Norwegia Borong 24 Saham RI, Properti dan Energi Jadi Andalan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pemerintah Norwegia mengoleksi saham di 24 perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). BEI merilis daftar pemegang saham di atas 1% untuk meningkatkan transparansi pasar modal.

Berdasarkan data IDNFinancials.com hingga akhir Februari 2026, pemerintah Norwegia menyebar investasinya ke sembilan sektor. Namun, mereka membatasi kepemilikan di setiap emiten di bawah 5%. Karena itu, daftar rutin pemegang saham tidak selalu mencantumkan nama mereka.

Sektor Properti Mendominasi

Di sektor properti, pemerintah Norwegia memegang lima saham. Mereka memiliki PT Ciputra Development Tbk (CTRA) sebesar 2,47%, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) 1,93%, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) 1,58%, PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) 1,24%, dan PT Sentul City Tbk (BKSL) 1,16%.

Konsumer hingga Teknologi

Selain properti, pemerintah Norwegia juga masuk ke sektor konsumer siklikal. Mereka memegang PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) 2,31%, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) 1,38%, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) 1,06%, dan PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) 1,03%.

Baca Juga :  IHSG Tergelincir ke 7.389, Investor Asing Ramai Jual Saham

Pada sektor konsumer non-siklikal, mereka mengoleksi PT Mayora Indah Tbk (MYOR) 1,56%, PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) 1,20%, dan PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) 1,14%.

Kemudian, di sektor barang baku, mereka menggenggam PT Vale Indonesia Tbk (INCO) 1,23%, PT Timah Tbk (TINS) 1,11%, dan PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) 1,14%.

Di sektor kesehatan, mereka memegang PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) 2,43% dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) 1,30%. Sementara itu, di sektor keuangan mereka mengoleksi PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) 2,68% dan PT Panin Financial Tbk (PNLF) 1,48%.

Baca Juga :  Harga Pajero Sport Bekas: Pilihan Tangguh Sesuai Budget

Pada sektor teknologi, mereka memiliki PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) 1,54% dan PT Mastersystem Infotama Tbk (MSTI) 1,45%. Selain itu, di sektor energi mereka memegang PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) 3,03%.

Selanjutnya, di sektor perindustrian mereka menggenggam PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) 1,49%, sedangkan di sektor transportasi mereka mengoleksi PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) 1,67%.

Namun, pemerintah Norwegia belum mengoleksi saham sektor infrastruktur.

Sebelumnya, BEI merilis data pemegang saham di atas 1% untuk memperkuat keterbukaan informasi. Kebijakan tersebut juga merespons usulan dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait peningkatan transparansi pasar modal Indonesia.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Melejit, Rp 2,9 Juta per Gram
Pembelian Pertalite dan Solar Dibatasi Mulai Hari Ini 1 April 2026
Honda dan Sony Akhiri Kerja Sama, Proyek Mobil Listrik Afeela Kandas
PEDRO Official Store Ramai Diburu, Ini Cara Dapat Produk Asli
Perusahaan Antre IPO di BEI, Didominasi Emiten Jumbo dan Sektor Konsumer
Jetour T2 Diserbu Aksesori, SUV Gagah Ini Makin Dilirik Pecinta Off-Road
Maybank Indonesia Usul Tebar Dividen Rp580 Miliar di RUPST April 2026
Bisnis Franchise Maxim Kian Dilirik, Ini Peluang dan Skemanya
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 16:30 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Melejit, Rp 2,9 Juta per Gram

Rabu, 1 April 2026 - 15:30 WIB

Pembelian Pertalite dan Solar Dibatasi Mulai Hari Ini 1 April 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:00 WIB

Honda dan Sony Akhiri Kerja Sama, Proyek Mobil Listrik Afeela Kandas

Senin, 30 Maret 2026 - 23:00 WIB

PEDRO Official Store Ramai Diburu, Ini Cara Dapat Produk Asli

Senin, 30 Maret 2026 - 15:00 WIB

Perusahaan Antre IPO di BEI, Didominasi Emiten Jumbo dan Sektor Konsumer

Berita Terbaru

Oplus_0

Politik

Muscab PKB Kerinci, 5 Nama Calon Ketua Diajukan ke DPP

Kamis, 2 Apr 2026 - 14:20 WIB