Ruang VIP RSU MHA Thalib Diprotes, TV dan Kulkas Tak Menyala

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Sejumlah keluarga pasien mengeluhkan fasilitas di ruang VIP RSUD Sungai Penuh. Selain itu, mereka menilai layanan yang tersedia belum mencerminkan standar ruang perawatan kelas atas.

Keluhan muncul ketika keluarga pasien mendapati beberapa fasilitas utama tidak berfungsi. Televisi di dalam kamar tidak menyala dan tidak bisa digunakan. Tak hanya itu, lemari pendingin di ruangan juga tidak menyala sehingga keluarga tidak dapat memanfaatkannya.

Salah seorang keluarga pasien menyampaikan kekecewaannya secara langsung. Ia menilai kondisi tersebut tidak sebanding dengan status ruang VIP yang seharusnya memberikan kenyamanan lebih baik.

Baca Juga :  Dandim 0417/Kerinci Hadiri Musrenbang RKPD Sungai Penuh 2027

“Kalau fasilitas banyak yang tidak hidup dan kondisi jendelanya seperti itu, rasanya kurang pantas disebut ruang VIP,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pasien yang memilih ruang VIP tentu berharap pelayanan dan fasilitas yang lebih memadai. Karena itu, ia meminta manajemen rumah sakit segera memperbaiki sarana yang rusak. Ia menegaskan bahwa pihak rumah sakit perlu meningkatkan kualitas fasilitas agar sesuai dengan biaya yang pasien keluarkan.

Baca Juga :  Ratusan Pedagang Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh Protes Digusur

Di sisi lain, keluarga pasien berharap pihak rumah sakit segera merespons setiap keluhan dan melakukan perbaikan secepatnya. Dengan langkah itu, pasien dapat menjalani perawatan dengan lebih nyaman.

Sementara itu, hingga berita ini dipublikasikan, manajemen RSUD Sungai Penuh belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut.

Berita Terkait

Delapan Jabatan Eselon II Pemkot Sungai Penuh Masih Kosong, Kapan Buka Seleksi?
Uji Laboratorium Pupuk Subsidi Sungai Penuh Dimulai, Pemerintah Telusuri Perbedaan Fisik yang Dikeluhkan Petani
Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh
Petani Sungai Penuh Curiga Kualitas Pupuk Subsidi Bermasalah, Hasil Uji Sederhana Bikin Resah
SPMB SMA Negeri 2 Sungai Penuh Jadi Sorotan, Hardizal Minta Gubernur Jambi Turun Tangan
Kasus PIP STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Terus Bergulir, Polres Kerinci Tunggu Hasil Audit PP Muhammadiyah
Kabar Gembira, Pemdes Srimenanti Sungai Penuh Gulirkan Beasiswa Siswa SD, Orang Tua Segera Siapkan Berkas Sebelum 3 Juli
Gaji ke-13, TPP hingga Dana Desa Masih Dinanti, Apa yang Terjadi di Sungai Penuh?
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:37 WIB

Delapan Jabatan Eselon II Pemkot Sungai Penuh Masih Kosong, Kapan Buka Seleksi?

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:11 WIB

Uji Laboratorium Pupuk Subsidi Sungai Penuh Dimulai, Pemerintah Telusuri Perbedaan Fisik yang Dikeluhkan Petani

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:00 WIB

Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:00 WIB

Petani Sungai Penuh Curiga Kualitas Pupuk Subsidi Bermasalah, Hasil Uji Sederhana Bikin Resah

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:10 WIB

SPMB SMA Negeri 2 Sungai Penuh Jadi Sorotan, Hardizal Minta Gubernur Jambi Turun Tangan

Berita Terbaru