Jelang B50 Berlaku, Harga Sawit Aceh Belum Terbendung, TBS Tertinggi Tembus Rp3.537 per Kg

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH – Menjelang penerapan program biodiesel B50 pada Juli 2026, pekebun kelapa sawit di Aceh masih menikmati harga tandan buah segar (TBS) yang cukup tinggi. Kondisi tersebut memperkuat optimisme pelaku perkebunan karena nilai jual hasil panen tetap memberikan keuntungan.

Selain itu, harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) yang masih bertahan di atas Rp15.000 per kilogram ikut menopang pergerakan harga TBS di tingkat pekebun. Di sisi lain, pelaku pasar mulai menghitung potensi kenaikan kebutuhan minyak sawit domestik setelah pemerintah menjalankan program B50.

Karena itu, harga TBS di Aceh masih menunjukkan daya tahan yang kuat pada paruh kedua Juni 2026. Situasi tersebut memberikan sinyal positif bagi pekebun yang berharap tren harga baik terus berlanjut hingga semester kedua tahun ini.

Tim Harga Tetapkan TBS Periode 17–30 Juni 2026

Tim Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Pekebun Mitra Provinsi Aceh menetapkan harga TBS untuk periode 17–30 Juni 2026 melalui rapat bersama yang melibatkan unsur pemerintah dan pelaku industri.

Dalam perhitungan kali ini, tanaman sawit berusia 10 hingga 20 tahun kembali menghasilkan harga tertinggi dibandingkan kelompok umur lainnya. Kelompok usia produktif tersebut mencapai Rp3.537 per kilogram di wilayah timur dan Rp3.476 per kilogram di wilayah barat.

Sementara itu, tim juga menetapkan harga referensi CPO sebesar Rp15.136,16 per kilogram. Adapun harga inti sawit atau kernel mencapai Rp12.537,27 per kilogram.

Untuk mendukung perhitungan harga, tim menggunakan indeks K sebesar 89,38 persen di wilayah timur dan 87,84 persen di wilayah barat.

Wilayah Timur Catat Harga TBS Tertinggi

Wilayah timur masih menjadi daerah dengan harga TBS tertinggi di Aceh. Berikut rincian harga berdasarkan umur tanaman:

1. Umur 3 tahun: Rp2.652/Kg

2. Umur 4 tahun: Rp2.903/Kg

Baca Juga :  Harga Sawit Riau Naik Lagi, TBS Plasma Usia 9 Tahun Pecah Rekor Rp3.859,87 per Kg Pekan Ini

3. Umur 5 tahun: Rp3.080/Kg

4. Umur 6 tahun: Rp3.240/Kg

5. Umur 7 tahun: Rp3.367/Kg

6. Umur 8 tahun: Rp3.433/Kg

7. Umur 9 tahun: Rp3.459/Kg

8. Umur 10–20 tahun: Rp3.537/Kg

9. Umur 21 tahun: Rp3.405/Kg

10. Umur 22 tahun: Rp3.371/Kg

11. Umur 23 tahun: Rp3.328/Kg

12. Umur 24 tahun: Rp3.277/Kg

13. Umur 25 tahun: Rp3.218/Kg

Data tersebut menunjukkan bahwa tanaman pada usia produktif masih memberikan nilai ekonomi paling besar bagi pekebun.

Harga TBS Wilayah Barat Tetap Kompetitif

Meskipun berada sedikit di bawah wilayah timur, wilayah barat tetap mencatat harga yang kompetitif.

Berikut daftar harga TBS wilayah barat:

1. Umur 3 tahun: Rp2.607/Kg

2. Umur 4 tahun: Rp2.853/Kg

3. Umur 5 tahun: Rp3.027/Kg

4. Umur 6 tahun: Rp3.184/Kg

5. Umur 7 tahun: Rp3.309/Kg

6. Umur 8 tahun: Rp3.373/Kg

7. Umur 9 tahun: Rp3.399/Kg

8. Umur 10–20 tahun: Rp3.476/Kg

9. Umur 21 tahun: Rp3.346/Kg

10. Umur 22 tahun: Rp3.313/Kg

11. Umur 23 tahun: Rp3.270/Kg

12. Umur 24 tahun: Rp3.221/Kg

13. Umur 25 tahun: Rp3.163/Kg

Dengan capaian tersebut, pekebun di wilayah barat masih memperoleh harga yang cukup baik untuk menjaga pendapatan usaha perkebunan mereka.

Pekebun Swadaya Ikut Menikmati Harga Tinggi

Tidak hanya pekebun plasma yang memperoleh keuntungan dari kondisi pasar saat ini. Pekebun swadaya juga menikmati harga yang relatif menarik.

