Helmi Hasan Pacu Reformasi Pelayanan Publik, Ombudsman RI Mulai Penilaian Maladministrasi Bengkulu 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

BENGKULU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu terus memperkuat kualitas pelayanan publik agar masyarakat menikmati layanan yang lebih cepat, mudah, transparan, dan akuntabel. Upaya tersebut sekaligus memperkuat pelaksanaan program Bantu Rakyat yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan.

Karena itu, Gubernur Helmi Hasan menghadiri Entry Meeting Opini Ombudsman RI: Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2026 di Aula Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, Selasa (28/7/2026). Melalui forum tersebut, Pemprov Bengkulu mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) meningkatkan mutu pelayanan secara berkelanjutan.

Selain itu, pemerintah daerah ingin memanfaatkan penilaian Ombudsman sebagai tolok ukur untuk memperbaiki tata kelola pelayanan. Langkah tersebut juga bertujuan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan pemerintah.

Penilaian Ombudsman Dorong Perbaikan Pelayanan

Helmi Hasan menegaskan Pemerintah Provinsi Bengkulu menyambut positif pelaksanaan Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2026. Menurutnya, setiap OPD harus memanfaatkan hasil penilaian sebagai bahan evaluasi agar kualitas pelayanan terus meningkat.

“Hasil penilaian ini diharapkan menjadi bahan pembenahan bagi seluruh perangkat daerah agar pelayanan kepada masyarakat semakin mudah, cepat, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujar Helmi Hasan.

Baca Juga :  CPNS Sungai Penuh Mulai Disiapkan Hadapi Birokrasi Digital dan Tuntutan Pelayanan Modern

Lebih lanjut, ia menilai pelayanan publik yang berkualitas akan mempercepat keberhasilan program Bantu Rakyat. Oleh sebab itu, setiap perangkat daerah harus terus menghadirkan layanan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Helmi Hasan Minta Aparatur Utamakan Kepentingan Masyarakat

Helmi Hasan meminta seluruh aparatur menjadikan pelayanan publik sebagai tanggung jawab utama. Menurutnya, setiap pegawai harus mengutamakan kepentingan masyarakat daripada sekadar mengejar nilai dalam penilaian Ombudsman.

“Seluruh aparatur harus menjadikan peningkatan kualitas pelayanan bukan semata-mata untuk memperoleh hasil penilaian yang baik, tetapi sebagai bagian dari kewajiban pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Selanjutnya, Pemprov Bengkulu akan menjalankan seluruh rekomendasi Ombudsman yang muncul dari evaluasi tahun-tahun sebelumnya. Dengan cara itu, pemerintah ingin meningkatkan efektivitas pelayanan sekaligus memperkuat kepuasan masyarakat.

Entry Meeting Jadi Langkah Awal Penilaian 2026

Pada kesempatan yang sama, Abdul Ghoffar menjelaskan bahwa Entry Meeting menjadi tahapan awal dalam rangkaian Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2026.

Menurutnya, Ombudsman RI menyelenggarakan penilaian tersebut untuk mengukur kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat pencegahan maladministrasi di setiap instansi penyelenggara pelayanan.

Selanjutnya, hasil penilaian akan membantu pemerintah daerah menyusun langkah perbaikan yang lebih terarah. Dengan demikian, setiap instansi dapat meningkatkan kualitas pelayanan secara konsisten.

Baca Juga :  Festival Warisan Rasa Asia Ramaikan Bengkulu, 35 Tenant Sajikan Kuliner Nusantara hingga Korea dan Thailand

Pemprov Bengkulu Perkuat Komitmen Bantu Rakyat

Pemprov Bengkulu menempatkan pelayanan publik sebagai salah satu fondasi utama dalam menjalankan program Bantu Rakyat. Karena itu, pemerintah terus mendorong setiap OPD menghadirkan layanan yang cepat, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Melalui komitmen tersebut, pemerintah berharap masyarakat memperoleh manfaat yang lebih besar sekaligus merasakan perubahan nyata dalam setiap layanan yang diberikan.

FAQ

Apa tujuan Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2026?

Ombudsman RI menggelar penilaian untuk mengukur kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat upaya pencegahan maladministrasi.

Mengapa Pemprov Bengkulu mendukung penilaian Ombudsman?

Pemprov Bengkulu ingin memanfaatkan hasil penilaian sebagai dasar evaluasi dan perbaikan pelayanan di seluruh perangkat daerah.

Apa pesan Gubernur Helmi Hasan kepada aparatur?

Helmi Hasan meminta seluruh aparatur mengutamakan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bukan hanya mengejar nilai penilaian.

Apa hubungan program Bantu Rakyat dengan pelayanan publik?

Program Bantu Rakyat membutuhkan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan akuntabel agar masyarakat merasakan manfaatnya secara langsung.(Tim)

Berita Terkait

10 Hari di Mukomuko, Gebyar Semarak Merah Putih Bawa Hiburan hingga Layanan Gratis untuk Warga
Helmi Hasan Dorong Layanan ASN Makin Mudah, Taspen dan Bank Mandiri Taspen Perkuat Sinergi
SPI 2025 Jadi Alarm Bengkulu, Pemprov Gaspol Benahi Integritas di Semua OPD
44 Kafilah Bengkulu Menuju MTQN XXXI, Mian Titip Pesan Sebelum Berangkat
Ekspor Kopi Robusta Bengkulu ke Italia Tembus 19,2 Ton, Pasar Eropa Mulai Terbuka
Wagub Mian Soroti Layanan RSUD M. Yunus: Jangan Lagi Cuek kepada Masyarakat
Kemarau Belum Usai, Mian Gerakkan Tim Jaga Api untuk Buru Titik Rawan Karhutla Bengkulu
Pemprov Bengkulu Gandeng TNI, Program Bantu Rakyat Kini Didorong Sampai Desa dan Kelurahan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 08:58 WIB

10 Hari di Mukomuko, Gebyar Semarak Merah Putih Bawa Hiburan hingga Layanan Gratis untuk Warga

Kamis, 10 September 2026 - 14:30 WIB

Helmi Hasan Dorong Layanan ASN Makin Mudah, Taspen dan Bank Mandiri Taspen Perkuat Sinergi

Rabu, 9 September 2026 - 07:59 WIB

SPI 2025 Jadi Alarm Bengkulu, Pemprov Gaspol Benahi Integritas di Semua OPD

Rabu, 9 September 2026 - 07:19 WIB

44 Kafilah Bengkulu Menuju MTQN XXXI, Mian Titip Pesan Sebelum Berangkat

Selasa, 8 September 2026 - 08:00 WIB

Ekspor Kopi Robusta Bengkulu ke Italia Tembus 19,2 Ton, Pasar Eropa Mulai Terbuka

Berita Terbaru

Dharmasraya

64 Hotspot Muncul, Dharmasraya Naikkan Karhutla ke Siaga Darurat

Jumat, 11 Sep 2026 - 16:39 WIB