Intel Masuk Rantai Produksi Chip Apple, Strategi Baru Kurangi Ketergantungan TSMC Mulai 2027

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Rumor baru mengguncang industri semikonduktor global. Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Apple, disebut mulai menguji kerja sama produksi chip dengan Intel. Langkah ini membuka peluang perubahan besar dalam rantai pasok chip untuk iPhone, iPad, hingga Mac.

Analis Ming-Chi Kuo menyebut Intel sudah menjalankan uji coba produksi skala kecil. Fokus awalnya menyasar chip untuk perangkat kelas bawah, bukan lini paling premium Apple Silicon. Produksi massal diperkirakan baru berjalan pada 2027 hingga 2028.

TSMC Tetap Pegang Kendali Utama

Selama hampir satu dekade terakhir, TSMC menjadi mitra utama Apple dalam memproduksi chip A-series dan M-series. Dominasi ini membuat Apple sangat bergantung pada satu pemasok.

Meski Intel masuk ke rantai pasok, TSMC masih memegang sekitar 90% produksi chip Apple. Artinya, perubahan ini tidak langsung menggantikan posisi TSMC, tetapi hanya menambah opsi produksi.

Fokus Intel: Produksi, Bukan Desain Chip

Sumber industri menyebut Intel tidak ikut merancang chip Apple. Peran Intel hanya terbatas pada fabrikasi atau proses produksi semikonduktor.

Apple tetap merancang chip secara mandiri melalui tim Apple Silicon. Intel hanya menjalankan proses manufaktur menggunakan teknologi fabrikasi 18A, salah satu node terbaru yang sedang Intel kembangkan untuk bersaing di pasar foundry global.

Baca Juga :  JPMorgan Peringatkan AI Ancam Pekerjaan Entry-Level, Bisa Picu PHK Massal

Strategi Apple: Diversifikasi dan Efisiensi Biaya

Apple mengambil langkah ini untuk mengurangi risiko ketergantungan pada satu pemasok. Dengan dua mitra produksi, Apple bisa menekan biaya, memperkuat rantai pasok, dan meningkatkan stabilitas produksi global.

Selain itu, langkah ini memberi Apple ruang negosiasi lebih besar terhadap TSMC. Persaingan antar vendor juga berpotensi menurunkan biaya produksi chip dalam jangka panjang.

Laporan dari Wall Street Journal menyebut kedua perusahaan sudah mencapai kesepakatan awal. Namun, Apple dan Intel belum mengeluarkan pengumuman resmi terkait kerja sama ini.

Intel Incar Kebangkitan Bisnis Foundry

Intel kini berupaya memperkuat bisnis foundry atau jasa manufaktur chip untuk perusahaan lain. Kerja sama dengan Apple akan menjadi salah satu pencapaian terbesar jika benar terealisasi.

Perusahaan juga ingin memperbaiki posisi mereka di industri semikonduktor setelah kehilangan dominasi di era sebelumnya. Dengan masuknya Apple sebagai klien, Intel bisa memperkuat reputasi di pasar global.

Dampak ke Industri Chip Global

Jika kerja sama ini berkembang, pasar semikonduktor akan memasuki fase persaingan baru. TSMC tetap dominan, tetapi Intel mulai mendapatkan peluang untuk merebut sebagian produksi kelas menengah.

Langkah Apple juga bisa memicu perusahaan teknologi lain untuk melakukan diversifikasi serupa. Tren multi-supplier berpotensi menjadi standar baru di industri chip.

Baca Juga :  Xiaomi Mulai Uji Android 17 Beta HyperOS 3.3, Ini Daftar HP yang Kebagian Lebih Dulu

Sumber teknologi seperti MacRumors menyebut Apple tetap memprioritaskan chip paling canggih untuk diproduksi TSMC, sementara Intel menangani chip generasi lama atau produk dengan kebutuhan performa lebih rendah.

Kesimpulan

Kerja sama Apple dan Intel menandai perubahan strategi besar dalam industri semikonduktor. Apple tidak meninggalkan TSMC, tetapi mulai membuka jalur produksi baru untuk memperkuat posisi jangka panjangnya. Intel pun mendapatkan peluang untuk kembali relevan di pasar chip global.

FAQ

1. Apakah Intel akan membuat chip Apple Silicon terbaru?

Tidak. Intel hanya menangani produksi chip tertentu, bukan desain chip Apple Silicon generasi terbaru.

2. Apakah TSMC akan kehilangan peran di Apple?

Tidak dalam waktu dekat. TSMC masih memproduksi sekitar 90% chip Apple.

3. Kapan produksi chip Apple di Intel dimulai?

Produksi skala kecil sudah berjalan, sedangkan produksi massal diperkirakan mulai 2027–2028.

4. Apa keuntungan Apple dari kerja sama ini?

Apple bisa mengurangi risiko rantai pasok, menekan biaya produksi, dan meningkatkan fleksibilitas pemasok.

5. Apakah kerja sama ini sudah resmi?

Belum. Apple dan Intel belum mengumumkan kerja sama secara resmi.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Kemenkes Siapkan Robot Bedah AI Buatan Indonesia, Budi Gunadi Ungkap Strategi Besar Tingkatkan Layanan Medis
Kuota Internet Tak Hangus Lagi, Begini Cara Daftar Paket Rollover Telkomsel, IM3 dan XLSmart
MK Wajibkan Operator Hadirkan Opsi Kuota Tak Hangus, Jutaan Pengguna Internet Kini Lebih Terlindungi
Internet Seluler Indonesia Dibidik Tembus 100 Mbps, Komdigi Pasang Target Besar hingga 2029
Honor Robot Phone Meledak Usai Final Piala Dunia 2026, Kamera Robot AI yang Dipakai Eric Garcia Bikin Dunia Gadget Heboh
Bikin Konten Kini Lebih Hemat! Telkomsel Luncurkan Paket CapCut Premium Rp68 Ribu, Bonus Kuota Internet
BRIN Sulap Limbah Ampas Kopi Gayo Jadi Kemasan Pangan Antibakteri, Siap Tantang Dominasi Plastik
Lelang Frekuensi Rampung, Komdigi Resmi Tetapkan Pemenang 700 MHz dan 2,6 GHz
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:19 WIB

Kemenkes Siapkan Robot Bedah AI Buatan Indonesia, Budi Gunadi Ungkap Strategi Besar Tingkatkan Layanan Medis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:00 WIB

Kuota Internet Tak Hangus Lagi, Begini Cara Daftar Paket Rollover Telkomsel, IM3 dan XLSmart

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:00 WIB

MK Wajibkan Operator Hadirkan Opsi Kuota Tak Hangus, Jutaan Pengguna Internet Kini Lebih Terlindungi

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:54 WIB

Internet Seluler Indonesia Dibidik Tembus 100 Mbps, Komdigi Pasang Target Besar hingga 2029

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:00 WIB

Honor Robot Phone Meledak Usai Final Piala Dunia 2026, Kamera Robot AI yang Dipakai Eric Garcia Bikin Dunia Gadget Heboh

Berita Terbaru