Amerika Serikat Mulai Refund Tarif Impor Rp2.900 Triliun

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Pemerintah Amerika Serikat mulai membuka proses pengembalian dana (refund) tarif impor dalam jumlah besar. Otoritas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan (CBP) memastikan importir dapat mengajukan klaim mulai 20 April 2026.

CBP menyiapkan sistem administrasi bernama CAPE (Consolidated Administration and Processing of Entries) untuk memproses pengajuan tahap awal. Sistem ini akan menangani dokumen impor yang sederhana dan baru. Sementara itu, CBP akan memproses kasus yang lebih kompleks pada tahap berikutnya.

Baca Juga :  Arab Saudi–Mesir Bangun Koridor Logistik Baru, Hindari Selat Hormuz

Langkah ini mengikuti putusan Mahkamah Agung AS pada Februari 2026. Pengadilan membatalkan sejumlah tarif impor yang sebelumnya diberlakukan Presiden Donald Trump dengan alasan kewenangan darurat.

Data pemerintah menunjukkan lebih dari 53 juta entri impor terdampak kebijakan tersebut. Skala ini membuat program refund berpotensi menjadi pengembalian dana terbesar dalam sejarah pemerintah AS.

Pada Maret 2026, Pengadilan Perdagangan Internasional AS memerintahkan pemerintah federal mengembalikan hingga US$170 miliar atau sekitar Rp2.913 triliun kepada sekitar 330.000 importir. Pengadilan juga meminta pemerintah menambahkan bunga dalam pembayaran tersebut.

Baca Juga :  Prabowo–Trump Bahas Tarif Impor

Sejak putusan itu, CBP terus melaporkan perkembangan kepada pengadilan. Otoritas juga merinci strategi untuk menangani volume klaim yang sangat besar.

Kebijakan ini menjadi titik balik dalam sengketa tarif dagang era Trump. Di sisi lain, pemerintah AS masih membuka peluang kebijakan tarif baru pada periode mendatang.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Bukan Sekadar AC Biasa, Ini Rahasia Masjidil Haram Tetap Sejuk Saat Suhu Makkah Menyengat
Beasiswa TAMBA SAMBA 2027 Resmi Dibuka, Profesional Indonesia Bisa Raih Kuliah MBA Gratis di AS Plus Tunjangan Rp44 Juta
Istana Buckingham Cari Videografer, Gaji Tembus Rp1 Miliar Setahun dan Bisa Ikut Agenda Raja Charles
Ubah Haluan, Vietnam Tunda Larangan Motor Bensin, Transisi Berlanjut hingga 2028
Norwegia Batasi AI di Sekolah Dasar, Fokus Kembali ke Belajar Dasar
Harga Minyak Dunia Naik ke US$81, Ketegangan Iran-AS Guncang Pasar Energi
Jay Idzes Dukung Ismael Kone, Pesan Haru Kapten Timnas Indonesia Usai Cedera Horor Piala Dunia 2026
Mimpi Kuliah Gratis ke Rusia Bisa Jadi Nyata, 300 Beasiswa Dibuka untuk Pelajar Indonesia
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:34 WIB

Bukan Sekadar AC Biasa, Ini Rahasia Masjidil Haram Tetap Sejuk Saat Suhu Makkah Menyengat

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:00 WIB

Beasiswa TAMBA SAMBA 2027 Resmi Dibuka, Profesional Indonesia Bisa Raih Kuliah MBA Gratis di AS Plus Tunjangan Rp44 Juta

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:47 WIB

Istana Buckingham Cari Videografer, Gaji Tembus Rp1 Miliar Setahun dan Bisa Ikut Agenda Raja Charles

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:00 WIB

Ubah Haluan, Vietnam Tunda Larangan Motor Bensin, Transisi Berlanjut hingga 2028

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:00 WIB

Norwegia Batasi AI di Sekolah Dasar, Fokus Kembali ke Belajar Dasar

Berita Terbaru