Mahyeldi Targetkan Ekonomi Sumatera Barat Tumbuh 7,2 Persen

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUMBAR – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, mendorong pemerintah kabupaten dan kota memperkuat sinergi dalam mengembangkan potensi ekonomi daerah. Langkah itu bertujuan mempercepat pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat. Selain itu, kolaborasi antardaerah dinilai penting agar setiap potensi daerah memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Mahyeldi menyampaikan hal tersebut saat memimpin rapat koordinasi Pemerintah Provinsi Sumbar bersama Pemerintah Kota Pariaman di Aula Balaikota Pariaman, Minggu (15/3/2026).

Rakor Bahas Percepatan Ekonomi dan Investasi

Dalam rapat tersebut, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) provinsi dan kota hadir untuk membahas strategi percepatan pertumbuhan ekonomi. Mereka juga membahas upaya memaksimalkan potensi investasi di Sumatera Barat.

Mahyeldi menilai setiap kabupaten dan kota memiliki potensi ekonomi yang perlu dikembangkan secara bersama.

“Kita ingin kabupaten dan kota mengkolaborasikan potensi daerah dengan baik. Kita memperkuat sektor pertanian, mendorong hilirisasi agroindustri, dan mengembangkan pariwisata. Dengan langkah itu, pembangunan daerah memberi hasil maksimal,” ujar Mahyeldi.

Baca Juga :  Kekayaan Donald Trump Tembus USD 6,5 Miliar, Kripto Jadi Mesin Utama Lonjakan Aset

Pertumbuhan Ekonomi Sumbar dan Target 2029

Selanjutnya, Mahyeldi menjelaskan pertumbuhan ekonomi Sumbar pada 2025 mencapai sekitar 3,37 persen. Namun, angka tersebut melambat akibat dampak bencana pada paruh akhir tahun.

Meski demikian, pemerintah provinsi tetap optimistis. Pemerintah provinsi menargetkan pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 7,2 persen pada 2029.

Proyek Strategis Dorong Pergerakan Ekonomi

Mahyeldi kemudian menyebut sejumlah proyek strategis yang tengah berjalan dan berpotensi mendorong pergerakan ekonomi daerah.

Pemerintah membangun Flyover Sitinjau Lauik dengan nilai investasi sekitar Rp2,7 triliun. Selain itu, pemerintah juga merencanakan pembangunan jalan tol dengan nilai investasi yang diperkirakan mencapai Rp25 triliun.

Di sisi lain, pemerintah provinsi berupaya memastikan masyarakat daerah merasakan manfaat ekonomi dari proyek tersebut. Pemerintah mendorong penggunaan material lokal. Pemerintah juga meminta perusahaan pelaksana proyek membuka kantor perwakilan di Sumbar.

Antisipasi Lonjakan Wisatawan Saat Lebaran

Mahyeldi juga mengingatkan pemerintah daerah untuk bersiap menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan dan pemudik saat Idulfitri, terutama di daerah tujuan wisata seperti Kota Pariaman.

Baca Juga :  BEI Hapus 18 Emiten, Sritex hingga Raksasa Tekstil Masuk Daftar Delisting

Karena itu, Mahyeldi meminta pengelola objek wisata meningkatkan kebersihan kawasan. Ia juga meminta pengelola menjaga transparansi harga serta memastikan keselamatan transportasi laut bagi wisatawan yang berkunjung ke Pulau Angso Duo.

“Momentum libur Lebaran biasanya membawa peningkatan kunjungan wisata. Karena itu, kita perlu memastikan pelayanan kepada masyarakat dan wisatawan berjalan baik. Dengan cara itu, pengunjung merasa nyaman dan ekonomi daerah ikut bergerak,” katanya.

Pariaman Fokus Kembangkan Wisata dan Perikanan

Sementara itu, Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menegaskan pemerintah kota akan memperkuat sektor pariwisata dan perikanan sebagai penggerak utama ekonomi daerah.

“Potensi terbesar Kota Pariaman berada pada sektor wisata dan perikanan. Karena itu, kami berharap dukungan dari pemerintah provinsi untuk pengembangannya,” ujar Yota.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Gebu Minang Padang Dorong Ekonomi Warga, CFD Jadi Penggerak Omzet UMKM Naik
Sekdaprov Sumbar Lantik 8 Pejabat Administrator, Tekankan Disiplin dan Kolaborasi OPD
Dharmasraya CFD Perdana Diserbu Warga, Jalan Lintas Sumatera Penuh
PPID Solsel Perkuat Layanan Informasi Publik, DIP 2026 Diperbarui
CFD dan Pasar Kuliner Dharmasraya Digelar 18-19 April
Tol Sicincin–Bukittinggi Dikebut, Mahyeldi Ansharullah Minta Semua Pihak Bergerak Cepat
Sinergi Pemda-DPRD, Solok Selatan Kebut Penurunan Stunting 2027
Pemkab Dharmasraya Perkuat Penanganan Stunting Terpadu, Tak Hanya Andalkan Bantuan Makanan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 13:00 WIB

Gebu Minang Padang Dorong Ekonomi Warga, CFD Jadi Penggerak Omzet UMKM Naik

Sabtu, 25 April 2026 - 08:00 WIB

Sekdaprov Sumbar Lantik 8 Pejabat Administrator, Tekankan Disiplin dan Kolaborasi OPD

Minggu, 19 April 2026 - 19:29 WIB

Dharmasraya CFD Perdana Diserbu Warga, Jalan Lintas Sumatera Penuh

Kamis, 16 April 2026 - 17:30 WIB

PPID Solsel Perkuat Layanan Informasi Publik, DIP 2026 Diperbarui

Rabu, 15 April 2026 - 22:00 WIB

CFD dan Pasar Kuliner Dharmasraya Digelar 18-19 April

Berita Terbaru

Oplus_0

Teknologi

Kenaikan Harga Chipset Baru Ancam Lonjakan Harga HP Android

Selasa, 19 Mei 2026 - 04:00 WIB