Jakarta — TNI Angkatan Darat (AD) memastikan Sekretaris Kabinet (Seskab) Letnan Kolonel Infanteri Teddy Indra Wijaya mengikuti Pendidikan Reguler Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Dikreg LXVII Seskoad).
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigadir Jenderal Donny Pramono menjelaskan bahwa Seskoad menjalankan pendidikan dengan metode tatap muka dan daring. Pihaknya menyesuaikan metode tersebut dengan kebutuhan organisasi serta dinamika tugas para perwira.
“Letkol Inf Teddy Indra Wijaya saat ini mengikuti Pendidikan Reguler LXVII Seskoad. Seskoad menjalankan pembelajaran secara luring dan daring,” ujar Donny saat dikonfirmasi, Jumat (6/2).
TNI AD Jalankan Pembinaan Karier Perwira
Donny menegaskan bahwa TNI AD memasukkan pendidikan reguler Seskoad sebagai bagian dari pembinaan karier perwira menengah. Melalui pendidikan ini, TNI AD mempersiapkan perwira untuk mengemban jabatan strategis.
Ia juga menyatakan bahwa TNI AD menjalankan seluruh proses pendidikan secara profesional dan objektif. Institusi tersebut menerapkan aturan yang berlaku dalam setiap tahapan pendidikan.
“Keikutsertaan Letkol Teddy dalam Dikreg Seskoad menjadi bagian dari mekanisme pembinaan karier perwira TNI AD,” kata Donny.
Seskoad Bentuk Kepemimpinan dan Wawasan Strategis
Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) menempati posisi sebagai lembaga pendidikan pengembangan umum tertinggi di lingkungan TNI AD. Lembaga ini membina perwira berpangkat Mayor hingga Letnan Kolonel.
Melalui pendidikan Seskoad, TNI AD membekali perwira dengan kemampuan kepemimpinan, manajerial, serta wawasan strategis. Kemampuan tersebut mendukung pelaksanaan tugas pada jabatan staf maupun komando.
Pendidikan Libatkan TNI, Polri, dan Negara Sahabat
Selain perwira TNI AD, Seskoad juga menerima perwira dari matra lain dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Lembaga ini turut melibatkan perwira dari negara sahabat dalam program pendidikannya.
Seskoad menyusun kurikulum yang mencakup kepemimpinan, manajemen pertahanan, strategi militer, serta kajian geopolitik regional dan global.









