Harga Emas Antam Stagnan di Awal Juni 2026, Investor Pilih Sikap Wait and See Menanti Arah Global

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Pergerakan harga emas Antam di Pegadaian pada awal pekan, Senin (1/06/2026), terpantau belum menunjukkan perubahan berarti. Setelah sempat bergerak fluktuatif pada pekan sebelumnya, harga logam mulia kini cenderung stagnan di hampir seluruh ukuran, mencerminkan pasar yang masih menunggu sentimen baru dari ekonomi global.

Stabilnya harga emas ini menjadi perhatian pelaku pasar, terutama investor ritel yang menjadikan emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi dan fluktuasi nilai tukar.

Harga Emas Antam Tahan di Level Tinggi

Berdasarkan data terbaru dari Pegadaian, harga emas Antam ukuran 1 gram masih bertahan di level Rp2.911.000 untuk harga jual. Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali berada di posisi Rp2.612.000.

Untuk ukuran terkecil, yakni 0,5 gram, emas dijual Rp1.508.000 dengan harga buyback Rp1.306.000. Adapun ukuran 2 gram dipasarkan pada harga Rp5.760.000, sedangkan harga buyback tercatat Rp5.225.000.

Di segmen menengah, emas 5 gram dipatok Rp14.321.000 dengan buyback Rp13.063.000. Sementara emas 10 gram berada di angka Rp28.585.000 dan buyback Rp26.126.000.

Pada kategori yang lebih besar, harga emas 50 gram tercatat Rp142.579.000 dengan buyback Rp129.989.000. Sedangkan emas 100 gram dijual Rp285.077.000 dan dibeli kembali di harga Rp259.979.000.

Baca Juga :  Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 10 Juni 2026, Kadar 24 Karat Cetak Rekor Rp2,45 Juta

Daftar Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini

Berikut rincian harga emas Antam di Pegadaian per Senin (1/6/2026):

0,5 gram: Rp1.508.000 (buyback Rp1.306.000)

1 gram: Rp2.911.000 (buyback Rp2.612.000)

2 gram: Rp5.760.000 (buyback Rp5.225.000)

3 gram: Rp8.614.000 (buyback Rp7.837.000)

5 gram: Rp14.321.000 (buyback Rp13.063.000)

10 gram: Rp28.585.000 (buyback Rp26.126.000)

25 gram: Rp71.331.000 (buyback Rp64.994.000)

50 gram: Rp142.579.000 (buyback Rp129.989.000)

100 gram: Rp285.077.000 (buyback Rp259.979.000)

Sementara itu, untuk ukuran 250 gram hingga 1.000 gram belum tersedia di hari yang sama.

Pasar Masih Wait and See

Analis menilai kondisi stagnasi ini menunjukkan sikap “wait and see” di kalangan investor. Ketidakpastian arah suku bunga global, pergerakan dolar AS, serta ekspektasi inflasi masih menjadi faktor utama yang mempengaruhi harga emas dunia.

Ketika pasar global belum memberikan sinyal kuat, harga emas domestik seperti Antam cenderung bergerak stabil mengikuti pola konsolidasi.

Selain itu, permintaan fisik emas dari pasar ritel juga relatif stabil, tanpa lonjakan signifikan yang dapat mendorong harga naik lebih tinggi dalam jangka pendek.

Emas Tetap Jadi Aset Aman

Meski bergerak datar, emas tetap dipandang sebagai salah satu aset aman (safe haven) yang diminati investor, terutama saat kondisi ekonomi global belum pasti. Stabilnya harga justru dianggap sebagian investor sebagai peluang akumulasi jangka panjang.

Baca Juga :  Harga Plastik Naik 50 Persen, Indonesia Temukan Solusi Pasokan

Dengan harga yang masih bertahan di level tinggi, emas Antam tetap menjadi instrumen investasi yang menarik bagi masyarakat yang ingin menjaga nilai aset dari inflasi.

FAQ

1. Apakah harga emas Antam hari ini naik atau turun?

Harga emas Antam di Pegadaian hari ini terpantau stagnan atau tidak berubah dibandingkan hari sebelumnya.

2. Berapa harga emas 1 gram hari ini?

Harga emas 1 gram berada di level Rp2.911.000 dengan buyback Rp2.612.000.

3. Mengapa harga emas bisa stagnan?

Kondisi ini biasanya dipengaruhi oleh minimnya sentimen global baru, serta sikap hati-hati investor terhadap arah ekonomi dunia.

4. Apakah emas masih cocok untuk investasi?

Ya, emas masih dianggap sebagai instrumen investasi jangka panjang yang aman, terutama saat kondisi ekonomi tidak stabil.

5. Apakah harga emas bisa naik kembali?

Potensi kenaikan tetap ada, tergantung pada faktor global seperti inflasi, suku bunga, dan nilai tukar dolar AS.

Penulis : Mosa

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Dari Stan AOE 2026, Yulian Efi Pacu Produk Solok Selatan Buru Pasar Nasional
SIMPEDA Nasional 2026 Guncang Bengkulu, Ungu Bikin Malam Puncak Makin Spektakuler
Mian Buka Suara soal Masa Depan BPD: Bank Bengkulu Diminta Tancap Gas Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Bingung Urus OSS-RBA? BESAN ALIA DPMPTSP Dharmasraya Siap Bantu Pelaku Usaha
PEKA Bengkulu Buka Jalan Baru bagi Penerima Manfaat, Usaha Keluarga Didorong Makin Mandiri
Bupati Annisa Bongkar Beban Fiskal Dharmasraya, Tambahan TKD 2027 Jadi Harapan
Ojol Bisa Punya Motor Listrik Tanpa DP, Bunga Cicilan Ikut Dipangkas Prabowo
Sawit Tua Mulai Ditebang, Harapan Baru Petani Dharmasraya Tumbuh dari PSR Tahap III
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Dari Stan AOE 2026, Yulian Efi Pacu Produk Solok Selatan Buru Pasar Nasional

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

SIMPEDA Nasional 2026 Guncang Bengkulu, Ungu Bikin Malam Puncak Makin Spektakuler

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Mian Buka Suara soal Masa Depan BPD: Bank Bengkulu Diminta Tancap Gas Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Bingung Urus OSS-RBA? BESAN ALIA DPMPTSP Dharmasraya Siap Bantu Pelaku Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:58 WIB

PEKA Bengkulu Buka Jalan Baru bagi Penerima Manfaat, Usaha Keluarga Didorong Makin Mandiri

Berita Terbaru