Wawako Azhar Pantau Penyusunan Peta Jalan Kependudukan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menghadiri rapat monitoring dan evaluasi penyusunan Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Kota Sungai Penuh di Ruang Pola Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Rabu (11/03).

Dalam rapat tersebut, peserta membahas perkembangan penyusunan dokumen PJPK. Pemerintah daerah akan menggunakan dokumen ini sebagai pedoman strategis untuk merencanakan pembangunan berbasis data kependudukan.

Selain itu, tim penyusun memasukkan berbagai aspek penting dalam dokumen PJPK. Aspek tersebut meliputi pengendalian penduduk, peningkatan kualitas keluarga, serta pemerataan pembangunan.

Baca Juga :  Hardizal Hadiri Pembukaan Pasar Ramadan dan Mambo

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Azhar Hamzah menegaskan pentingnya penyusunan dokumen PJPK sebagai dasar perencanaan pembangunan yang terarah dan berkelanjutan.

“Melalui penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan ini, kami berharap seluruh kebijakan pembangunan tersusun lebih terarah dan berbasis data kependudukan yang akurat. Dengan langkah ini, pemerintah dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus kesejahteraan masyarakat Kota Sungai Penuh,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, pemerintah daerah mendorong tim penyusun merampungkan dokumen PJPK secara komprehensif dan terintegrasi. Pemerintah daerah juga menjadikan dokumen tersebut sebagai acuan untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Drs. Putut Riyatno, M.Kes, para kepala OPD terkait, perwakilan Kementerian Agama, BPJS, serta Badan Pusat Statistik (BPS) turut mengikuti rapat tersebut.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Delapan Jabatan Eselon II Pemkot Sungai Penuh Masih Kosong, Kapan Buka Seleksi?
Uji Laboratorium Pupuk Subsidi Sungai Penuh Dimulai, Pemerintah Telusuri Perbedaan Fisik yang Dikeluhkan Petani
Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh
Petani Sungai Penuh Curiga Kualitas Pupuk Subsidi Bermasalah, Hasil Uji Sederhana Bikin Resah
SPMB SMA Negeri 2 Sungai Penuh Jadi Sorotan, Hardizal Minta Gubernur Jambi Turun Tangan
Kasus PIP STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Terus Bergulir, Polres Kerinci Tunggu Hasil Audit PP Muhammadiyah
Kabar Gembira, Pemdes Srimenanti Sungai Penuh Gulirkan Beasiswa Siswa SD, Orang Tua Segera Siapkan Berkas Sebelum 3 Juli
Gaji ke-13, TPP hingga Dana Desa Masih Dinanti, Apa yang Terjadi di Sungai Penuh?
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:37 WIB

Delapan Jabatan Eselon II Pemkot Sungai Penuh Masih Kosong, Kapan Buka Seleksi?

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:11 WIB

Uji Laboratorium Pupuk Subsidi Sungai Penuh Dimulai, Pemerintah Telusuri Perbedaan Fisik yang Dikeluhkan Petani

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:00 WIB

Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:00 WIB

Petani Sungai Penuh Curiga Kualitas Pupuk Subsidi Bermasalah, Hasil Uji Sederhana Bikin Resah

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:10 WIB

SPMB SMA Negeri 2 Sungai Penuh Jadi Sorotan, Hardizal Minta Gubernur Jambi Turun Tangan

Berita Terbaru