Jakarta – Wakil Panglima TNI, Jenderal Tandyo Budi Revita, menyatakan bahwa TNI masih merundingkan rencana pengiriman pasukan perdamaian atau pasukan stabilisasi internasional (ISF) ke Jalur Gaza, Palestina.
“Pada prinsipnya, TNI siap menurunkan jumlah personel sesuai kebutuhan. Saat ini, kami masih melakukan negosiasi,” ujar Tandyo usai rapat bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/2).
TNI Tentukan Jumlah Personel Akhir Februari
Tandyo menjelaskan bahwa TNI akan memutuskan jumlah pasukan yang dikirim pada akhir Februari.
“Keputusan mengenai jumlah personel akan keluar minggu terakhir bulan ini. Dengan begitu, TNI bisa segera mempersiapkan kontingen yang berangkat ke Gaza,” tambahnya.
Selain itu, TNI menunggu Presiden RI Prabowo Subianto menandatangani keputusan resmi.
TNI Seleksi Prajurit
Markas Besar TNI bersama masing-masing angkatan sudah menyeleksi prajurit yang akan dikirim ke Gaza. TNI akan menempatkan seorang perwira tinggi (pati) bintang tiga sebagai pemimpin kontingen.
Komposisi Pasukan
TNI menyiapkan tiga brigade komposit untuk misi ini. Setiap brigade akan menampung batalion kesehatan, batalion zeni, dan batalion bantuan mekanis. Struktur ini memungkinkan pasukan menjalankan misi perdamaian secara maksimal.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









