GOTO Kembali Jadi Sorotan, Buyback 7,59 Miliar Saham Rampung dan Siapkan Dana Rp3,5 Triliun

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menutup program pembelian kembali saham atau buyback setelah berjalan selama satu tahun. Perusahaan menyelesaikan aksi tersebut pada 18 Juni 2026 setelah mulai menjalankannya sejak 19 Juni 2025.

Langkah itu menjadi bagian dari strategi GOTO untuk mengatur komposisi saham dan memperkuat nilai perusahaan. Selain itu, perseroan juga menyiapkan rencana buyback lanjutan dengan nilai mencapai Rp3,5 triliun.

Sebelumnya, pemegang saham GOTO memberikan persetujuan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 18 Juni 2025. Setelah mendapat persetujuan tersebut, perusahaan menjalankan program sesuai aturan pasar modal.

GOTO Catat Pembelian 7,59 Miliar Saham Seri A

Direktur GOTO, Simon Tak Leung Ho, mengatakan perusahaan telah menyelesaikan seluruh tahapan buyback sesuai keputusan RUPSLB.

“Dengan demikian, pelaksanaan pembelian kembali saham sebagaimana telah disetujui dalam RUPSLB 18 Juni 2025 telah berakhir, dengan total saham yang dibeli kembali sebanyak 7.593.660.600 lembar saham Seri A,” ujar Simon dalam keterbukaan informasi, dikutip Jumat (19/6/2026).

Selama periode satu tahun, GOTO membeli kembali 7.593.660.600 saham Seri A. Jumlah tersebut menjadi bagian dari langkah perusahaan dalam mengelola jumlah saham yang beredar.

Baca Juga :  RUPS ADRO Setujui Buyback Rp5 Triliun, Ini Rencana dan Pembagian Dividennya

Kemudian, GOTO mencatat kepemilikan saham treasuri sebanyak 39.780.078.403 saham Seri A setelah program tersebut selesai.

Di sisi lain, jumlah saham beredar GOTO di luar saham treasuri mencapai 1.151.364.918.817 lembar saham.

Perseroan Siapkan Rencana Buyback Baru

Tidak berhenti pada program sebelumnya, GOTO juga membuka peluang menjalankan pembelian kembali saham berikutnya.

Perseroan menyiapkan dana hingga Rp3,5 triliun untuk aksi buyback lanjutan. Namun, perusahaan tetap mengikuti ketentuan dan mekanisme yang berlaku di pasar modal.

Selanjutnya, GOTO menyampaikan laporan hasil buyback kepada pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 18 Juni 2026.

Investor Perhatikan Strategi Saham GOTO

Aksi buyback menjadi salah satu langkah yang sering digunakan perusahaan terbuka untuk mengatur struktur saham.

Melalui pembelian kembali saham, perusahaan dapat mengelola jumlah saham di pasar. Selain itu, langkah tersebut juga dapat menunjukkan strategi manajemen dalam menjaga kepercayaan investor.

Meski begitu, investor tetap perlu memperhatikan kinerja bisnis GOTO, kondisi pasar, serta perkembangan fundamental perusahaan.

Baca Juga :  Saat Harga Batu Bara Naik, Kinerja Emiten Tambang Justru Tertahan

Karena itu, keputusan investasi tidak hanya bergantung pada aksi korporasi, tetapi juga pada kemampuan perusahaan menciptakan pertumbuhan.

Dampak Buyback terhadap Saham Beredar

Buyback dapat mengurangi jumlah saham yang tersedia di pasar apabila perusahaan menyimpan saham tersebut sebagai saham treasuri.

Dengan jumlah saham beredar yang lebih kecil, investor biasanya mencermati potensi perubahan rasio keuangan perusahaan.

Namun, pasar tetap akan melihat berbagai faktor lain seperti pendapatan, strategi bisnis, dan kondisi industri teknologi.

FAQ

Apa itu buyback saham GOTO?

Buyback saham GOTO merupakan kegiatan ketika perusahaan membeli kembali sahamnya dari pasar sesuai aturan yang berlaku.

Kapan GOTO menjalankan program buyback?

GOTO menjalankan program buyback mulai 19 Juni 2025 hingga 18 Juni 2026.

Berapa saham yang dibeli GOTO?

GOTO membeli kembali sebanyak 7.593.660.600 saham Seri A selama periode program.

Berapa jumlah saham treasuri GOTO?

GOTO mencatat saham treasuri sebanyak 39.780.078.403 saham Seri A setelah menyelesaikan program.

Apakah GOTO melakukan buyback lagi?

GOTO menyiapkan rencana buyback lanjutan dengan nilai mencapai Rp3,5 triliun.(Tim)

Berita Terkait

Dana Asing Tinggalkan BBRI dan BMRI, BBCA Justru Borong Dukungan Investor Saat Pasar Berubah Arah
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 19 Juni 2026 Bergerak, Cek Karat Tertinggi hingga Nilai Buyback
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 19 Juni 2026: Antam, UBS, dan Galeri 24 Punya Selisih Harga Menarik
Emas Antam Turun Rp31 Ribu Hari Ini 19 Juni 2026, Cek Harga Terbaru dan Buyback Pegadaian
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 18 Juni 2026 Masih Kokoh, Segini Daftar Terbarunya di Tengah Perhatian Pasar
Harga Emas Antam Pegadaian Hari Ini 17 Juni 2026 Stabil, Investor Pantau Peluang di Tengah Pasar yang Berubah
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 17 Juni 2026 Stabil, Cek Daftar Lengkap Harga 12–24 Karat
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 15 Juni 2026 Bergerak Tak Seragam, Karat 24 Bertahan di Puncak Rp2,3 Juta per Gram
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:37 WIB

Dana Asing Tinggalkan BBRI dan BMRI, BBCA Justru Borong Dukungan Investor Saat Pasar Berubah Arah

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:00 WIB

GOTO Kembali Jadi Sorotan, Buyback 7,59 Miliar Saham Rampung dan Siapkan Dana Rp3,5 Triliun

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 19 Juni 2026 Bergerak, Cek Karat Tertinggi hingga Nilai Buyback

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 19 Juni 2026: Antam, UBS, dan Galeri 24 Punya Selisih Harga Menarik

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:00 WIB

Emas Antam Turun Rp31 Ribu Hari Ini 19 Juni 2026, Cek Harga Terbaru dan Buyback Pegadaian

Berita Terbaru