Rekening Ludes Sekejap, Ini Tips OJK Agar Aman di Ramadan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Menjelang Lebaran, penipuan keuangan dan kejahatan digital semakin marak. Oleh karena itu, OJK mengimbau masyarakat selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan.

Pejabat Sementara Ketua OJK, Friderica Widyasari Dewi, mencatat selama 10 hari pertama Ramadan, masyarakat melaporkan 13.100 kasus penipuan dan 22.900 rekening bermasalah. Selain itu, jumlah laporan meningkat dibandingkan sebelum Ramadan 2025.

Kiki, sapaan akrab Friderica, menyebut pelaku penipuan sering menyamar sebagai perusahaan asing. Mereka menggunakan tutur kata meyakinkan agar korban percaya. Dengan demikian, pelaku bisa menguras uang di rekening tanpa bertatap muka.

Baca Juga :  Promo Gratis Ongkir Rp0, Ini Cara Belanja Lebih Hemat

Berbeda dari dulu, pelaku kini memanfaatkan teknologi digital. Mereka tidak perlu menemui korban. Sebagai contoh, orang tiba-tiba kehilangan saldo ketika mengklik tautan palsu.

OJK memperkuat layanan pengaduan melalui portal IASC untuk mengantisipasi scam dan fraud. Selain itu, masyarakat diminta berhati-hati pada penipuan belanja online, terutama menjelang Lebaran. Ibu-ibu yang membeli pakaian atau aksesoris online menjadi target favorit penipu.

Baca Juga :  Promo Shopee VIP Day Hari Ini 15 Juni 2026, Diskon hingga Rp1,5 Juta dan Gratis Ongkir Jadi Buruan

Transaksi promo Lebaran juga rawan. Penipu bisa melacak lokasi pembelian barang. Oleh karena itu, masyarakat harus selalu mengecek tautan sebelum mengklik.

OJK juga menyoroti penipuan konvensional, misalnya jual beli kendaraan bekas. Pelaku memanfaatkan momen mudik untuk menipu pembeli mobil atau motor, lalu langsung mengambil uang korban. Dengan langkah cepat, OJK dan bank terkait memblokir transaksi yang mencurigakan.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Kejagung Ambil Alih Tiga Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie, Ini Alasan di Balik Langkah Besar Penyidikan
KPK Bongkar Dugaan Setoran Rp2,93 Miliar, Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka
Polisi Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka, Ini Fakta yang Terungkap
Wabup Sukoharjo Buka Suara usai OTT KPK, Tegaskan Pelayanan Publik Tetap Berjalan dan ASN Diminta Tetap Tenang
Mengapa Shell Masih Belum Jual Bensin? ESDM Ungkap Dugaan Penyebabnya, Harga Minyak Dunia Jadi Sorotan
Mulai 1 Oktober, Seluruh SPBU Wajib Jual Biosolar B50, Indonesia Bersiap Tinggalkan Impor Solar
OTT KPK Guncang Sukoharjo, Dugaan Pemerasan Perangkat Daerah Seret Bupati Etik Suryani
105 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Mabes TNI Ingatkan Amanah dan Tanggung Jawab
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:00 WIB

Kejagung Ambil Alih Tiga Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie, Ini Alasan di Balik Langkah Besar Penyidikan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:00 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Rp2,93 Miliar, Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:30 WIB

Polisi Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka, Ini Fakta yang Terungkap

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:00 WIB

Wabup Sukoharjo Buka Suara usai OTT KPK, Tegaskan Pelayanan Publik Tetap Berjalan dan ASN Diminta Tetap Tenang

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:00 WIB

Mengapa Shell Masih Belum Jual Bensin? ESDM Ungkap Dugaan Penyebabnya, Harga Minyak Dunia Jadi Sorotan

Berita Terbaru