JAKARTA – Menjelang laga pamungkas Serie A 2025/2026, nama bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali mencuri perhatian media Italia. Pemain yang memperkuat Sassuolo itu mendapat pengakuan sebagai salah satu figur paling berpengaruh di lini belakang I Neroverdi musim ini.
Namun, kondisi Idzes belum sepenuhnya pulih. Cedera tumit yang ia alami membuatnya masih menjalani masa pemulihan dan meragukan tampil pada pekan ke-38 Serie A saat Sassuolo bertandang ke markas Parma di Stadion Ennio Tardini, Minggu (24/5/2026).
Sassuolo Terpukul Tanpa Kehadiran Idzes
Absennya Idzes langsung terasa dalam performa tim. Dalam dua laga terakhir tanpa dirinya, Sassuolo menelan kekalahan beruntun dari Torino dan Lecce. Situasi ini memperpanjang tren negatif setelah sebelumnya ia juga tidak tampil penuh saat menghadapi AC Milan.
Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, masih menunggu perkembangan terakhir kondisi sang bek sebelum menentukan apakah ia bisa diturunkan di laga penutup musim.
Meski laga kontra Parma tidak lagi menentukan posisi klasemen, Sassuolo tetap ingin menutup musim dengan hasil positif setelah memastikan diri bertahan di Serie A.
Statistik yang Menunjukkan Pengaruh Besar
Performa Sassuolo musim ini memperlihatkan perbedaan signifikan ketika Idzes bermain dan saat ia absen. Bersama bek berusia 25 tahun tersebut, Sassuolo mencatat 14 kemenangan, 7 imbang, dan 13 kekalahan—catatan yang tergolong stabil untuk tim promosi.
Lebih dari itu, lini belakang Sassuolo juga menunjukkan peningkatan konsistensi. Dalam 34 pertandingan bersama Idzes, gawang mereka kebobolan 42 gol dengan delapan clean sheet.
Sebaliknya, tanpa kehadirannya, Sassuolo mengalami penurunan drastis. Dalam tiga laga tanpa Idzes, mereka kebobolan enam gol dan tidak meraih satu pun poin.
Media lokal Italia, Sassuolo News, menyoroti dampak tersebut dengan menyebut bahwa kehadiran Idzes membuat rata-rata kebobolan tim turun signifikan dibanding saat ia tidak bermain.
Peran Kunci di Lini Belakang Neroverdi
Kontribusi Idzes tidak hanya terlihat dari statistik pertahanan. Ia juga berperan besar dalam membangun serangan dari lini belakang, menjaga organisasi pertahanan, serta memenangkan duel udara penting.
Dengan gaya bermain yang tenang dan disiplin, Idzes memberi keseimbangan yang dibutuhkan Sassuolo dalam menghadapi tekanan lawan di Serie A. Kehadirannya membuat lini belakang lebih terstruktur dan sulit ditembus.
Media Italia juga menilai Idzes sebagai salah satu bek tengah modern yang memiliki kombinasi lengkap antara fisik, kecerdasan taktik, dan kepemimpinan di lapangan.
Performa yang Menarik Perhatian Internasional
Musim ini menjadi salah satu fase penting dalam karier Idzes. Selain memperkuat Sassuolo, ia juga terus menjadi andalan di Timnas Indonesia sebagai kapten.
Penampilan konsisten di Serie A membuat namanya semakin diperhitungkan, tidak hanya di level klub tetapi juga di kancah internasional. Banyak pihak menilai Idzes kini telah berkembang menjadi salah satu bek Asia paling menonjol di Eropa.
Sassuolo musim ini memperlihatkan satu hal jelas: kehadiran Jay Idzes sangat menentukan stabilitas tim. Tanpa dirinya, organisasi pertahanan melemah dan hasil pertandingan ikut terdampak.
Kini, fokus utama Sassuolo adalah memulihkan kondisi sang bek jelang laga terakhir musim ini. Kehadirannya di lapangan diyakini dapat memberi dampak besar, meski hanya untuk menutup musim dengan catatan positif.
FAQ
1. Apakah Jay Idzes bisa bermain di laga terakhir Sassuolo?
Masih diragukan karena ia sedang menjalani pemulihan cedera tumit.
2. Seberapa penting peran Jay Idzes bagi Sassuolo?
Sangat penting. Statistik menunjukkan lini pertahanan lebih rapuh saat ia absen.
3. Apa posisi Sassuolo di klasemen Serie A?
Sassuolo sudah memastikan posisi aman di papan tengah klasemen.
4. Siapa pelatih Sassuolo saat ini?
Fabio Grosso.
5. Apa kontribusi terbesar Jay Idzes musim ini?
Stabilitas pertahanan, kepemimpinan, serta kemampuan duel udara dan distribusi bola dari belakang.
Penulis : Al Amsori
Editor : Ichwan Diaspora









