SUNGAI PENUH – Dalam sepekan terakhir, masyarakat di Kota Sungai Penuh kesulitan mendapatkan gas elpiji subsidi 3 kilogram. Kelangkaan tersebut muncul di sejumlah pangkalan dan pengecer.
Akibat kondisi itu, aktivitas rumah tangga dan usaha kecil ikut terganggu. Banyak ibu rumah tangga, pemilik kafe, pedagang gorengan, serta pelaku usaha kuliner membutuhkan gas elpiji 3 kg untuk memasak setiap hari.
Salah seorang ibu rumah tangga, Eni, mengaku sudah beberapa hari mencari gas elpiji di sejumlah tempat. Namun, ia belum menemukan gas tersebut dengan mudah.
“Sudah hampir seminggu gas elpiji 3 kg sulit didapat. Kami harus berkeliling ke beberapa tempat, tetapi tetap susah,” ujarnya.
Selain itu, Eni berharap pemerintah segera mengatasi kelangkaan tersebut. Menurutnya, masyarakat kecil sangat bergantung pada gas subsidi untuk kebutuhan memasak sehari-hari.
Warga Minta Pemerintah Bertindak
Keluhan serupa juga datang dari warga lain, Sri. Ia menilai kelangkaan gas elpiji menambah beban masyarakat berpenghasilan rendah.
Selain rumah tangga, pelaku usaha mikro juga merasakan dampaknya. Mereka membutuhkan gas elpiji untuk menjalankan usaha setiap hari.
“Kalau gas susah didapat, kami harus mencari alternatif lain yang lebih mahal. Tentu ini menambah beban ekonomi,” kata Sri, Senin (23/2/2026).
Karena itu, Sri meminta pemerintah daerah dan pihak terkait segera mengambil langkah konkret. Ia berharap pemerintah menormalkan pasokan gas elpiji dalam waktu dekat.
Pembelian Borongan Picu Kelangkaan
Sementara itu, hasil penelusuran di beberapa agen gas menunjukkan adanya pembelian dalam jumlah besar. Kondisi ini memicu kelangkaan gas di tingkat masyarakat.
Seorang agen elpiji mengatakan sebagian pembeli mengambil gas dalam jumlah banyak saat stok baru datang.
“Kalau gas datang, ada yang langsung membeli sampai lima tabung sekaligus. Akibatnya stok cepat habis,” ungkapnya.
Karena itu, warga meminta pemerintah meningkatkan pengawasan distribusi gas elpiji 3 kg. Dengan langkah tersebut, pemerintah dapat menyalurkan gas subsidi secara lebih merata dan tepat sasaran.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