Untuk komposisi buah 100 persen tenera, pekebun swadaya menerima harga Rp3.241 per kilogram di wilayah timur. Sementara itu, pekebun di wilayah barat menerima Rp3.185 per kilogram.

Namun, harga tersebut bergantung pada komposisi buah yang masuk ke pabrik. Semakin besar porsi buah dura dalam panen, semakin rendah harga yang diterima pekebun.

Program B50 Berpotensi Dorong Permintaan Sawit

Selain faktor harga CPO, pasar juga menaruh perhatian pada pelaksanaan program biodiesel B50 yang mulai berlaku pada Juli 2026.

Baca Juga :  Bengkulu Siapkan Pabrik Biodiesel, Langkah Awal Menuju Sentra Energi Sawit Nasional Dimulai

Program tersebut berpotensi meningkatkan kebutuhan minyak sawit dalam negeri karena industri membutuhkan pasokan bahan baku yang lebih besar untuk campuran biodiesel.

Jika permintaan domestik meningkat sesuai proyeksi, harga CPO berpeluang bertahan pada level tinggi. Selanjutnya, kondisi itu dapat menjaga harga TBS di tingkat pekebun agar tetap menarik.

Oleh sebab itu, banyak pelaku usaha perkebunan berharap pasar sawit nasional tetap stabil sepanjang tahun ini.

Penetapan Harga Berikutnya Digelar Awal Juli

Tim Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Pekebun Mitra Provinsi Aceh menjadwalkan rapat berikutnya pada 1 Juli 2026.

Dalam rapat tersebut, tim akan menghitung kembali harga TBS berdasarkan perkembangan harga CPO, kernel, serta dinamika pasar sawit nasional. Hasil rapat itu kemudian menjadi acuan harga untuk periode selanjutnya.

Karena itu, pelaku industri dan pekebun kini menunggu arah pergerakan harga pada awal Juli yang bertepatan dengan dimulainya implementasi program B50.

FAQ

Berapa harga TBS tertinggi di Aceh saat ini?

Harga tertinggi mencapai Rp3.537 per kilogram untuk tanaman sawit berusia 10–20 tahun di wilayah timur Aceh.

Mengapa harga sawit Aceh masih tinggi?

Harga CPO yang masih bertahan di atas Rp15.000 per kilogram serta potensi kenaikan permintaan dari program B50 menjaga harga TBS tetap kuat.

Berapa harga TBS pekebun swadaya?

Pekebun swadaya menerima Rp3.241 per kilogram di wilayah timur dan Rp3.185 per kilogram di wilayah barat untuk komposisi 100 persen tenera.

Kapan tim menetapkan harga TBS berikutnya?

Tim akan menggelar rapat penetapan harga berikutnya pada 1 Juli 2026.

Faktor apa yang paling memengaruhi harga TBS?

Harga CPO, harga kernel, indeks K, kualitas buah, serta permintaan pasar menjadi faktor utama yang memengaruhi harga TBS.(Tim)

Berita Terkait

Danantara Bersiap Kuasai Ekspor Sawit, POPSI Minta Pemerintah Buka Seluruh Data Sebelum Aturan Berlaku
Kopi Kerinci Tembus Pasar Pakistan, PT Alko Kantongi Peluang Dagang Rp18 Miliar dan Bidik Ekspor 190 Ton
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 16 Juli 2026 Bergerak Beragam, Raja Emas Pangkas Mayoritas Kadar, Siapa Masih Bertahan?
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 16 Juli 2026, Antam, UBS, dan Galeri 24 Tampil dengan Harga Berbeda
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 15 Juli 2026 Belum Bergerak, Cek Daftar Lengkap per Gram Sebelum Membeli
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 15 Juli 2026 Bikin Bingung Pembeli, Selisih Antam, UBS dan Galeri 24 Makin Terlihat
Harga TBS Sawit Riau Naik, Pekebun Plasma Nikmati Kenaikan Periode 15–21 Juli 2026
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 14 Juli 2026 Masih Bertahan, Simak Daftar Lengkap dari 24 hingga 12 Karat
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:00 WIB

Danantara Bersiap Kuasai Ekspor Sawit, POPSI Minta Pemerintah Buka Seluruh Data Sebelum Aturan Berlaku

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:47 WIB

Kopi Kerinci Tembus Pasar Pakistan, PT Alko Kantongi Peluang Dagang Rp18 Miliar dan Bidik Ekspor 190 Ton

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:00 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 16 Juli 2026 Bergerak Beragam, Raja Emas Pangkas Mayoritas Kadar, Siapa Masih Bertahan?

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 16 Juli 2026, Antam, UBS, dan Galeri 24 Tampil dengan Harga Berbeda

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 15 Juli 2026 Belum Bergerak, Cek Daftar Lengkap per Gram Sebelum Membeli

Berita Terbaru