Beasiswa Siswa Swasta Jabar 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jawa Barat – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memastikan siswa kurang mampu di SMA dan SMK swasta akan menerima beasiswa pada 2026. Ia menegaskan Pemprov menyiapkan dana beasiswa dalam APBD 2026. Dengan demikian, siswa dari keluarga kurang mampu tetap mendapat kesempatan belajar di sekolah swasta.
Pemprov akan menyesuaikan jumlah penerima dengan data siswa baru pada tahun ajaran 2026/2027. Tahun ajaran baru mulai beberapa bulan lagi.
“Belajar mulai bulan Juni-Juli. Jadi hari ini kami belum bisa memperbarui data jumlah siswa kelas 1 yang kurang mampu di sekolah swasta,” kata Dedi Mulyadi di Gedung Sate, Bandung, Selasa (3/2/2026), dikutip dari situs Pemprov Jawa Barat. Selain itu, pernyataan ini menegaskan komitmen Pemprov menjalankan program beasiswa.

Total Dana Beasiswa

Dedi menyebut total anggaran beasiswa mencapai Rp 218 miliar. Ia membagi dana menjadi:
Rp 150 miliar untuk beasiswa operasional sekolah swasta
Rp 68 miliar untuk beasiswa personal bagi siswa. Selain itu, Pemprov memasukkan dana ini melalui pergeseran APBD 2026.

DPRD Minta Pergeseran APBD

Komisi V DPRD Jawa Barat menyatakan Pemprov belum memasukkan beasiswa untuk siswa miskin ke APBD 2026. Oleh karena itu, DPRD meminta Pemprov melakukan pergeseran anggaran agar program tetap berjalan.

Besaran Beasiswa Operasional

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menjelaskan siswa desil 1 sampai 4 akan menerima beasiswa operasional Rp 600.000 per tahun. Dengan kata lain, siswa bisa membayar SPP sekolah swasta tanpa terbebani biaya.

Beasiswa Personal untuk Siswa Miskin Ekstrem

Siswa kategori miskin ekstrem (desil 1) juga menerima beasiswa personal. Dana ini memungkinkan mereka membeli perlengkapan sekolah, seperti sepatu, baju, buku, dan tas.
“Beasiswa operasional untuk SPP, sedangkan beasiswa personal untuk kebutuhan sekolah siswa,” jelas Purwanto, 2 Februari 2026. Dengan begitu, siswa bisa fokus belajar tanpa terbebani biaya tambahan.
Baca Juga :  Istana Lakukan Perombakan Sore Ini: Pimpinan Baru BGN Dilantik, Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

CPNS 2027 Buka Peluang Baru! PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS, Ini Proyeksinya
DPR Ketuk Palu! Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI, Gantikan Hery Susanto
920 Sekolah Sumbar Kebagian Revitalisasi 2026, Vasko: Fondasi Pendidikan Harus Dikuatkan
66 Kepala Dapur MBG Dipecat, BGN Bongkar Kasus Judi Online, Penipuan hingga Minta Uang
Febrie Adriansyah Diperiksa Kejagung 7 Jam, Kuasa Hukum Ungkap 20 Pertanyaan Penyidik
Babak Baru Kasus Febrie Adriansyah, Kejagung Potong Gaji 50 Persen hingga Putusan Inkrah
Berangkat Wakili Indonesia ke 3 Negara, Mahasiswa Asal Sungai Penuh Ini Kecewa Tak Dilirik Pemkot
Bupati Khairunas Tebar Hadiah Umroh, Ajang Cerdas Quran Solok Selatan Jadi Pemacu Lahirnya Generasi Qurani
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:00 WIB

CPNS 2027 Buka Peluang Baru! PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS, Ini Proyeksinya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:00 WIB

DPR Ketuk Palu! Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI, Gantikan Hery Susanto

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:37 WIB

920 Sekolah Sumbar Kebagian Revitalisasi 2026, Vasko: Fondasi Pendidikan Harus Dikuatkan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:34 WIB

66 Kepala Dapur MBG Dipecat, BGN Bongkar Kasus Judi Online, Penipuan hingga Minta Uang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Febrie Adriansyah Diperiksa Kejagung 7 Jam, Kuasa Hukum Ungkap 20 Pertanyaan Penyidik

Berita Terbaru

Oplus_0

Sungai Penuh

SK 196 CPNS Sungai Penuh Rampung, Kapan Diserahkan?

Sabtu, 22 Agu 2026 - 19:19 WIB