Helmi Hasan Gandeng PMI, Bengkulu Siapkan Langkah Hadapi Ancaman Gempa dan Tsunami

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 16 September 2026 - 10:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

BENGKULU – mitigasi bencana Bengkulu

 

Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan, SE mendorong penguatan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi ancaman gempa bumi dan tsunami. Langkah itu ia bahas bersama Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) H. Muhammad Jusuf Kalla saat bertemu di kediamannya di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan.

Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dan PMI. Kedua pihak membicarakan berbagai langkah yang dapat memperkuat mitigasi sekaligus meningkatkan kemampuan masyarakat menghadapi bencana.

Helmi menilai Bengkulu membutuhkan pola mitigasi yang terencana karena kondisi geografis wilayahnya. Posisi Bengkulu yang dekat dengan zona subduksi serta jalur Sesar Besar Sumatera atau Sesar Semangko membuat masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa.

Helmi Dorong Kerja Sama dengan PMI

Dalam audiensi tersebut, Helmi mengajak PMI memperluas kerja sama dalam bidang kebencanaan. Menurutnya, pemerintah membutuhkan keterlibatan banyak pihak agar masyarakat mampu menghadapi risiko bencana secara lebih siap.

PMI dapat mengambil peran melalui edukasi, penguatan kapasitas relawan, serta berbagai kegiatan kesiapsiagaan di tengah masyarakat. Karena itu, Pemprov Bengkulu ingin membangun koordinasi yang lebih kuat dengan organisasi kemanusiaan tersebut.

“Kolaborasi dengan PMI ini menjadi bagian dari upaya kita memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan bencana di Bengkulu. Kita ingin masyarakat memiliki pengetahuan dan kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan bencana,” ujar Helmi.

Bengkulu Hadapi Ancaman Gempa dan Tsunami

Helmi menjelaskan kondisi geografis Bengkulu menghadirkan sejumlah risiko bencana alam. Wilayah Bengkulu berada dekat zona subduksi yang dapat memicu gempa kuat di wilayah pesisir.

Baca Juga :  Pemprov Bengkulu Gandeng TNI, Program Bantu Rakyat Kini Didorong Sampai Desa dan Kelurahan

Selain itu, jalur Sesar Besar Sumatera juga membentang di wilayah Sumatera. Pergerakan sesar tersebut dapat memicu gempa darat sehingga masyarakat perlu memahami potensi risiko di lingkungannya.

Oleh sebab itu, pemerintah perlu mengembangkan mitigasi berdasarkan karakteristik setiap wilayah. Edukasi kepada masyarakat juga perlu berjalan secara rutin agar warga memahami tindakan yang harus mereka lakukan ketika gempa maupun tsunami terjadi.

Mitigasi Tidak Menunggu Bencana

Helmi menegaskan pemerintah tidak boleh menunggu bencana terjadi untuk membangun kesiapan. Sebaliknya, pemerintah perlu menjalankan mitigasi sejak jauh hari.

Langkah tersebut dapat mencakup pemetaan wilayah rawan, edukasi masyarakat, simulasi evakuasi, peningkatan kapasitas relawan, serta penguatan sarana penanggulangan bencana.

Selain itu, pemerintah perlu melibatkan masyarakat dalam setiap tahapan mitigasi. Dengan keterlibatan tersebut, warga dapat memahami risiko sekaligus mengetahui jalur dan prosedur penyelamatan ketika bencana datang.

Perkuat Kapasitas Relawan dan Edukasi

Kolaborasi Pemprov Bengkulu dengan PMI juga dapat memperluas program edukasi kebencanaan. Relawan dan masyarakat dapat memperoleh pengetahuan mengenai tindakan cepat ketika menghadapi kondisi darurat.

Selanjutnya, peningkatan kapasitas relawan juga memiliki peran penting. Relawan berada dekat dengan masyarakat sehingga mereka dapat membantu menyampaikan informasi sekaligus mendukung penanganan awal ketika bencana terjadi.

Pemprov Bengkulu juga dapat mengembangkan program kesiapsiagaan sesuai karakter ancaman di masing-masing daerah. Dengan cara tersebut, masyarakat tidak hanya mengandalkan bantuan ketika bencana terjadi.

