JAKARTA – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, memastikan pemerintah tidak melanjutkan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Pemerintah memilih pembelajaran tatap muka untuk menjaga kualitas pendidikan.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan pemerintah tidak akan menerapkan kembali PJJ dalam waktu dekat. Ia menilai metode itu belum mampu menjaga kualitas pembelajaran.
Pembelajaran tatap muka memberi efektivitas lebih tinggi. Guru dan siswa berinteraksi langsung. Interaksi ini membantu siswa memahami materi dengan lebih baik.
Selama PJJ, berbagai kendala muncul. Banyak daerah tidak memiliki akses internet yang memadai. Guru juga kesulitan mengawasi proses belajar. Kondisi ini menurunkan capaian akademik siswa.
Pemerintah kini mendorong sekolah memperkuat pembelajaran tatap muka. Guru perlu berperan lebih aktif. Mereka harus menciptakan metode belajar yang interaktif dan adaptif.
Kementerian terus mengevaluasi kualitas pendidikan pasca pandemi. Pemerintah memprioritaskan pemulihan learning loss. Pemerintah juga menargetkan peningkatan kompetensi siswa.
Teknologi tetap mendukung proses pembelajaran. Namun, guru dan siswa tetap menjalankan proses belajar utama di kelas.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









