JAKARTA – Minat masyarakat terhadap emas belum menunjukkan tanda-tanda surut. Memasuki perdagangan hari ini, Kamis (18/6/2026), harga logam mulia di pasar domestik tetap bergerak di area tinggi setelah mencatat penguatan dalam beberapa hari terakhir.
Kondisi tersebut membuat emas kembali menjadi perhatian investor yang mencari instrumen penyimpan nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global. Produk emas Antam masih memimpin sebagai yang termahal di pasar, sementara emas UBS dan Galeri24 mempertahankan harga yang relatif stabil.
Pergerakan harga yang cenderung bertahan pada level tinggi menunjukkan bahwa permintaan terhadap aset safe haven masih cukup kuat. Selain itu, sejumlah pelaku pasar menilai emas tetap menjadi pilihan menarik untuk menjaga nilai kekayaan ketika volatilitas pasar keuangan meningkat.
Antam Masih Menjadi Acuan Pasar
Data perdagangan terbaru memperlihatkan harga emas Antam berada di kisaran Rp2.839.000 per gram. Angka tersebut masih menempatkan produk Antam sebagai emas batangan dengan harga tertinggi di pasar ritel domestik.
Sementara itu, emas UBS diperdagangkan pada kisaran Rp2.737.000 per gram. Adapun emas Galeri24 berada di level Rp2.718.000 per gram.
Perbedaan harga antarproduk umumnya dipengaruhi oleh reputasi merek, tingkat likuiditas, jaringan distribusi, serta permintaan pasar. Meski demikian, ketiga produk tersebut tetap menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin berinvestasi pada logam mulia.
Berikut daftar harga emas 1 gram per Kamis pagi:
Antam: Rp2.839.000
UBS: Rp2.737.000
Galeri24: Rp2.718.000
Harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar global maupun kebijakan masing-masing produsen dan distributor.
Ukuran Kecil Tetap Diminati
Selain ukuran 1 gram, masyarakat juga banyak mencari emas pecahan kecil karena lebih terjangkau. Produk dengan berat 0,5 gram masih menjadi pilihan favorit bagi investor pemula yang ingin mulai menabung emas secara bertahap.
Saat ini, emas Antam ukuran 0,5 gram dibanderol sekitar Rp1,47 juta. Kemudian emas UBS berada di kisaran Rp1,48 juta, sedangkan Galeri24 dipasarkan sekitar Rp1,42 juta.
Di sisi lain, harga emas dengan ukuran lebih besar mengikuti nilai dasar per gram dan biasanya menawarkan efisiensi harga yang lebih baik. Karena alasan tersebut, investor jangka panjang sering memilih pecahan 5 gram, 10 gram, hingga 100 gram untuk memperoleh biaya pembelian yang lebih kompetitif.
Faktor Global Masih Menggerakkan Harga
Kuatnya harga emas dalam beberapa waktu terakhir tidak terlepas dari perkembangan ekonomi dunia. Pelaku pasar global terus mencermati berbagai risiko yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi internasional.
Ketidakpastian arah kebijakan moneter sejumlah negara besar, perlambatan pertumbuhan ekonomi di beberapa kawasan, serta meningkatnya tensi geopolitik membuat investor mengalihkan sebagian dana mereka ke instrumen yang dianggap lebih aman.
Dalam situasi seperti itu, emas sering menjadi pilihan utama karena memiliki karakteristik sebagai aset lindung nilai. Ketika pasar saham atau instrumen berisiko mengalami tekanan, permintaan terhadap emas biasanya meningkat.
Akibatnya, harga logam mulia memperoleh dukungan yang cukup kuat dan mampu bertahan pada level tinggi dalam jangka waktu tertentu.
Harga Buyback Tetap Menarik
Tidak hanya harga jual yang menjadi perhatian investor, harga buyback atau pembelian kembali juga ikut menjadi indikator penting dalam investasi emas.
Pada perdagangan terakhir, harga buyback emas Antam tercatat berada di kisaran Rp2.510.000 per gram. Posisi tersebut masih tergolong tinggi dan membuka peluang bagi investor yang ingin mencairkan kepemilikan emas mereka.
Bagi investor yang membeli emas beberapa waktu lalu saat harga masih lebih rendah, kondisi saat ini berpotensi memberikan keuntungan yang cukup menarik. Karena itu, sebagian pemilik emas mulai mempertimbangkan strategi ambil untung sembari tetap memantau arah pergerakan pasar.
Prospek Emas Dinilai Masih Positif
Sejumlah analis memperkirakan harga emas masih memiliki ruang untuk bertahan kuat dalam jangka pendek. Selama faktor-faktor ketidakpastian global belum mereda, minat terhadap aset safe haven diperkirakan tetap tinggi.
Selain itu, tren diversifikasi investasi juga terus berkembang. Banyak investor tidak lagi hanya mengandalkan instrumen keuangan konvensional, tetapi mulai menempatkan sebagian portofolio mereka pada emas untuk menjaga stabilitas nilai aset.
Dengan kondisi tersebut, emas berpotensi tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati sepanjang tahun 2026.
FAQ
Apakah harga emas Antam masih yang tertinggi?
Ya. Pada perdagangan Kamis, 18 Juni 2026, harga emas Antam tercatat sekitar Rp2.839.000 per gram dan menjadi yang tertinggi dibanding UBS maupun Galeri24.
Berapa harga emas UBS per gram?
Emas UBS diperdagangkan pada kisaran Rp2.737.000 per gram.
Berapa harga emas Galeri24 hari ini?
Harga emas Galeri24 berada di sekitar Rp2.718.000 per gram.
Mengapa harga emas naik?
Permintaan aset safe haven meningkat akibat ketidakpastian ekonomi global, kondisi geopolitik, dan volatilitas pasar keuangan.
Apakah saat ini waktu yang tepat membeli emas?
Keputusan investasi bergantung pada tujuan dan profil risiko masing-masing investor. Namun, banyak analis masih melihat prospek emas tetap positif dalam jangka pendek.(Tim)









