SOLOK SELATAN – Tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Solok Selatan terus menunjukkan tren penurunan dalam tiga tahun terakhir. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka pengangguran turun dari 2,57% pada 2023 menjadi 2,30% pada 2024, lalu kembali turun ke 2,13% pada tahun lalu.
Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Selatan, Dr. H. Syamsurizaldi, menyebut penurunan ini terjadi seiring menguatnya iklim investasi di berbagai sektor di daerah tersebut.
“Solok Selatan menjadi kabupaten dengan tingkat pengangguran terendah di Sumatera Barat. Penurunan ini terjadi karena beberapa faktor, salah satunya iklim investasi yang semakin baik,” kata Syamsurizaldi di Padang Aro, Rabu (15/4/2026).
Ia menjelaskan, sektor energi menjadi salah satu motor utama pertumbuhan investasi di Solok Selatan. Investasi PT Supreme Energi tahap kedua yang dimulai sejak tahun lalu ikut menyerap tenaga kerja dan mendorong aktivitas ekonomi lokal.
Selain sektor energi, Syamsurizaldi juga menyoroti pertumbuhan investasi di sektor perkebunan dan pertanian. Ia menyebut komoditas seperti kelapa sawit, jagung, dan kopi semakin berkembang dan mulai banyak diminati generasi muda.
Pemerintah daerah juga mendorong penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurutnya, digitalisasi UMKM membuka lebih banyak peluang kerja baru di masyarakat.
“UMKM sekarang sudah masuk ke proses digitalisasi, dan itu ikut membuka lapangan kerja,” ujarnya.
Ia juga menegaskan banyak tenaga kerja yang sebelumnya bekerja sebagai honorer kini beralih ke sektor informal. Mereka kini bekerja di sektor pertanian seperti bawang dan kopi, perkebunan sawit, serta UMKM.
“Dulu ada anggapan soal honorer, tapi setelah kami evaluasi bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, banyak yang akhirnya masuk ke sektor informal dan produktif,” katanya.
Syamsurizaldi optimistis tren penurunan pengangguran akan terus berlanjut. Ia menilai investasi energi yang berjalan hingga 2030 serta pembangunan infrastruktur akan memperkuat penyerapan tenaga kerja.
Ia juga menyoroti pembangunan jalan tembus Solok Selatan–Dharmasraya yang diperkirakan membuka akses pariwisata baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Penutup:
Dengan capaian tersebut, Solok Selatan kini masuk nominasi mewakili Regional I Sumatera dalam Penghargaan Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah untuk kategori penurunan tingkat pengangguran yang digelar Kementerian Dalam Negeri.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