Baca Juga :  Helmi Hasan Pacu Reformasi Pelayanan Publik, Ombudsman RI Mulai Penilaian Maladministrasi Bengkulu 2026

Pemprov Bengkulu Buka Peluang Kolaborasi Lebih Luas

Audiensi Helmi dengan Jusuf Kalla juga membuka ruang kerja sama yang lebih luas antara Pemprov Bengkulu dan PMI. Kerja sama itu dapat mencakup sistem kesiapsiagaan, edukasi kebencanaan, penguatan relawan, hingga dukungan respons darurat.

Karena itu, pemerintah daerah perlu menjaga koordinasi dengan berbagai lembaga. Sinergi tersebut dapat membantu memperkuat kemampuan Bengkulu dalam menghadapi bencana sekaligus mengurangi dampaknya terhadap masyarakat.

FAQ

Apa yang dibahas Helmi Hasan bersama Jusuf Kalla?

Helmi Hasan membahas penguatan kerja sama Pemprov Bengkulu dan PMI dalam menghadapi potensi bencana, terutama melalui mitigasi dan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat.

Mengapa Bengkulu perlu memperkuat mitigasi bencana?

Bengkulu menghadapi potensi gempa karena wilayahnya berada dekat zona subduksi dan jalur Sesar Besar Sumatera. Kondisi tersebut juga membuat masyarakat pesisir perlu memahami risiko tsunami.

Apa saja langkah mitigasi yang perlu dilakukan?

Pemerintah dapat menjalankan pemetaan risiko, edukasi masyarakat, simulasi evakuasi, peningkatan kapasitas relawan, serta penguatan sarana penanggulangan bencana.

Apa peran PMI dalam kesiapsiagaan bencana?

PMI dapat membantu pemerintah melalui edukasi kebencanaan, penguatan kapasitas relawan, kegiatan kesiapsiagaan masyarakat, serta dukungan dalam respons darurat.

Mengapa masyarakat perlu ikut dalam program mitigasi?

Masyarakat menghadapi langsung risiko bencana di lingkungannya. Karena itu, pemahaman tentang risiko, jalur evakuasi, dan tindakan penyelamatan dapat membantu warga mengambil keputusan cepat ketika bencana terjadi.(Tim)

Berita Terkait

NTP Bengkulu Tembus 206,79, Pemprov Gaspol Perluasan Tanam Padi Lewat PM-AAS
Pemprov Bengkulu Bidik Bisnis SPAM Kobema, PT Bengkulu Mandiri Diminta Hitung Peluang
Dari Obat hingga Edukasi Kesehatan, Ini Peran Relawan Apoteker Bengkulu
MUSDA VIII Pramuka Bengkulu Bahas Masa Depan Generasi Muda, Herwan Antoni Tekankan Karakter
Produksi CPO Bengkulu Capai 1,5 Juta Ton, Wagub Mian Bidik DBH Sawit untuk Jalan Rakyat
Gebyar Semarak Merah Putih Kembali Hadir di Bengkulu Selatan 2027, UMKM Punya Peluang Lebih Besar
Semarak Merah Putih Bengkulu Hadirkan Bazar UMKM dan Hiburan, Ekonomi Lokal Bergeliat
Benahi Keuangan Koperasi Desa, Pemprov Bengkulu Latih 156 Bendahara KDKMP
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:58 WIB

NTP Bengkulu Tembus 206,79, Pemprov Gaspol Perluasan Tanam Padi Lewat PM-AAS

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Pemprov Bengkulu Bidik Bisnis SPAM Kobema, PT Bengkulu Mandiri Diminta Hitung Peluang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Dari Obat hingga Edukasi Kesehatan, Ini Peran Relawan Apoteker Bengkulu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:19 WIB

MUSDA VIII Pramuka Bengkulu Bahas Masa Depan Generasi Muda, Herwan Antoni Tekankan Karakter

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Produksi CPO Bengkulu Capai 1,5 Juta Ton, Wagub Mian Bidik DBH Sawit untuk Jalan Rakyat

Berita Terbaru