Sensex Terkoreksi 0,75%, Tekanan Global Guncang Bursa Saham India

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Indeks saham acuan India, BSE Sensex, ditutup melemah pada perdagangan Rabu (30/4) waktu setempat. Indeks turun 0,75% atau 582,86 poin ke level 76.913,50. Tekanan jual merata di sebagian besar sektor, terutama perbankan dan energi, seiring sentimen global yang kembali memburuk.

Pergerakan Harian: Dibuka Tinggi, Ditutup Melemah

Pada awal sesi, Sensex sempat bergerak optimistis di level 77.014,21. Indeks bahkan menyentuh level tertinggi harian di 77.254,33. Namun, tekanan jual meningkat menjelang sesi siang hingga penutupan perdagangan.

Sentimen negatif membuat indeks sempat menyentuh titik terendah harian di 76.258,86 sebelum akhirnya sedikit pulih di akhir sesi. Meski begitu, tekanan tetap dominan hingga pasar ditutup.

Sektor Perbankan dan Energi Jadi Penekan Utama

Saham-saham perbankan menjadi salah satu pemberat utama indeks. Beberapa bank besar mencatatkan pelemahan seiring kekhawatiran pasar terhadap arah suku bunga global dan perlambatan pertumbuhan kredit.

Baca Juga :  Rupiah Tertekan di Rp17,5 Ribuan per Dolar AS, Ini Faktor Pendorong di Balik Pelemahan

Selain itu, sektor energi ikut tertekan akibat lonjakan harga minyak mentah global. Kenaikan harga minyak memicu kekhawatiran inflasi yang lebih tinggi, sehingga investor cenderung mengurangi risiko pada aset berisiko.

Sentimen Global Tekan Pasar Asia

Tekanan pada Sensex tidak berdiri sendiri. Bursa saham Asia lainnya juga mengalami pelemahan. Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,41%, sementara Hang Seng di Hong Kong melemah lebih dalam hingga 1,28%.

Investor global memilih bersikap hati-hati setelah muncul kekhawatiran baru terkait stabilitas ekonomi global, termasuk ketegangan geopolitik dan volatilitas harga komoditas.

Pergerakan Indeks Pendukung

Indeks acuan lain di India, Nifty 50, juga mencatatkan penurunan sekitar 0,74% ke level 23.997,55. Tekanan jual terlihat konsisten di hampir seluruh sektor utama.

Baca Juga :  Mulai Juli 2026, BI Perketat Beli Dolar, Transaksi di Atas US$10 Ribu Wajib Dokumen

Saham-saham unggulan seperti ICICI Bank dan Reliance Industries ikut melemah meskipun penurunannya masih relatif terbatas dibandingkan saham lain di sektor yang lebih sensitif terhadap risiko.

Outlook Pasar: Investor Masih Waspada

Analis pasar menilai volatilitas kemungkinan masih berlanjut dalam jangka pendek. Faktor eksternal seperti pergerakan harga minyak, kebijakan suku bunga global, serta data ekonomi Amerika Serikat akan terus memengaruhi arah pasar.

Investor kini cenderung menahan posisi sambil menunggu kepastian arah kebijakan moneter global dan perkembangan ekonomi makro dalam beberapa pekan ke depan.

Kesimpulan

Penurunan Sensex mencerminkan meningkatnya kehati-hatian investor di tengah tekanan global. Meski koreksi masih tergolong moderat, pasar tetap rentan terhadap sentimen eksternal yang berubah cepat.

Pelaku pasar kini fokus pada data ekonomi berikutnya yang berpotensi menentukan arah pergerakan indeks dalam jangka pendek.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Rights Issue ELPI Diserbu Investor, Kantongi Rp739 Miliar untuk Tambah Armada dan Perluas Bisnis Maritim
Kursi Pengawas OJK Terisi Lagi, DPR Percayakan Kusfiardi Kawal Akuntabilitas hingga 2028
BRI dan Visa Buka Kartu Eksklusif Baru, Intip Deretan Keuntungan Premium untuk Nasabah Prioritas
Utang Pinjol Tembus Rp102 Triliun, Sinyal Bahaya Gagal Bayar Mulai Mengintai Warga RI
39 Pemda Kewalahan Bayar Gaji PPPK, Kemenkeu Siapkan Bantuan Lewat TKD
GOTO Kembali Jadi Sorotan, Buyback 7,59 Miliar Saham Rampung dan Siapkan Dana Rp3,5 Triliun
Mulai Juli 2026, BI Perketat Beli Dolar, Transaksi di Atas US$10 Ribu Wajib Dokumen
Nasabah Kartu Kredit Dapat Angin Segar, BI Pertahankan Keringanan Pembayaran hingga Pengujung 2026
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 11:24 WIB

Rights Issue ELPI Diserbu Investor, Kantongi Rp739 Miliar untuk Tambah Armada dan Perluas Bisnis Maritim

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:00 WIB

Kursi Pengawas OJK Terisi Lagi, DPR Percayakan Kusfiardi Kawal Akuntabilitas hingga 2028

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:00 WIB

BRI dan Visa Buka Kartu Eksklusif Baru, Intip Deretan Keuntungan Premium untuk Nasabah Prioritas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:00 WIB

Utang Pinjol Tembus Rp102 Triliun, Sinyal Bahaya Gagal Bayar Mulai Mengintai Warga RI

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:00 WIB

39 Pemda Kewalahan Bayar Gaji PPPK, Kemenkeu Siapkan Bantuan Lewat TKD

Berita Terbaru