SUMBAR – Tim Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar), yang diketuai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, mengunjungi Masjid Hidayah, Sungai Buluah, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (3/3/2026). Kunjungan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan menyerap aspirasi masyarakat.
Sejarah dan Kondisi Masjid Hidayah
Pengurus Masjid Hidayah menjelaskan, masjid ini awalnya berstatus mushala dan dipugar pada 2023 melalui swadaya masyarakat dengan biaya sekitar Rp2 miliar. Sejak 2025, statusnya resmi menjadi masjid.
Namun, beberapa fasilitas belum terbangun, seperti menara, tempat wudu, dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) karena keterbatasan anggaran.
Masyarakat berharap kehadiran Tim Safari Ramadan dapat mempercepat pembangunan fasilitas tersebut agar masjid berfungsi optimal sebagai pusat ibadah dan pembinaan umat.
Kondisi Pascabencana di Padang Pariaman
Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman, Rudi Repinaldi Rilis, memaparkan dampak bencana akhir November lalu. Ia menyebut 56 jembatan terdampak, 36 di antaranya rusak berat. Selain itu, 40 saluran irigasi dan sejumlah ruas jalan kabupaten juga mengalami kerusakan.
Menurutnya, pemerintah kabupaten telah mendapat dukungan dari provinsi dan pusat, antara lain:
Perbaikan tujuh jaringan SPAM senilai Rp270 miliar dari pemerintah pusat
Rehabilitasi lahan terdampak bencana oleh Kementerian Pertanian senilai Rp12,7 miliar
Bantuan sosial dari Kementerian Sosial
“Kami berharap berbagai bantuan ini dapat kita kawal bersama agar dimanfaatkan sesuai peruntukan,” ujarnya.
Safari Ramadan dan Penguatan Silaturahmi
Sekda Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, menjelaskan Safari Ramadan Provinsi tahun ini melibatkan 14 tim yang turun langsung ke berbagai daerah. Tim ini memperkuat silaturahmi dan menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.
Selain itu, ia menekankan bahwa berdasarkan data BNPB, Sumbar termasuk daerah yang relatif cepat pulih dari bencana karena kuatnya solidaritas masyarakat. Namun, upaya menjaga lingkungan dan mitigasi tetap menjadi perhatian agar risiko bencana dapat ditekan.
Sektor Fokus Percepatan Pembangunan
Arry menegaskan Pemprov Sumbar memfokuskan pembangunan di beberapa sektor:
Peningkatan kualitas sumber daya manusia
Penguatan ekonomi berbasis UMKM
Optimalisasi sektor pariwisata
Pengembangan program unggulan Nagari Creative Hub (NCH) sebagai motor ekonomi nagari
Terkait rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, dari total usulan Rp21 triliun, pemerintah pusat menyetujui Rp8 triliun untuk Sumatera Barat. Ia berharap anggaran ini dioptimalkan melalui pengawalan dan komitmen bersama untuk mempercepat pemulihan daerah.
Penyerahan Bantuan untuk Masjid dan Masyarakat
Dalam kesempatan ini, Sekda menyerahkan sejumlah bantuan untuk Masjid Hidayah dan Kabupaten Padang Pariaman:
Dana hibah Masjid Hidayah: Rp50 juta
Al-Quran dari ASN Pemprov: 40 buah
1 dus kain sarung dari Baznas
Al-Quran dan alat kebersihan dari Kemenag Padang Pariaman
Bantuan CSR dari Bank Nagari: Rp5 juta
Selain itu, Dinas Sosial Provinsi Sumbar menyalurkan Bantuan Biaya Pemakanan untuk enam panti swasta di Kabupaten Padang Pariaman senilai Rp840 juta. Keenam panti tersebut antara lain:
1. Panti Asuhan Bhakti Sicincin
2. Panti Aisyah Lubuk Alung
3. Panti Asuhan Bhakti Lubuk Alung
4. PSAA Mukarramah Pauh Kamba
5. PSAA Ummatul Yaqin
6. Panti Asuhan Al Kausar Muhammadiah
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









