Honor X7d dan X6c Resmi di Indonesia, HP Baterai Jumbo Rp 3 Jutaan dengan Fitur AI Terbaru

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 17 Mei 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Persaingan smartphone kelas menengah di Indonesia kembali memanas setelah Honor meluncurkan dua perangkat terbaru, yakni Honor X7d dan Honor X6c. Perusahaan asal Tiongkok ini langsung menyasar segmen pengguna yang membutuhkan ponsel dengan baterai besar, fitur kecerdasan buatan, dan harga yang masih terjangkau di kisaran Rp 3 jutaan.

Honor memanfaatkan momentum pertumbuhan positif secara global untuk memperkuat kembali posisinya di Indonesia. Perusahaan ini mencatat pertumbuhan pengiriman yang stabil di tengah tekanan industri global, terutama akibat ketidakpastian pasokan komponen.

Dengan peluncuran ini, Honor menunjukkan strategi agresif untuk kembali merebut perhatian konsumen Indonesia yang semakin selektif dalam memilih perangkat.

Strategi Baru: Baterai Besar dan Fitur AI Jadi Senjata Utama

Honor tidak hanya membawa peningkatan spesifikasi, tetapi juga mengubah pendekatan produk. X7d dan X6c hadir dengan fokus pada efisiensi penggunaan sehari-hari.

Kedua perangkat ini membawa tombol khusus berbasis AI. Tombol ini memungkinkan pengguna mengakses aplikasi tertentu dengan cepat tanpa harus membuka menu utama. Honor mengarahkan fitur ini untuk mendukung produktivitas dan kemudahan multitasking.

Selain itu, Honor menekankan daya tahan baterai sebagai nilai jual utama. X7d membawa baterai 6.500 mAh, sedangkan X6c membawa kapasitas 5.300 mAh. Kedua perangkat mendukung pengisian cepat 35 watt.

Honor mengklaim baterai X7d mampu bertahan hingga dua hari penggunaan normal. Perusahaan juga menyebutkan bahwa kapasitas baterai tetap stabil hingga beberapa tahun pemakaian, meskipun klaim ini masih bergantung pada pola penggunaan pengguna.

Perbedaan Utama Honor X7d dan X6c

Honor membedakan kedua perangkat ini secara jelas agar menyasar segmen pengguna yang berbeda.

X7d menargetkan pengguna yang membutuhkan performa lebih tinggi, layar lebih besar, dan penyimpanan besar. Sementara X6c menyasar pengguna yang ingin ponsel fungsional dengan harga lebih rendah.

Baca Juga :  Asus Perkenalkan Laptop Gaming Terbaru, ROG Strix G16 dan G18

Honor X7d

X7d hadir dengan layar 6,77 inci TFT LCD yang memberikan ruang visual lebih luas untuk hiburan dan produktivitas. Perangkat ini menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 685 yang sudah cukup kuat untuk kebutuhan harian hingga gaming ringan.

Honor juga membekali X7d dengan RAM 8GB dan penyimpanan internal 512GB, menjadikannya salah satu opsi menarik di kelas menengah.

Pada sektor kamera, X7d membawa kamera utama 108MP dengan tambahan sensor depth 2MP. Kamera depan 8MP mendukung kebutuhan selfie dan video call.

Baterai 6.500 mAh menjadi salah satu daya tarik terbesar perangkat ini, ditambah dukungan fast charging 35 watt.

Honor X6c

Sementara itu, X6c hadir sebagai versi lebih ekonomis. Honor menggunakan layar 6,61 inci dengan resolusi HD+ yang cukup untuk kebutuhan standar seperti media sosial, browsing, dan streaming.

Perangkat ini menggunakan chipset MediaTek Helio G81 Ultra yang menyasar pengguna dengan kebutuhan ringan hingga menengah.

Honor menyematkan RAM 6GB dan penyimpanan 256GB, yang masih tergolong besar di kelas harga di bawah Rp 3 juta.

Untuk kamera, X6c membawa kamera utama 50MP dan kamera depan 5MP. Meski tidak setinggi X7d, konfigurasi ini tetap cukup untuk kebutuhan fotografi sehari-hari.

Fokus Kamera dan AI untuk Pengguna Modern

Honor menekankan peningkatan pengalaman kamera pada kedua perangkat. X7d menawarkan resolusi lebih tinggi dengan sensor 108MP yang menargetkan pengguna yang suka fotografi mobile.

Sementara X6c tetap menjaga keseimbangan antara kualitas dan efisiensi biaya. Honor menambahkan dukungan AI pada kamera untuk membantu pemrosesan gambar secara otomatis.

