JAKARTA – OPPO kembali menarik perhatian pasar smartphone global setelah muncul kabar tentang perangkat baru bernama Reno X. Informasi ini berasal dari pembocor teknologi Digital Chat Station yang mengklaim sudah melihat langsung prototipe perangkat tersebut. Ia menyebut OPPO tidak lagi sekadar mengandalkan desain Reno konvensional, tetapi mulai menguji konsep layar lebar yang mendekati ponsel lipat tanpa mekanisme engsel.
Kehadiran Reno X langsung memicu spekulasi di kalangan penggemar teknologi karena OPPO selama ini agresif mengembangkan perangkat lipat seperti seri Find N. Namun kali ini perusahaan tampak mencoba pendekatan berbeda yang lebih sederhana dari sisi struktur, tetapi tetap menawarkan pengalaman layar luas.
Layar 16:10 dan konsep semi-foldable
Bocoran menyebut Reno X membawa layar datar berukuran 6,39 inci dengan rasio aspek 16:10. Rasio ini lebih lebar dibandingkan smartphone modern pada umumnya yang cenderung memakai format 20:9 atau lebih panjang.
OPPO diduga merancang format ini untuk memberikan pengalaman multitasking yang lebih nyaman. Pengguna bisa membuka dua aplikasi berdampingan dengan ruang tampilan lebih lega. Selain itu, pengalaman menonton video dan bermain game juga terasa lebih imersif karena bidang pandang lebih luas.
Menariknya, OPPO tidak memakai mekanisme lipat konvensional. Perusahaan justru mengembangkan konsep semi-foldable yang tidak bergantung pada engsel fisik. Pendekatan ini bertujuan mengurangi risiko kerusakan engsel sekaligus menekan biaya produksi yang selama ini menjadi tantangan utama pada smartphone lipat.
Spesifikasi yang beredar di rumor
Selain desain layar, bocoran juga menyebut Reno X akan memakai chipset kelas flagship dari MediaTek Dimensity seri 9. Chip ini dikenal memiliki performa tinggi yang mampu menangani gaming berat, pemrosesan AI, hingga multitasking intensif.
Dari sisi daya, perangkat ini disebut membawa baterai besar hingga 7.000 mAh. Kapasitas ini jauh di atas rata-rata smartphone premium saat ini yang berada di kisaran 4.500 hingga 5.500 mAh. OPPO tampak ingin menjawab kebutuhan pengguna yang menginginkan perangkat tahan lama untuk aktivitas seharian penuh tanpa sering mengisi ulang daya.
Meski belum ada konfirmasi resmi, kombinasi layar lebar, chipset flagship, dan baterai besar menunjukkan OPPO menargetkan segmen pengguna produktif dan penggemar multimedia.
Strategi OPPO di tengah persaingan smartphone lipat
Langkah OPPO mengembangkan Reno X menunjukkan perubahan strategi di pasar smartphone. Selama beberapa tahun terakhir, tren ponsel lipat berkembang cepat dengan pemain besar seperti Samsung dan Huawei yang terus memperbarui lini foldable mereka.
Namun biaya produksi tinggi dan kekhawatiran soal daya tahan engsel masih menjadi hambatan utama adopsi massal. OPPO mencoba masuk dari sisi berbeda dengan menghilangkan engsel sepenuhnya dan tetap menghadirkan pengalaman layar luas.
Jika konsep ini berhasil, OPPO berpotensi menciptakan kategori baru di antara smartphone biasa dan ponsel lipat. Pendekatan ini juga bisa menekan harga jual sehingga lebih mudah dijangkau konsumen.
Dampak ke pasar dan antisipasi peluncuran
Kehadiran Reno X masih berada pada tahap rumor, tetapi informasi yang beredar sudah cukup untuk memicu diskusi di industri teknologi. Banyak pengamat menilai OPPO tengah mencari terobosan desain setelah persaingan ketat di segmen flagship.
Jika OPPO benar-benar meluncurkan perangkat ini, pasar smartphone kemungkinan akan melihat perubahan arah desain menuju perangkat layar lebar tanpa mekanisme kompleks. Produsen lain juga bisa terdorong untuk mengeksplorasi konsep serupa.
Hingga kini OPPO belum memberikan pernyataan resmi terkait Reno X. Namun perkembangan ini memperlihatkan bahwa perusahaan terus mendorong inovasi di luar batas desain smartphone konvensional.
Dengan kombinasi desain unik, performa tinggi, dan baterai besar, Reno X berpotensi menjadi salah satu perangkat paling menarik jika benar-benar hadir di pasar.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









