KERINCI – Seiring masuknya musim panen, Perum BULOG Cabang Sungai Penuh mulai menyerap gabah hasil panen petani di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci. BULOG menjalankan kegiatan ini secara serentak di seluruh Indonesia sejak awal tahun 2026 sebagai upaya menjaga stabilitas pangan nasional.
Harga Mengacu pada HPP
Dalam pelaksanaan penyerapan, BULOG mengacu pada Harga Pembelian Pemerintah (HPP). BULOG menetapkan harga Gabah Kering Panen (GKP) sebesar Rp6.500 per kilogram. Selain itu, BULOG menetapkan harga beras sebesar Rp12.000 per kilogram. Kebijakan ini memberikan kepastian harga bagi petani.
BULOG Turun Langsung ke Sentra Produksi
Pimpinan Cabang BULOG Sungai Penuh, Afrinaldi Sinaga, menyampaikan bahwa jajarannya telah menyerap gabah dan beras di berbagai sentra produksi. Tim BULOG memfokuskan kegiatan di kawasan persawahan yang memasuki masa panen.
Tahun 2026, BULOG menargetkan penyerapan sebesar 4 juta ton setara beras secara nasional. Untuk mencapai target tersebut, BULOG menerapkan pola jemput bola. Petugas BULOG mendatangi langsung sawah, titik panen, hingga penggilingan padi.
“Tahun ini BULOG menaikkan target penyerapan dibandingkan tahun sebelumnya. Karena itu, kami hadir langsung di lapangan agar hasil panen petani terserap secara optimal,” ujar Afrinaldi, Selasa (10/2/2026).
Target Penyerapan di Kerinci dan Sungai Penuh Meningkat
Sejak awal tahun 2026, BULOG di seluruh kabupaten dan kota aktif menyerap gabah petani. Melalui langkah ini, BULOG memastikan petani memperoleh harga yang layak sekaligus menjaga ketersediaan stok beras nasional.
Di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh, BULOG menaikkan target penyerapan secara signifikan. Di beberapa daerah, BULOG mencatat kenaikan target hingga puluhan persen sebagai dukungan terhadap program swasembada pangan nasional.
BULOG Libatkan Banyak Pihak
Afrinaldi menegaskan bahwa BULOG menjalankan proses penyerapan secara transparan dan cepat. Dalam pelaksanaannya, BULOG bekerja sama dengan mitra penggilingan, pemerintah daerah, serta penyuluh pertanian dari Kementerian Pertanian. Kolaborasi ini memastikan kelancaran kegiatan di lapangan.
BULOG Optimistis Capai Target 2026
Dengan memulai penyerapan sejak awal tahun dan melaksanakannya secara serentak, BULOG optimistis mampu mencapai target pengadaan gabah dan beras tahun 2026. Melalui langkah ini, BULOG berupaya memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.








