Tradisi Melemang Sambut Ramadhan di Kerinci

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 17 Februari 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Kerinci – Umat Muslim di Indonesia menempati salah satu populasi Muslim terbesar di dunia. Secara umum, setiap daerah memiliki tradisi unik untuk menyambut Ramadhan. Masyarakat menjalankan tradisi tersebut sebagai bentuk rasa syukur dan kegembiraan.

Khususnya, masyarakat di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi terus menjaga tradisi leluhur. Masyarakat mewariskan tradisi tersebut dari generasi ke generasi.

Tradisi Lokal Sambut Bulan Suci

Pada dasarnya, masyarakat Kerinci memiliki beberapa tradisi khas menjelang Ramadhan. Leluhur masyarakat Kerinci menciptakan tradisi tersebut melalui kearifan lokal.

Selain itu, masyarakat memanfaatkan tradisi tersebut untuk mempererat hubungan sosial. Warga saling membantu saat menjalankan setiap kegiatan tradisi.

Melemang Jadi Tradisi Turun-Temurun

Salah satunya, masyarakat Kerinci menjalankan tradisi melemang sejak masa sebelum perkembangan Islam di wilayah Kerinci.

Secara sederhana, masyarakat memasak lemang dari beras ketan yang dimasukkan ke dalam bambu. Setelah itu, masyarakat membakar bambu hingga lemang matang. Tradisi ini melambangkan kebersamaan serta rasa syukur.

Baca Juga :  Polres Kerinci Kerahkan Puluhan Personel Amankan Ramadan

Melemang Hadir dalam Kegiatan Adat

Tidak hanya itu, masyarakat juga menggelar melemang dalam berbagai kegiatan adat. Masyarakat Kerinci melaksanakan tradisi tersebut dalam acara kenduri sko.

Dengan demikian, masyarakat menunjukkan perpaduan budaya lokal dan nilai Islam secara harmonis hingga sekarang.

Kearifan Lokal Perkuat Identitas Budaya

Lebih jauh, masyarakat di berbagai daerah di Indonesia juga memadukan budaya lokal dengan ajaran Islam. Masyarakat menjadikan kearifan lokal sebagai identitas budaya.

Oleh karena itu, masyarakat memanfaatkan tradisi lokal untuk menjaga nilai kebersamaan dan persatuan.

Ramadhan Bulan Penuh Keutamaan

Selain tradisi budaya, Ramadhan memiliki makna spiritual yang besar bagi umat Islam. Allah menurunkan kitab suci umat Islam, yaitu Al-Qur’an, pada bulan Ramadhan.

Baca Juga :  Gulai Ikan Semah, Cita Rasa Asli Kerinci

Selanjutnya, umat Islam meyakini adanya malam Lailatul Qadar yang memiliki keutamaan lebih baik dari seribu bulan. Al-Qur’an menjelaskan keutamaan malam tersebut dalam Surah Al-Qadr ayat 1–5.

Ramadhan Momentum Peningkatan Iman

Tidak hanya itu, umat Islam meyakini Ramadhan sebagai bulan penuh ampunan. Umat Islam meyakini Allah membuka pintu surga, menutup pintu neraka, dan membatasi gerak setan.

Karena itu, umat Islam menyambut Ramadhan dengan penuh kegembiraan sebagai wujud keimanan dan rasa syukur.

Tradisi Religius Tetap Terjaga

Pada akhirnya, masyarakat Kerinci memaknai tradisi melemang dan mandi balimau bukan hanya sebagai budaya. Masyarakat menjadikan tradisi tersebut sebagai simbol keimanan dan kebersamaan.

Hingga kini, masyarakat tetap menjalankan kedua tradisi tersebut. Masyarakat menjaga tradisi itu sebagai warisan budaya yang sarat nilai religius sekaligus penguat identitas masyarakat Kerinci.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Nilai UKK Direksi Tirta Sakti Keluar, Mensediar Ungguli Sasrir dan Zairusman
Bupati Monadi Desak OPD Segera Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK
Jalan Lubuk Suli Segera Berbenah, Camat Depati VII Ungkap Target Perbaikan 2026
Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Lubuk Suli Kini Ditanami Pisang
Kopi Kerinci Bisa Jadi Mesin Ekonomi Baru, Hutri Randa Soroti Nilai Tambah Petani
Kopi Kerinci Punya Jalan Baru, Alfin Soroti Peluang Ekonomi Petani hingga Pariwisata
APBD Kerinci Diminta Hemat, OPD Malah Bertambah: Publik Soroti Langkah DPRD
Kerinci Mau Tambah OPD di Tengah Efisiensi, Anggaran Pembangunan Jadi Sorotan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Nilai UKK Direksi Tirta Sakti Keluar, Mensediar Ungguli Sasrir dan Zairusman

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Bupati Monadi Desak OPD Segera Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Jalan Lubuk Suli Segera Berbenah, Camat Depati VII Ungkap Target Perbaikan 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Lubuk Suli Kini Ditanami Pisang

Minggu, 20 September 2026 - 05:59 WIB

Kopi Kerinci Bisa Jadi Mesin Ekonomi Baru, Hutri Randa Soroti Nilai Tambah Petani

Berita Terbaru

Oplus_0

Sungai Penuh

Hutri Randa Ungkap Harapan untuk PKPS Sungai Penuh, Ini Pesannya

Minggu, 25 Okt 2026 - 09:54 WIB