Tol Sicincin–Bukittinggi Dikebut, Mahyeldi Ansharullah Minta Semua Pihak Bergerak Cepat

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

PADANG – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, meminta semua pihak mempercepat pembangunan Jalan Tol Pekanbaru–Padang, khususnya ruas Sicincin–Padang Panjang–Bukittinggi.

Ia menyampaikan permintaan itu dalam rapat pendahuluan di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumbar, Kamis (9/4/2026). Kepala Kejati Sumbar, Muhibuddin, memimpin rapat tersebut. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, perwakilan Kementerian PUPR, dan jajaran PT Hutama Karya ikut hadir.

Mahyeldi menegaskan proyek itu masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Ia meminta seluruh pihak memberi dukungan penuh.

“Ini bukan hanya kepentingan pemerintah, tapi kepentingan masyarakat Sumatera Barat,” kata Mahyeldi.

Ia menyebut rencana pembangunan ruas Sicincin–Padang Panjang–Bukittinggi sudah ada sejak 2024. Ia menganggap rapat ini penting untuk menyamakan langkah dan mencari solusi atas kendala di lapangan.

Baca Juga :  Temui Menkes, Bupati Annisa Bawa Bantuan Alkes Rp20 Miliar

Mahyeldi menekankan pentingnya sinergi lintas sektor. Ia ingin proyek berjalan cepat dan memberi dampak langsung pada ekonomi daerah.

“Tol ini akan mempermudah akses dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Muhibuddin meminta semua pihak menjalankan kolaborasi secara nyata. Ia menolak ego sektoral yang menghambat percepatan proyek.

“Jangan ada ego sektoral yang menghambat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan semua pihak menjaga prinsip tepat sasaran, tepat anggaran, tepat waktu, dan tepat kualitas. Ia meminta seluruh pihak menjaga integritas selama proyek berlangsung.

Muhibuddin menyoroti proses pembebasan lahan. Ia meminta pemerintah daerah aktif berkomunikasi dengan masyarakat adat dan nagari.

Baca Juga :  Mahyeldi Targetkan Ekonomi Sumatera Barat Tumbuh 7,2 Persen

“Pembangunan harus tetap memperhatikan hak masyarakat,” katanya.

Dari sisi teknis, Kementerian PUPR menjelaskan proyek Tol Padang–Pekanbaru sudah masuk perencanaan sejak 2005 sebagai bagian Tol Trans Sumatera. Sejumlah ruas sudah beroperasi. Pemerintah masih menyiapkan ruas lainnya.

Untuk ruas Bukittinggi–Sicincin, PT Hutama Karya menyiapkan studi kelayakan, AMDAL, dan proses pembebasan lahan.

Direktur Utama Hutama Karya, Koentjoro, menilai percepatan proyek sangat penting. Ia ingin semua pihak menekan potensi kenaikan biaya dan memaksimalkan manfaat proyek.

Ia meminta seluruh pihak menetapkan penanggung jawab proyek. Ia juga meminta penyusunan timeline yang jelas agar proyek selesai sesuai target.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

PPID Solsel Perkuat Layanan Informasi Publik, DIP 2026 Diperbarui
CFD dan Pasar Kuliner Dharmasraya Digelar 18-19 April
Sinergi Pemda-DPRD, Solok Selatan Kebut Penurunan Stunting 2027
Pemkab Dharmasraya Perkuat Penanganan Stunting Terpadu, Tak Hanya Andalkan Bantuan Makanan
Wabup Yulian Efi Tekankan Pengawasan Anggaran dan Percepatan Program
Gubernur Mahyeldi Minta ASN Hemat BBM, Rapat Luar Daerah Dibatasi
75 Wali Nagari Tanah Datar Ikuti Retret di IPDN Sumatera Barat
Gubernur Sumbar Dorong Pesantren Idrisiyyah Josal FC, Perkuat Generasi Muda dan Ekonomi Desa
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:30 WIB

PPID Solsel Perkuat Layanan Informasi Publik, DIP 2026 Diperbarui

Rabu, 15 April 2026 - 22:00 WIB

CFD dan Pasar Kuliner Dharmasraya Digelar 18-19 April

Selasa, 14 April 2026 - 13:00 WIB

Tol Sicincin–Bukittinggi Dikebut, Mahyeldi Ansharullah Minta Semua Pihak Bergerak Cepat

Sabtu, 11 April 2026 - 20:00 WIB

Sinergi Pemda-DPRD, Solok Selatan Kebut Penurunan Stunting 2027

Jumat, 10 April 2026 - 11:00 WIB

Pemkab Dharmasraya Perkuat Penanganan Stunting Terpadu, Tak Hanya Andalkan Bantuan Makanan

Berita Terbaru

Oplus_0

Internasional

Iran Hentikan Ekspor Bahan Baku Plastik dan Pupuk

Sabtu, 18 Apr 2026 - 00:00 WIB

Oplus_0

Ekonomi

Investor Kabur, KADIN Ungkap Biaya Tenaga Kerja Jadi Pemicu

Jumat, 17 Apr 2026 - 23:00 WIB