SE 2026 Sasar UMKM dan Bisnis Digital, BPS Padang Lakukan Pendataan Door to Door

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

PADANG – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang terus menggencarkan sosialisasi Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang akan segera digelar. BPS menyampaikan sosialisasi tersebut dalam pertemuan di Kantor BPS Kota Padang, Rabu (22/4/2026).

Kepala BPS Kota Padang, Dessi Febriyanti, hadir bersama sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemkot Padang, antara lain Diskominfo, Dispusip, BKPSDM, Disdukcapil, dan OPD berbasis pelayanan.

Pranata Komputer Ahli Madya BPS Kota Padang, Babussalam Citra Rossa, menjelaskan SE 2026 menjadi sensus yang rutin digelar setiap 10 tahun untuk memotret struktur ekonomi secara menyeluruh. Pendataan juga mencakup sektor pertanian yang masuk dalam basis data ekonomi nasional.

Baca Juga :  Harga Bahan Baku Naik 100%, Industri Popok Terancam PHK Massal

Ia menegaskan SE 2026 memberi perhatian lebih besar pada pelaku UMKM serta bisnis digital yang dijalankan dari rumah. BPS juga memperluas jangkauan pendataan agar aktivitas ekonomi online yang tidak terlihat secara fisik tetap tercatat dengan akurat.

BPS akan melakukan pendataan langsung ke rumah warga melalui metode door to door. Cara ini memastikan seluruh aktivitas usaha, termasuk usaha kecil dan digital, masuk dalam data resmi.

“SE 2016 menunjukkan hampir 97 persen struktur ekonomi Indonesia didominasi usaha mikro dan menengah,” kata Babussalam.

BPS membagi pelaksanaan lapangan dalam dua tahap. Tahap pertama berlangsung pada Mei 2026 dengan sasaran usaha skala menengah dan besar. Tahap kedua berjalan pada Juni 2026 untuk usaha mikro dan rumah tangga.

Baca Juga :  China Banjiri Pasar Minyak Global, Harga Tertekan hingga Tiga Pekan

Petugas lapangan membawa surat tugas resmi serta ID card saat mendata warga. BPS menekankan langkah ini untuk menjaga keamanan sekaligus mencegah penyalahgunaan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

BPS Kota Padang menyebut data hasil sensus akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan ekonomi selama 10 tahun ke depan, termasuk program bantuan dan pendampingan UMKM.

“Kami mengajak masyarakat Padang memberikan jawaban yang jujur dan lengkap kepada petugas. Partisipasi warga sangat menentukan keberhasilan perencanaan pembangunan menuju Kota Padang yang lebih maju dan sejahtera,” ujar Babussalam.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Usai DPR Ketok Palu UU PPSK, BI Ungkap Langkah Besar yang Segera Dijalankan
Juni Jadi Penentu Nasib Ojol, Driver Desak Aturan Komisi 8 Persen Segera Berlaku
Aturan Baru Ojol dan E-Commerce: Mendag Perketat Transaksi Digital, UMKM hingga AI Diawasi
Pemutihan Pajak Kendaraan Lampung 2026 Diperluas, Tunggakan Dihapus dan Diskon 25%
DPR Desak Bongkar Dugaan Skandal Ekspor CPO: Under Invoicing–Transfer Pricing Seret Perusahaan Sawit
KAI Bangun Jalur Trans Sumatera Rp 448 Triliun, Aceh–Lampung Tersambung
Buru Voucher Rp10 Ribu: Promo PLN Mobile JUNIVAGANZA Hebohkan Pengguna Token Listrik 2026
Harga Bahan Pokok Melonjak, Warteg Pangkas Menu Favorit hingga Banyak Usaha Kecil Terancam Tutup
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:00 WIB

Usai DPR Ketok Palu UU PPSK, BI Ungkap Langkah Besar yang Segera Dijalankan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:00 WIB

Aturan Baru Ojol dan E-Commerce: Mendag Perketat Transaksi Digital, UMKM hingga AI Diawasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:00 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan Lampung 2026 Diperluas, Tunggakan Dihapus dan Diskon 25%

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:00 WIB

DPR Desak Bongkar Dugaan Skandal Ekspor CPO: Under Invoicing–Transfer Pricing Seret Perusahaan Sawit

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:00 WIB

KAI Bangun Jalur Trans Sumatera Rp 448 Triliun, Aceh–Lampung Tersambung

Berita Terbaru