DHARMASRAYA – Pemkab Dharmasraya berhasil membuka dukungan pembiayaan baru untuk penanganan kebutuhan hunian masyarakat. Upaya Bupati Annisa Suci Ramadhani mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat dan dunia usaha kini menghasilkan CSR senilai Rp1,225 miliar dari PT Sarana Multigriya Finansial (SMF).
Dana tersebut akan menopang pembangunan 30 unit rumah deret di kawasan Pasar Lama, Pulau Punjung. Program ini sekaligus memperkuat langkah Pemkab Dharmasraya dalam menangani persoalan rumah tidak layak huni di daerah.
Bupati Annisa sebelumnya mengusulkan kebutuhan dukungan pembiayaan melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Langkah itu kemudian membuka peluang kerja sama dengan PT SMF untuk mempercepat penyediaan hunian yang lebih layak bagi masyarakat.
CSR SMF Capai Rp1,225 Miliar
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Dharmasraya, Silaturahim, S.K.M., M.H., mewakili Pemkab Dharmasraya dalam proses penerimaan dukungan CSR tersebut.
Kegiatan berlangsung pada Rabu (16/9) di Kantor PT SMF, Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan. Setelah itu, Pemkab Dharmasraya akan mengarahkan anggaran CSR tersebut untuk pembangunan rumah deret di kawasan Pasar Lama, Pulau Punjung.
Silaturahim mengatakan Bupati Annisa terus mendorong pemerintah daerah mencari dukungan untuk memenuhi kebutuhan hunian masyarakat.
“Bantuan ini tidak terlepas dari upaya dan perhatian Ibu Bupati Annisa Suci Ramadhani yang terus mendorong agar kebutuhan rumah layak bagi masyarakat dapat mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat dan pihak swasta,” kata Silaturahim.
30 Rumah Deret Segera Masuk Tahap Pembangunan
Pemkab Dharmasraya akan menggunakan CSR Rp1,225 miliar untuk membangun 30 unit rumah deret. Kawasan Pasar Lama Pulau Punjung menjadi lokasi program tersebut.
Karena itu, pemerintah daerah akan melanjutkan tahapan teknis pembangunan dalam waktu dekat. Pemkab juga akan mengarahkan program agar dukungan tersebut memberi manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan hunian layak.
Silaturahim mengapresiasi Kementerian PKP dan PT SMF yang turut mendukung upaya Pemkab Dharmasraya.
“Alhamdulillah, dukungan ini sudah terealisasi dan akan kita manfaatkan untuk membangun 30 unit rumah deret di Pasar Lama Pulau Punjung, dan pembangunannya akan segera kita laksanakan dalam waktu dekat,” ujarnya.
Pemkab Perkuat Kerja Sama dengan Dunia Usaha
Selain mengandalkan kemampuan anggaran daerah, Pemkab Dharmasraya terus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak.
Langkah tersebut penting karena kebutuhan hunian layak membutuhkan dukungan pembiayaan yang berkelanjutan. Pemerintah daerah pun dapat menggabungkan dukungan dari pemerintah pusat, dunia usaha, dan sumber pembiayaan lainnya.
Melalui pola kolaborasi itu, Pemkab Dharmasraya ingin mempercepat penanganan rumah tidak layak huni sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan permukiman.
Pasar Lama Pulau Punjung Jadi Lokasi Program
Kawasan Pasar Lama Pulau Punjung menjadi titik pembangunan 30 unit rumah deret. Program ini tidak hanya menyasar kebutuhan tempat tinggal, tetapi juga dapat mendukung penataan kawasan permukiman.
Selanjutnya, Pemkab Dharmasraya akan mengawal proses pembangunan sesuai tahapan teknis. Pemerintah daerah juga akan memastikan program berjalan sesuai tujuan awal, yakni membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak.
Dengan dukungan CSR tersebut, Pemkab Dharmasraya kembali menunjukkan upaya mencari sumber pembiayaan alternatif untuk pembangunan perumahan. Kolaborasi dengan pemerintah pusat dan dunia usaha pun dapat terus berkembang untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
FAQ
Berapa nilai CSR untuk pembangunan rumah deret di Dharmasraya?
PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) mengalokasikan CSR senilai Rp1,225 miliar untuk pembangunan rumah deret di Dharmasraya.
Berapa jumlah rumah yang akan dibangun?
Pemkab Dharmasraya akan membangun 30 unit rumah deret melalui dukungan CSR tersebut.
Di mana lokasi pembangunan rumah deret?
Pemkab Dharmasraya memilih kawasan Pasar Lama, Pulau Punjung sebagai lokasi pembangunan 30 unit rumah deret.
Siapa yang mendorong dukungan pembiayaan tersebut?
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani mendorong pengajuan dukungan melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Siapa yang menerima dukungan CSR dari PT SMF?
Kepala Dinas Perkimtan Dharmasraya, Silaturahim, S.K.M., M.H., mewakili Pemkab Dharmasraya dalam penerimaan dukungan tersebut.
Kapan pembangunan rumah deret mulai berjalan?
Pemkab Dharmasraya menyatakan akan memulai pembangunan 30 unit rumah deret dalam waktu dekat.(Tim)