Fitur AI juga hadir di sistem operasi MagicOS 9.0 berbasis Android 15. Sistem ini mengatur performa perangkat, manajemen daya, dan optimasi aplikasi secara otomatis.

Dengan pendekatan ini, Honor ingin menghadirkan pengalaman yang lebih pintar tanpa membuat pengguna harus mengatur banyak pengaturan manual.

Baca Juga :  Honor 600 Super Edition Rilis: Baterai 8.600 mAh dan Kamera 200 MP Jadi Senjata Baru di Kelas Premium

Harga dan Posisi di Pasar Indonesia

Honor mematok harga X6c di angka sekitar Rp 2.999.000. Sementara X7d hadir dengan harga sekitar Rp 4.499.000.

Dengan harga tersebut, Honor langsung bersaing dengan merek besar lain di segmen mid-range seperti Xiaomi, Samsung, dan realme.

Strategi harga ini menunjukkan bahwa Honor tidak hanya ingin hadir kembali di Indonesia, tetapi juga ingin membangun ulang kepercayaan konsumen melalui kombinasi spesifikasi tinggi dan harga kompetitif.

Tantangan Honor di Tengah Persaingan Ketat

Meski membawa produk yang cukup menarik, Honor tetap menghadapi tantangan besar di Indonesia. Pasar smartphone lokal sangat kompetitif, dengan banyak brand menawarkan spesifikasi serupa di rentang harga yang hampir sama.

Selain itu, konsumen Indonesia kini lebih kritis terhadap ekosistem layanan, pembaruan perangkat lunak, dan dukungan purna jual. Honor harus memastikan distribusi, layanan servis, dan update sistem berjalan konsisten jika ingin bertahan.

Di sisi lain, tren penggunaan AI di smartphone memberi peluang besar. Jika Honor berhasil mengoptimalkan fitur AI secara nyata, bukan sekadar gimmick, perusahaan ini bisa mendapatkan momentum pertumbuhan baru.

Kesimpulan: Langkah Awal Reposisi Honor di Indonesia

Peluncuran Honor X7d dan X6c menandai langkah penting dalam strategi ekspansi kembali Honor di pasar Indonesia. Perusahaan ini menargetkan pengguna yang membutuhkan baterai tahan lama, performa stabil, dan fitur pintar berbasis AI.

Dengan harga yang kompetitif dan spesifikasi yang agresif, Honor mencoba membangun ulang citra sebagai brand yang relevan di segmen menengah.

Keberhasilan strategi ini akan sangat bergantung pada eksekusi jangka panjang, terutama dalam hal layanan, pembaruan perangkat lunak, dan kemampuan bersaing di pasar yang semakin padat.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Mahyeldi Pasang Alarm untuk Generasi Muda Sumbar: Kuasai AI, Jangan Biarkan Karakter Tergeser
Kemenkes Siapkan Robot Bedah AI Buatan Indonesia, Budi Gunadi Ungkap Strategi Besar Tingkatkan Layanan Medis
Kuota Internet Tak Hangus Lagi, Begini Cara Daftar Paket Rollover Telkomsel, IM3 dan XLSmart
MK Wajibkan Operator Hadirkan Opsi Kuota Tak Hangus, Jutaan Pengguna Internet Kini Lebih Terlindungi
Internet Seluler Indonesia Dibidik Tembus 100 Mbps, Komdigi Pasang Target Besar hingga 2029
Honor Robot Phone Meledak Usai Final Piala Dunia 2026, Kamera Robot AI yang Dipakai Eric Garcia Bikin Dunia Gadget Heboh
Bikin Konten Kini Lebih Hemat! Telkomsel Luncurkan Paket CapCut Premium Rp68 Ribu, Bonus Kuota Internet
BRIN Sulap Limbah Ampas Kopi Gayo Jadi Kemasan Pangan Antibakteri, Siap Tantang Dominasi Plastik
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 14:00 WIB

Mahyeldi Pasang Alarm untuk Generasi Muda Sumbar: Kuasai AI, Jangan Biarkan Karakter Tergeser

Senin, 27 Juli 2026 - 20:19 WIB

Kemenkes Siapkan Robot Bedah AI Buatan Indonesia, Budi Gunadi Ungkap Strategi Besar Tingkatkan Layanan Medis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:00 WIB

Kuota Internet Tak Hangus Lagi, Begini Cara Daftar Paket Rollover Telkomsel, IM3 dan XLSmart

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:00 WIB

MK Wajibkan Operator Hadirkan Opsi Kuota Tak Hangus, Jutaan Pengguna Internet Kini Lebih Terlindungi

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:54 WIB

Internet Seluler Indonesia Dibidik Tembus 100 Mbps, Komdigi Pasang Target Besar hingga 2029

Berita Terbaru