UPTD PPA Dampingi Korban Penganiayaan Anak di Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Unit Pelaksana Teknis Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) mendampingi korban dugaan penganiayaan anak di Kota Sungai Penuh. Selain itu, tim mendatangi rumah korban di Desa Air Teluh, Kecamatan Kumun Debai.

Tim dari UPTD PPA Kota Sungai Penuh memberi pendampingan hukum dan psikologis. Tujuannya, membantu memulihkan kondisi mental korban yang masih trauma.

UPTD PPA Bergerak Cepat Tangani Kasus

Setelah menerima informasi, petugas langsung mendatangi rumah korban. Tim memeriksa kondisi korban. Tim juga memberi dukungan awal kepada keluarga. Dengan langkah ini, tim berharap korban merasa lebih tenang.

Terapi Psikologis Fokus Pemulihan Mental Anak

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Sungai Penuh, Alfian Tri, menjelaskan tim psikolog memberikan terapi klinis. Tim menjalankan terapi secara bertahap untuk memulihkan trauma korban.

Selain itu, petugas ikut mendampingi korban saat menjalani pemeriksaan di Polres Kerinci.

Baca Juga :  Perumda Tirta Khayangan Permudah Layanan

Keluarga Apresiasi Pendampingan Pemerintah

Di sisi lain, orang tua korban menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah. Keluarga merasa terbantu selama proses pemulihan anak. Tidak hanya itu, keluarga merasa lebih aman saat menjalani proses hukum.

Identitas dan Kondisi Korban

Berdasarkan keterangan keluarga, korban berinisial GO (9). Korban masih berstatus pelajar sekolah dasar.

Saat ini, korban masih mengalami trauma. Korban juga merasa takut keluar rumah. Selain itu, korban masih merasakan sakit di bagian kepala.

Kronologi Dugaan Penganiayaan

Sebelumnya, kejadian terjadi pada Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 17.15 WIB. Kejadian berlangsung di depan depot air wilayah Air Teluh RT 04.

Menurut keluarga, pelaku mendatangi korban saat korban bermain sepeda. Kemudian, pelaku menarik bahu korban.

Pelaku juga memukul kepala kanan korban. Setelah itu, pelaku membanting sepeda korban lalu meninggalkan lokasi.

Baca Juga :  Safari Jumat Pemkot Sungai Penuh Perkuat Silaturahmi

Ancaman Terjadi Saat Kejadian

Selain melakukan kekerasan fisik, pelaku juga mengucapkan ancaman. Akibatnya, korban mengalami ketakutan hingga sekarang.

Kasus Dilaporkan ke Polisi

Selanjutnya, keluarga melaporkan kasus tersebut ke polisi sehari setelah kejadian. Kemudian, keluarga membawa korban menjalani visum di rumah sakit. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari proses hukum.

Keluarga Harap Proses Hukum Berjalan Adil

Oleh karena itu, orang tua korban berharap aparat memproses kasus sesuai hukum yang berlaku. Keluarga berharap korban mendapatkan keadilan.

Pemerintah Tekankan Perlindungan Anak

Secara umum, pemerintah daerah menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Pemerintah juga mengimbau masyarakat segera melapor jika melihat kekerasan terhadap anak.

Ke depan, tim akan terus mendampingi korban sampai kondisi korban membaik. Tim juga akan terus mengawal proses hukum hingga selesai.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

PAD Sungai Penuh Bocor Ratusan Juta Usai Penataan Pedagang Tanjung Bajure
Bamus DPRD Sungai Penuh Bahas Perubahan Jadwal Sidang
Usai Lebaran, Pemkot Sungai Penuh Tancap Gas: ASN Gelar Apel dan Halal Bihalal
BBM Tak Jadi Naik, Tarif Travel Malah Naik, Dewan Desak Evaluasi
Harga Ikan Laut Melonjak di Sungai Penuh, Pasokan Seret Akibat Cuaca Buruk
Kembali Tinjau Pasar Tanjung Bajure, Pemkot Dorong Penataan dan Kesejahteraan Pedagang
Pedagang Tanjung Bajure Keluhkan ‘Pungli’ Harian, Dewan Segera Bentuk Pansus
Dewan Dengar Keluhan Pedagang, Relokasi Pasar Tanjung Bajure Jadi Sorotan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 21:00 WIB

PAD Sungai Penuh Bocor Ratusan Juta Usai Penataan Pedagang Tanjung Bajure

Kamis, 2 April 2026 - 19:00 WIB

Bamus DPRD Sungai Penuh Bahas Perubahan Jadwal Sidang

Kamis, 2 April 2026 - 05:00 WIB

Usai Lebaran, Pemkot Sungai Penuh Tancap Gas: ASN Gelar Apel dan Halal Bihalal

Rabu, 1 April 2026 - 23:15 WIB

BBM Tak Jadi Naik, Tarif Travel Malah Naik, Dewan Desak Evaluasi

Rabu, 1 April 2026 - 20:00 WIB

Harga Ikan Laut Melonjak di Sungai Penuh, Pasokan Seret Akibat Cuaca Buruk

Berita Terbaru

Oplus_0

Sungai Penuh

Bamus DPRD Sungai Penuh Bahas Perubahan Jadwal Sidang

Kamis, 2 Apr 2026 - 19:00 WIB