Karya Solo Dev Indonesia Ini Bikin Gamer Jepang Terkesima, Simulator Kereta “Running Train” Meledak di Steam

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Dunia game simulasi kembali kedatangan kejutan dari Indonesia. Sebuah gim bertema kereta berjudul Running Train berhasil mencuri perhatian komunitas gamer global hanya beberapa hari setelah meluncur di platform Steam. Bukan sekadar viral biasa, game ini bahkan menuai pujian dari pemain Jepang hingga komunitas simulator kereta internasional karena kualitas visual dan detail yang mereka anggap sangat matang untuk ukuran pengembang indie.

Fenomena ini memperlihatkan bagaimana karya kreator tunggal dari Indonesia mampu menembus pasar global yang selama ini didominasi studio besar. Banyak gamer menyebut Running Train sebagai salah satu proyek indie paling ambisius di genre simulasi transportasi pada tahun 2026.

Karya Solo Developer dari Indonesia

Di balik Running Train berdiri studio indie Novatetsu Games yang digarap oleh developer asal Indonesia, Rizky Nova atau yang dikenal dengan nama “Rizu”. Ia mengerjakan hampir seluruh aspek pengembangan game secara mandiri.

Rizu tidak hanya menulis kode permainan, tetapi juga membangun lingkungan, mendesain jalur kereta, hingga membuat model 3D. Pendekatan serba sendiri ini justru menghasilkan identitas kuat pada game, karena setiap detail mencerminkan visi personal tanpa banyak kompromi dari pihak lain.

Proyek ini masuk tahap Early Access di Steam pada 24 Mei 2026, dan langsung menarik perhatian komunitas niche simulator sejak hari pertama rilis.

Nuansa Jepang yang Kental Jadi Daya Tarik Utama

Meskipun dikembangkan oleh studio Indonesia, Running Train mengambil latar fiksi Jepang. Pemain akan menjelajahi jalur kereta bernama Hayamori Railway dan Kofuku Railway yang menghadirkan suasana pedesaan khas Jepang.

Baca Juga :  HP Realme 3 Jutaan 2026 Bikin Geger: Baterai 7000mAh Tahan Lama + AI Cerdas Ubah Cara Pakai Smartphone

Lingkungan game menampilkan berbagai lanskap seperti:

Desa dengan suasana tenang

Area pantai dengan jalur rel terbuka

Hutan dan pegunungan berkabut

Area sakura dengan perubahan musim

Pengembang merancang atmosfer tersebut dengan detail tinggi, sehingga banyak pemain merasa seperti benar-benar berada dalam perjalanan kereta jarak jauh di Jepang klasik.

Respons Positif dari Komunitas Global

Setelah rilis di Steam, Running Train langsung mendapatkan rating “Overwhelmingly Positive” dengan mayoritas ulasan menyebut pengalaman bermain sangat memuaskan.

Beberapa pemain Jepang bahkan memberikan komentar yang menyebut game ini sebagai salah satu simulator kereta paling indah yang pernah mereka coba. Komunitas Reddit juga ikut membahas game ini secara aktif, terutama karena kualitas visualnya dianggap melampaui ekspektasi untuk proyek solo developer.

Media game internasional turut melirik proyek ini dan menyoroti bagaimana developer independen bisa menghasilkan karya dengan kualitas visual setara studio besar.

Unreal Engine 5 Dorong Realisme Visual

Running Train menggunakan Unreal Engine 5 sebagai fondasi utama pengembangan. Teknologi ini memungkinkan pencahayaan realistis, detail tekstur tinggi, dan efek cuaca dinamis yang memperkuat imersi pemain.

Dengan dukungan engine tersebut, game ini mampu menghadirkan:

Sistem pencahayaan realistis saat siang dan malam

Efek hujan dan kabut yang dinamis

Detail lingkungan hingga level tinggi

Transisi cuaca yang terasa natural

Kombinasi teknologi dan visi kreatif membuat game ini tampil menonjol di antara simulator sejenis.

