Solsel Percepat Izin Koperasi Merah Putih, 22 Unit Sudah Beroperasi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SOLOK SELATAN – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan (Solsel) mempercepat pengurusan izin dan operasional Koperasi Desa/Nagari Merah Putih (KDMP) melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Dari total 39 koperasi, 22 unit kini sudah mengantongi izin dan mulai menjalankan usaha.

Kepala DPMPTSP Solsel, Alfiandri Putra, menjelaskan pihaknya telah menerbitkan izin bagi 22 koperasi tersebut. Ia memastikan pemerintah daerah terus mempercepat proses perizinan untuk koperasi lainnya dalam waktu dekat.

“Tim kami terus memfasilitasi dan mendorong percepatan ini karena program ini menjadi prioritas nasional. Sejumlah koperasi sempat terkendala penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI),” kata Alfiandri, Selasa (14/4/2026).

Ia menyebut perubahan regulasi pada sistem Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA) berdasarkan PP Nomor 28 Tahun 2025 ikut memengaruhi proses perizinan. Sistem baru itu mengubah alur pengajuan izin, sehingga pelaku usaha harus melengkapi persyaratan dasar sejak awal, termasuk KKPR dan Amdal.

Baca Juga :  Jalur Pendakian Gunung Kerinci via Solok Selatan Mulai Dikembangkan, Peluang Usaha Warga Ikut Menanjak

Menurut dia, perubahan tersebut membuat sebagian koperasi kesulitan menyesuaikan proses pendaftaran, terutama pada tahap awal perizinan.

Sementara itu, pemerintah pusat mendorong Koperasi Merah Putih fokus pada penguatan ekonomi desa, terutama sektor ketahanan pangan, perdagangan sembako, serta layanan simpan pinjam. Pemerintah daerah juga mengarahkan koperasi agar mengembangkan usaha sesuai potensi masing-masing wilayah.

Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Solsel, Azizah Mutia, menyebut seluruh nagari definitif di Solok Selatan kini sudah memiliki badan usaha koperasi sesuai arahan pemerintah pusat.

Baca Juga :  Harga Batu Bara Menguat Tipis, India dan China Jadi Penopang

Ia menjelaskan koperasi tersebut mengembangkan berbagai lini usaha, mulai dari simpan pinjam, distribusi sembako, klinik, apotek, cold storage, hingga logistik. Beberapa koperasi juga menyesuaikan usaha dengan potensi ekonomi lokal di wilayahnya masing-masing.

Dari 39 koperasi yang terbentuk, enam di antaranya sudah aktif menjalankan usaha. KDMP Pakan Rabaa Utara, misalnya, bermitra dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). KDMP Nagari Abai menjalankan usaha sebagai penyalur pupuk, sementara KDMP Pakan Rabaa Timur mengembangkan usaha pemasaran ayam petelur.

Selain itu, delapan SPPG masih menunggu pembangunan gerai usaha sebelum mulai beroperasi penuh. Pemerintah daerah menargetkan seluruh koperasi dapat segera aktif untuk memperkuat ekonomi nagari di Solok Selatan.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Mahyeldi Bidik Ekonomi Sumbar 7,3 Persen, Gerbang Barat Indonesia Jadi Andalan
Mahyeldi Ungkap Kekuatan Besar Sumatera di IMT-GT, Targetnya Bukan Sekadar Kerja Sama
Ekspor Kopi Robusta Bengkulu ke Italia Tembus 19,2 Ton, Pasar Eropa Mulai Terbuka
Dari Stan AOE 2026, Yulian Efi Pacu Produk Solok Selatan Buru Pasar Nasional
SIMPEDA Nasional 2026 Guncang Bengkulu, Ungu Bikin Malam Puncak Makin Spektakuler
Mian Buka Suara soal Masa Depan BPD: Bank Bengkulu Diminta Tancap Gas Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Bingung Urus OSS-RBA? BESAN ALIA DPMPTSP Dharmasraya Siap Bantu Pelaku Usaha
PEKA Bengkulu Buka Jalan Baru bagi Penerima Manfaat, Usaha Keluarga Didorong Makin Mandiri
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 16:37 WIB

Mahyeldi Bidik Ekonomi Sumbar 7,3 Persen, Gerbang Barat Indonesia Jadi Andalan

Jumat, 11 September 2026 - 20:59 WIB

Mahyeldi Ungkap Kekuatan Besar Sumatera di IMT-GT, Targetnya Bukan Sekadar Kerja Sama

Selasa, 8 September 2026 - 08:00 WIB

Ekspor Kopi Robusta Bengkulu ke Italia Tembus 19,2 Ton, Pasar Eropa Mulai Terbuka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Dari Stan AOE 2026, Yulian Efi Pacu Produk Solok Selatan Buru Pasar Nasional

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

SIMPEDA Nasional 2026 Guncang Bengkulu, Ungu Bikin Malam Puncak Makin Spektakuler

Berita Terbaru