PADANG – Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyalurkan bantuan pemerintah pusat kepada masyarakat Kota Padang yang terdampak bencana hidrometeorologi. Penyerahan bantuan berlangsung secara simbolis di Kantor PT Pos Indonesia Cabang Padang, Senin (15/3/2026).
Bantuan Jaminan Hidup dan Hunian Sementara
Bantuan mencakup Jaminan Hidup (Jadup), isi hunian sementara, dan stimulan ekonomi. Presiden Prabowo Subianto juga mengirim paket perlengkapan ibadah dan pakaian untuk masyarakat.
Tahap awal bantuan Jadup menyasar 72 Kepala Keluarga (KK) di Hunian Sementara (Huntara) Lubuk Buaya.
“Setiap jiwa menerima Rp15.000 per hari selama tiga bulan. Total bantuan keluarga berkisar Rp1.350.000 hingga Rp10.800.000, tergantung jumlah anggota keluarga,” jelas Fadly.
Bantuan Sosial Isi Hunian dan Stimulan Ekonomi
Pemerintah memberikan bantuan sosial isi hunian Rp3.000.000 per KK agar warga memiliki perlengkapan rumah tangga dasar.
Fadly juga menyalurkan stimulan ekonomi Rp5.000.000 per KK kepada 112 kepala keluarga. Bantuan ini membantu warga memulai kembali usaha yang sempat terhenti.
Penerima Bantuan dan Wilayah Terdampak
Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Eri Sendjaya, menyebut 581 jiwa menerima bantuan Jadup. Sebanyak 730 KK menerima bantuan isi hunian dan stimulan ekonomi.
“Penerima bantuan tersebar di empat kecamatan terdampak, yakni Koto Tangah, Nanggalo, Kuranji, dan Pauh. Kami menyalurkan bantuan melalui PT Pos untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas,” jelas Eri.
Bantuan Sandang dan Perlengkapan Ibadah dari Presiden
Direktur Toponimi dan Batas Daerah Ditjen Bina Adwil Kemendagri, Raziras Rahmadillah, menyerahkan bantuan sandang dan perlengkapan ibadah dari Presiden Prabowo Subianto.
Paket bantuan mencakup 1.000 Al-Qur’an, 2.000 sajadah, 1.000 sarung, 1.000 mukena, serta ribuan potong pakaian, mulai dari jaket, kemeja, jilbab, hingga pakaian bayi.
Imbauan untuk Warga Terdampak
Fadly Amran meminta warga yang terdampak tetapi belum terdata segera berkoordinasi dengan pihak kelurahan.
“Kami ingin memastikan tidak ada warga yang terlewat dalam proses pemulihan ini,” pungkas Fadly.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