Baca Juga :  itel A200 Mengguncang Pasar HP Rp 1 Jutaan: Layar 120Hz, Desain Tangguh IP65, Baterai 5.000mAh

Gameplay: Jadi Masinis di Jalur Panjang

Dalam Running Train, pemain berperan sebagai masinis yang mengendalikan perjalanan kereta di jalur sepanjang lebih dari 40 kilometer. Game ini menekankan pengalaman simulasi yang tenang namun detail.

Pemain harus memperhatikan:

Kecepatan kereta

Jadwal perjalanan

Kondisi cuaca

Perubahan lingkungan sepanjang rute

Alih-alih menawarkan aksi cepat, game ini fokus pada pengalaman imersif dan realistis, cocok untuk penggemar simulasi transportasi.

Dampak untuk Industri Game Indonesia

Kesuksesan Running Train membuka diskusi baru tentang potensi developer Indonesia di pasar global. Banyak pengamat menilai proyek ini sebagai bukti bahwa kreativitas individu dapat bersaing dengan studio besar jika memiliki visi kuat dan eksekusi tepat.

Fenomena ini juga memperkuat posisi Indonesia dalam peta industri game indie dunia, terutama di genre simulasi yang selama ini didominasi developer Jepang dan Eropa.

FAQ

1. Apa itu Running Train?

Running Train merupakan game simulasi kereta yang dikembangkan oleh developer Indonesia dan mengusung latar pedesaan Jepang.

2. Siapa pengembangnya?

Game ini dibuat oleh Rizky Nova dari studio indie Novatetsu Games.

3. Kapan game ini dirilis?

Game meluncur dalam versi Early Access di Steam pada 24 Mei 2026.

4. Kenapa game ini viral?

Running Train viral karena kualitas visual tinggi, detail realistis, dan respons positif dari komunitas gamer global.

5. Engine apa yang digunakan?

Game ini menggunakan Unreal Engine 5 untuk menghadirkan visual dan efek realistis.

Penulis : Al Amsori

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Mahyeldi Pasang Alarm untuk Generasi Muda Sumbar: Kuasai AI, Jangan Biarkan Karakter Tergeser
Kemenkes Siapkan Robot Bedah AI Buatan Indonesia, Budi Gunadi Ungkap Strategi Besar Tingkatkan Layanan Medis
Kuota Internet Tak Hangus Lagi, Begini Cara Daftar Paket Rollover Telkomsel, IM3 dan XLSmart
MK Wajibkan Operator Hadirkan Opsi Kuota Tak Hangus, Jutaan Pengguna Internet Kini Lebih Terlindungi
Internet Seluler Indonesia Dibidik Tembus 100 Mbps, Komdigi Pasang Target Besar hingga 2029
Honor Robot Phone Meledak Usai Final Piala Dunia 2026, Kamera Robot AI yang Dipakai Eric Garcia Bikin Dunia Gadget Heboh
Bikin Konten Kini Lebih Hemat! Telkomsel Luncurkan Paket CapCut Premium Rp68 Ribu, Bonus Kuota Internet
BRIN Sulap Limbah Ampas Kopi Gayo Jadi Kemasan Pangan Antibakteri, Siap Tantang Dominasi Plastik
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 14:00 WIB

Mahyeldi Pasang Alarm untuk Generasi Muda Sumbar: Kuasai AI, Jangan Biarkan Karakter Tergeser

Senin, 27 Juli 2026 - 20:19 WIB

Kemenkes Siapkan Robot Bedah AI Buatan Indonesia, Budi Gunadi Ungkap Strategi Besar Tingkatkan Layanan Medis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:00 WIB

Kuota Internet Tak Hangus Lagi, Begini Cara Daftar Paket Rollover Telkomsel, IM3 dan XLSmart

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:00 WIB

MK Wajibkan Operator Hadirkan Opsi Kuota Tak Hangus, Jutaan Pengguna Internet Kini Lebih Terlindungi

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:54 WIB

Internet Seluler Indonesia Dibidik Tembus 100 Mbps, Komdigi Pasang Target Besar hingga 2029

Berita Terbaru