JAKARTA –
PSSI menyiapkan Kurniawan Dwi Yulianto sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17. Ia akan mengisi posisi yang sebelumnya ditempati Nova Arianto. Federasi hanya tinggal menunggu waktu untuk mengumumkan keputusan tersebut secara resmi.
Mulai Tugas di Laga Uji Coba Lawan China
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, menyampaikan bahwa Kurniawan akan lebih dulu mendampingi Nova Arianto dalam agenda uji coba. Timnas Indonesia U-17 akan menghadapi China dalam dua pertandingan persahabatan.
Garuda Muda akan bertanding di Stadion Indomilk Arena, Tangerang. Laga pertama berlangsung pada Minggu (8/2). Pertandingan kedua menyusul pada Rabu (11/2).
“Sementara coach Kurniawan mendampingi coach Nova,” kata Sumardji kepada CNN Indonesia, Rabu (4/2).
Nova Arianto Dampingi Masa Transisi
Nova Arianto tetap berada di tim pelatih selama masa transisi. Ia mendampingi Kurniawan sebelum PSSI meresmikan posisi pelatih kepala. Saat ini, Nova masih fokus menangani Timnas Indonesia U-20.
Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, menguatkan rencana tersebut. “Ya, Kurniawan yang akan melatih Timnas Indonesia U-17,” ujar Yunus.
Pengalaman Panjang di Lingkungan Timnas
Kurniawan Dwi Yulianto memiliki rekam jejak panjang bersama tim nasional. Ia sebelumnya membantu Indra Sjafri di Timnas Indonesia U-23. Ia juga ikut mendampingi tim pada SEA Games 2023 dan persiapan menuju SEA Games 2025.
Pada 2019, Kurniawan kembali masuk jajaran pelatih timnas. Setahun sebelumnya, ia mendampingi Bima Sakti saat Timnas Indonesia tampil di Piala AFF 2018 setelah kepergian Luis Milla Aspas.
Pernah Berkiprah di Italia dan Malaysia
Kurniawan juga mengumpulkan pengalaman di luar negeri. Ia bergabung dengan tim pelatih akademi Como 1907 di Italia selama lebih dari dua musim. Klub tersebut dimiliki pengusaha asal Indonesia.
Selain itu, Kurniawan pernah memimpin Sabah FC di Liga Malaysia. Pengalaman ini memperkaya wawasannya sebagai pelatih.
Figur Berpengalaman untuk Garuda Muda
Sebagai pemain, Kurniawan memperkuat Timnas Indonesia pada periode 1995–2005. Ia dikenal sebagai striker tajam dan disegani di Asia Tenggara.
PSSI menilai pengalaman panjang Kurniawan sebagai modal penting. Federasi berharap ia mampu mendorong perkembangan pemain muda dan memperkuat fondasi Garuda Muda ke depan.