JAKARTA – Persaingan papan atas Liga 1 musim 2025/2026 semakin panas jelang akhir kompetisi. Persib Bandung dan Borneo FC sama-sama mengoleksi 69 poin, tetapi Persib unggul selisih gol dan tetap bertahan di posisi teratas klasemen sementara.
Persib menunjukkan konsistensi sepanjang musim. Tim Maung Bandung mengoleksi 21 kemenangan dari 30 pertandingan. Mereka juga mencetak 54 gol dan hanya kebobolan 20 gol, yang membuat lini pertahanan mereka menjadi salah satu yang terbaik musim ini.
Di sisi lain, Borneo FC justru tampil lebih agresif di lini serang. Klub asal Samarinda itu mencetak 62 gol, jumlah terbanyak sejauh ini. Namun, jumlah kebobolan yang lebih tinggi membuat mereka harus puas berada di posisi kedua.
Persaingan Ketat Tiga Besar
Persija Jakarta terus membayangi di posisi ketiga dengan 62 poin. Macan Kemayoran menjaga peluang juara dengan catatan performa yang cukup stabil dalam lima laga terakhir.
Persija mencatat 19 kemenangan dari 30 pertandingan. Mereka juga menunjukkan keseimbangan antara lini serang dan pertahanan dengan torehan 56 gol dan 26 kebobolan.
Persaingan tiga besar ini membuka peluang perubahan posisi hingga pekan terakhir. Selisih poin yang tidak terlalu jauh membuat setiap pertandingan menjadi penentu.
Kejutan dari Malut United dan Persebaya
Malut United menjadi salah satu kejutan musim ini. Tim tersebut menempati posisi keempat dengan 52 poin dari 31 pertandingan. Mereka tampil produktif dengan 66 gol, tetapi lini belakang masih menjadi kelemahan karena sudah kebobolan 43 gol.
Persebaya Surabaya juga menunjukkan tren positif. Bajul Ijo mengumpulkan 51 poin dan terus menekan posisi empat besar. Performa mereka dalam beberapa laga terakhir terlihat meningkat dengan tiga kemenangan beruntun.
Zona Tengah Penuh Persaingan
Zona tengah klasemen memperlihatkan persaingan yang tidak kalah sengit. Dewa United, Bhayangkara FC, dan Bali United saling bersaing ketat untuk memperbaiki posisi.
Dewa United menempati posisi keenam dengan 50 poin dan mencatat performa impresif dalam lima laga terakhir. Sementara itu, Bali United mulai bangkit dan kembali menunjukkan konsistensi permainan.
Namun, beberapa tim seperti Persita Tangerang justru mengalami penurunan performa. Mereka gagal meraih kemenangan dalam beberapa laga terakhir dan harus puas berada di papan tengah.
Zona Degradasi Makin Menegangkan
Persaingan di papan bawah tidak kalah panas. Persis Solo, Semen Padang, dan PSBS Biak berada di zona degradasi.
Semen Padang dan PSBS Biak mengalami kesulitan besar sepanjang musim. Keduanya mencatat jumlah kekalahan tinggi dan selisih gol yang sangat buruk.
Persis Solo masih memiliki peluang bertahan di Liga 1, tetapi mereka harus meraih kemenangan di sisa pertandingan. Tekanan semakin besar karena selisih poin dengan tim di atas mereka tidak terlalu jauh.
Penentuan Menuju Akhir Musim
Kompetisi Liga 1 musim ini menghadirkan persaingan yang sangat kompetitif di semua lini klasemen. Perebutan gelar juara, posisi papan tengah, hingga zona degradasi masih terbuka lebar.
Setiap tim kini menghadapi laga krusial yang akan menentukan nasib mereka. Konsistensi, strategi, dan mental bertanding akan menjadi faktor utama dalam menentukan siapa yang keluar sebagai juara dan siapa yang harus turun kasta di akhir musim.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









