untuk memastikan kelancaran pengiriman minyak dan gas.
Negara ini bergantung besar pada pasokan energi yang melewati Selat Hormuz.
Prancis dan Italia juga mengajukan permintaan izin melintas. Iran belum mengumumkan keputusan final terkait permohonan tersebut.

Dampak Global

Iran sebelumnya menutup sebagian akses Selat Hormuz setelah serangan militer dari AS dan Israel. Iran tetap membuka jalur secara terbatas bagi negara yang tidak memiliki afiliasi langsung dengan Washington.
Kebijakan ini berdampak besar pada perdagangan energi dunia. Sekitar seperlima pasokan minyak dan gas global melewati Selat Hormuz. Para analis menilai langkah Iran sebagai strategi untuk memperkuat posisi dalam konflik sekaligus mengendalikan jalur energi internasional.
Kondisi ini juga menimbulkan ketidakpastian di pasar global. Negara pengimpor energi harus menyesuaikan rute dan strategi distribusi mereka.
Baca Juga :  Iran Hentikan Ekspor Bahan Baku Plastik dan Pupuk

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Ubah Haluan, Vietnam Tunda Larangan Motor Bensin, Transisi Berlanjut hingga 2028
Norwegia Batasi AI di Sekolah Dasar, Fokus Kembali ke Belajar Dasar
Harga Minyak Dunia Naik ke US$81, Ketegangan Iran-AS Guncang Pasar Energi
Jay Idzes Dukung Ismael Kone, Pesan Haru Kapten Timnas Indonesia Usai Cedera Horor Piala Dunia 2026
Mimpi Kuliah Gratis ke Rusia Bisa Jadi Nyata, 300 Beasiswa Dibuka untuk Pelajar Indonesia
Ribuan Pelamar Rela Antre 2 Kilometer Sejak Subuh, Gaji Awal Pekerjaan Ini Tembus Rp15 Juta
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Tertekan dan Pasar Bersiap Hadapi Perubahan Besar
Iran Bersiap Masuk Era Baru, Investasi Rp5.310 Triliun Mengalir Usai Kesepakatan Damai dengan AS
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:00 WIB

Ubah Haluan, Vietnam Tunda Larangan Motor Bensin, Transisi Berlanjut hingga 2028

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:00 WIB

Norwegia Batasi AI di Sekolah Dasar, Fokus Kembali ke Belajar Dasar

Senin, 22 Juni 2026 - 14:00 WIB

Harga Minyak Dunia Naik ke US$81, Ketegangan Iran-AS Guncang Pasar Energi

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:00 WIB

Jay Idzes Dukung Ismael Kone, Pesan Haru Kapten Timnas Indonesia Usai Cedera Horor Piala Dunia 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:00 WIB

Mimpi Kuliah Gratis ke Rusia Bisa Jadi Nyata, 300 Beasiswa Dibuka untuk Pelajar Indonesia

Berita Terbaru