JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat penguatan sepanjang pekan 13–17 April 2026. Bursa menutup perdagangan di zona hijau setelah investor meningkatkan aktivitas beli di sejumlah sektor unggulan.
Data perdagangan menunjukkan IHSG bergerak stabil dengan kecenderungan naik. Pelaku pasar merespons sentimen global yang lebih kondusif serta optimisme terhadap kinerja emiten domestik.
Namun, arus dana asing masih menunjukkan tekanan. Investor asing membukukan aksi jual bersih (net sell) dalam jumlah besar sejak awal tahun. Total dana yang keluar dari pasar modal Indonesia mencapai Rp39,86 triliun.
Tekanan jual dari investor global terjadi seiring perubahan arah kebijakan moneter dan dinamika ekonomi dunia. Kondisi ini membuat sebagian investor memilih mengalihkan dana ke instrumen yang dianggap lebih aman.
Meski begitu, investor domestik tetap menopang pergerakan IHSG. Aksi beli dari dalam negeri membantu menjaga indeks tetap berada di jalur positif sepanjang pekan.
Pelaku pasar kini mencermati sejumlah faktor penting, mulai dari arah suku bunga global hingga rilis data ekonomi dalam negeri. Sentimen tersebut akan menentukan arah IHSG pada perdagangan berikutnya.
Analis memproyeksikan IHSG masih berpeluang bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat terbatas. Investor pun disarankan tetap selektif dalam memilih saham dan mencermati perkembangan pasar global.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









