JAKARTA – Apple menghentikan penjualan dan produksi Mac Pro. Keputusan ini menandai akhir salah satu produk desktop premium paling ikonik milik Apple.
Berdasarkan pantauan di situs resmi Apple pada akhir Maret 2026, Mac Pro sudah tidak muncul di halaman penjualan. Apple juga menyampaikan penghentian produk tersebut kepada media teknologi 9to5Mac.
Apple meluncurkan Mac Pro pada 2019. Produk ini dikenal luas karena desain khasnya yang unik. Banyak pengguna menjulukinya “parutan keju” karena lubang-lubang pada bodinya.
Apple tidak menyiapkan penerus untuk lini Mac Pro. Langkah ini menandai perubahan strategi Apple di segmen perangkat profesional.
Sebagai alternatif, Apple mendorong Mac Studio sebagai perangkat desktop kelas atas. Perangkat ini menawarkan spesifikasi tinggi. Mac Studio menggunakan chip M3 Ultra. Perangkat ini juga memiliki CPU hingga 32-core, GPU hingga 80-core, RAM hingga 256 GB, dan penyimpanan hingga 16 TB.
Secara performa, Mac Studio melampaui generasi terakhir Mac Pro. Desainnya juga lebih ringkas. Pengguna lebih mudah memindahkan perangkat ini untuk kebutuhan sehari-hari.
Mac Pro memiliki perjalanan panjang di lini Apple. Apple meluncurkan perangkat ini pada 2019 dengan prosesor Intel. Apple kemudian memperbarui perangkat ini pada 2023 dengan chip M2 Ultra.
Namun, Apple tidak lagi menghadirkan pembaruan setelah itu. Apple juga memasang harga tinggi untuk Mac Pro, sekitar 6.999 dolar AS atau setara Rp 118 juta.
Dengan penghentian Mac Pro, Apple menyisakan tiga desktop utama. Ketiganya adalah iMac 24 inci, Mac mini, dan Mac Studio.
Di lini laptop, Apple menawarkan MacBook Air, MacBook Pro, dan MacBook Neo. Susunan produk ini membuat lini Mac menjadi lebih sederhana. Apple juga menyusun portofolio produk secara lebih terarah.
Penghentian Mac Pro menunjukkan perubahan arah Apple. Produk ini mulai kalah bersaing dengan Mac Studio. Mac Studio menawarkan desain lebih ringkas dan performa tinggi.
Sebagai perbandingan, Mac Pro memiliki tinggi sekitar 52,9 cm. Sementara itu, Mac Studio hanya setinggi sekitar 9,5 cm.
Dengan keputusan ini, Apple menutup satu bab penting dalam sejarah komputernya. Apple kini fokus mengembangkan perangkat yang lebih ringkas dan bertenaga.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









