THR ASN Cair 26 Februari 2026?

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Isu pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi PNS, PPPK, TNI, Polri, dan pensiunan mulai 26 Februari 2026 kembali ramai. Bahkan, informasi itu menyebar cepat saat masyarakat bersiap menyambut Ramadan 1447 Hijriah.

Meski demikian, hingga saat ini pemerintah belum menetapkan tanggal resmi pencairan THR 2026. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pemerintah menetapkan jadwal pembayaran melalui Peraturan Pemerintah (PP) menjelang Idulfitri. Setelah aturan terbit, kementerian dan lembaga langsung memproses pencairan sesuai mekanisme yang berlaku.

Setiap tahun, pemerintah menganggarkan dana khusus untuk membayar THR kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI-Polri, dan para pensiunan. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah menyalurkan THR sekitar 10 hingga 14 hari sebelum Lebaran. Kebijakan itu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan hari raya sekaligus menjaga daya beli.

Baca Juga :  THR Cair, ASN Hingga PPPK Paruh Waktu Dharmasraya Sambut Idulfitri Penuh Syukur

Selain itu, pemerintah menghitung besaran THR berdasarkan gaji pokok dan tunjangan melekat. Pemerintah juga menambahkan komponen lain sesuai kebijakan fiskal tahun berjalan. Dengan langkah tersebut, pemerintah menyesuaikan pembayaran dengan kemampuan anggaran negara.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menilai percepatan pembayaran THR dapat mendorong perputaran uang di masyarakat.

Baca Juga :  Dolar AS Tembus Rp17.421, Rupiah Tertekan akibat Penguatan Pasar Global

“Percepatan pembayaran THR bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan belanja lebih awal sekaligus mendorong perputaran ekonomi,” ujarnya di Jakarta.

Sementara itu, awal Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2026. Jika pemerintah memilih skema percepatan, pemerintah dapat menyalurkan THR sekitar 26 Februari 2026. Namun, pemerintah tetap memegang kewenangan penuh dalam menentukan jadwal resmi.

Untuk tahun 2026, pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp55 triliun. Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pemerintah berharap dana tersebut mampu menggerakkan aktivitas pasar dan memperkuat pertumbuhan ekonomi sejak awal tahun.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Mahasiswa Keguruan Daerah Ini Resah, Jalur Menjadi Guru Kian Tidak Pasti
BGN Wajibkan Telur Lokal di Program MBG, Perkuat Peternak
Presiden Prabowo Turunkan Bunga Kredit Mekaar Jadi 8 Persen
Driver Ojol Kini Bisa Bernapas Lega, Potongan Aplikasi Resmi Turun Jadi 8 Persen
Audiensi dengan BPK, LBH Nadi Serahkan Kajian Hukum Soal Audit
Dolar AS Tembus Rp17.421, Rupiah Tertekan akibat Penguatan Pasar Global
Bansos Digital Mulai Juni 2026, Pemerintah Benahi Data Penerima
Kemendagri Minta e-KTP Tak Lagi Difotokopi, Dorong Layanan Lebih Praktis dan Digital
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:44 WIB

Mahasiswa Keguruan Daerah Ini Resah, Jalur Menjadi Guru Kian Tidak Pasti

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:00 WIB

BGN Wajibkan Telur Lokal di Program MBG, Perkuat Peternak

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:00 WIB

Presiden Prabowo Turunkan Bunga Kredit Mekaar Jadi 8 Persen

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:00 WIB

Driver Ojol Kini Bisa Bernapas Lega, Potongan Aplikasi Resmi Turun Jadi 8 Persen

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:40 WIB

Audiensi dengan BPK, LBH Nadi Serahkan Kajian Hukum Soal Audit

Berita Terbaru