Menantea Tutup Permanen 25 April 2026, Jerome Polin Ungkap Penyebabnya

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Bisnis minuman teh kekinian Menantea resmi menghentikan seluruh operasional gerai mulai 25 April 2026. Brand yang didirikan oleh Jerome Polin sejak 2021 itu mengakhiri perjalanan setelah lima tahun beroperasi.

Manajemen mengumumkan keputusan ini lewat akun Instagram resmi @menantea.toko pada Senin (13/4/2026). Mereka menyampaikan perpisahan sekaligus mengonfirmasi seluruh cabang akan berhenti beroperasi pada akhir April.

“Berat rasanya menyampaikan ini. Seluruh cabang Menantea akan resmi tutup per 25 April 2026,” tulis manajemen.

Sebagai penutup, Menantea menggelar promo besar selama 10-24 April 2026. Pelanggan bisa membeli minuman dengan harga mulai Rp10 ribu per cup, dan Rp15 ribu khusus cabang Papua.

Baca Juga :  Bisnis Franchise Maxim Kian Dilirik, Ini Peluang dan Skemanya

Sementara itu, kakak Jerome, Jehian Panangian Sijabat, turut menjelaskan alasan di balik penutupan bisnis tersebut. Ia mengakui tim menghadapi banyak tantangan, terutama dari sisi internal.

Menurut Jehian, persaingan bisnis minuman yang semakin ketat memperburuk kondisi. Selain itu, tim juga melakukan kesalahan dalam memilih mitra bisnis dan kurang disiplin menjalankan audit keuangan.

“Kami kurang melakukan riset latar belakang partner dan tidak rutin mengaudit keuangan. Dalam perjalanan, kami menemukan berbagai kesalahan operasional,” jelasnya.

Baca Juga :  Moratorium Izin Ritel Modern Dipertimbangkan Pemda

Jerome juga membagikan pelajaran penting dari pengalaman tersebut. Ia mengingatkan pentingnya memahami bisnis secara menyeluruh dan tidak mudah percaya pada pihak lain.

“Jangan gampang percaya, walaupun terlihat berpengalaman. Pastikan kita paham bisnisnya dan buat perjanjian yang jelas sejak awal,” ujar Jerome.

Penutupan Menantea menandai berakhirnya salah satu brand minuman kekinian yang sempat populer di kalangan anak muda Indonesia.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Aturan Baru Ojol dan E-Commerce: Mendag Perketat Transaksi Digital, UMKM hingga AI Diawasi
Pegadaian Tancap Gas di Timor Leste, 2 Bulan Operasi Langsung Cetak Ratusan Transaksi Gadai
Laba PLN 2025 Turun 65,8%, Pendapatan Naik tapi Tertekan Beban
Prajogo Pangestu Rebut Tahta Terkaya RI Juni 2026, Ini Daftar 10 Konglomerat dengan Harta Ratusan Triliun
Transformasi Telkom Berbuah, Pendapatan Tembus Rp37,2 Triliun
Danantara Siapkan Perombakan Besar DSI, Sistem Ekspor Satu Pintu Mulai Transisi 1 Juni 2026
Rahasia di Balik TikTok Shop: Penjual Kini Punya “Tim Marketing Otomatis” Tanpa Gaji Lewat Program Afiliasi
AI Menggeser Kerja Kantoran, Franchise Mendadak Jadi Jalur Cepat Menuju Kaya Raya
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:00 WIB

Aturan Baru Ojol dan E-Commerce: Mendag Perketat Transaksi Digital, UMKM hingga AI Diawasi

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:00 WIB

Pegadaian Tancap Gas di Timor Leste, 2 Bulan Operasi Langsung Cetak Ratusan Transaksi Gadai

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:00 WIB

Laba PLN 2025 Turun 65,8%, Pendapatan Naik tapi Tertekan Beban

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:00 WIB

Prajogo Pangestu Rebut Tahta Terkaya RI Juni 2026, Ini Daftar 10 Konglomerat dengan Harta Ratusan Triliun

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:00 WIB

Transformasi Telkom Berbuah, Pendapatan Tembus Rp37,2 Triliun

Berita Terbaru