Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sepuluh saham mengalami penurunan paling signifikan selama periode perdagangan 23–27 Februari 2026. Meskipun begitu, tren perdagangan secara keseluruhan tetap bervariasi.
Selain itu, investor melakukan transaksi dengan frekuensi harian yang turun 3,72 persen, menjadi 2,95 juta kali dari 3,06 juta kali pada pekan sebelumnya. Namun, mereka meningkatkan nilai transaksi harian sebesar 25,35 persen, dan volume transaksi naik sekitar 8,55 persen.
Akibat pergerakan tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) koreksi tipis 0,44 persen, sehingga menutup pekan di level 8.235,49, turun dari posisi 8.271,77 pada pekan sebelumnya.
Sektor komponen otomotif memimpin penurunan, dengan PT Indospring Tbk (INDS) merosot 49,59 persen. Berikut daftar 10 saham top losers pekan ini:
1. PT Indospring Tbk (INDS) – turun 49,59% ke Rp1.230
2. PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) – turun 41,67% ke Rp1.260
3. PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM) – turun 34,74% ke Rp930
4. PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) – turun 27,94% ke Rp4.630
5. PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) – turun 24,86% ke Rp665
6. PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) – turun 22,13% ke Rp366
7. PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) – turun 21,72% ke Rp346
8. PT Asiaplast Industries Tbk (APLI) – turun 21,53% ke Rp328
9. PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) – turun 20,43% ke Rp8.275
10. PT Ever Shine Textile Industry Tbk (ESTI) – turun 20,16% ke Rp206
Dengan kondisi pasar pekan ini, beberapa saham memang mengalami tekanan signifikan, tetapi investor tetap bergerak selektif dan memperhatikan peluang.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora








