Purbaya Ultimatum Rokok Ilegal: Wajib Legal Sebelum Mei

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan seluruh produsen rokok ilegal segera beralih ke jalur legal paling lambat Mei 2026. Pemerintah mengejar target ini agar penerimaan negara dari cukai rokok meningkat.

Purbaya menyampaikan, pemerintah ingin proses peralihan berjalan cepat. Ia menilai, keberadaan rokok ilegal selama ini menghambat optimalisasi pendapatan negara dari sektor cukai.

“Kami ingin paling lambat Mei semuanya sudah berjalan, supaya penerimaan negara bisa langsung masuk,” ujar Purbaya di Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Baca Juga :  Gaya Hidup Jadi Tantangan Finansial Kelas Menengah

Ia menegaskan, pemerintah memberi kesempatan kepada pelaku usaha rokok ilegal untuk masuk ke pasar resmi. Dalam proses tersebut, produsen wajib memenuhi ketentuan cukai yang berlaku.

Purbaya juga mengingatkan, pemerintah tidak akan ragu mengambil tindakan tegas. Ia memastikan akan menutup pabrik rokok ilegal yang menolak beralih ke sistem legal.

“Kami sudah beri kesempatan untuk masuk ke pasar legal. Kalau tidak mau, kami akan tutup,” tegasnya.

Baca Juga :  China Banjiri Pasar Minyak Global, Harga Tertekan hingga Tiga Pekan

Saat ini, pemerintah terus membahas kebijakan legalisasi rokok ilegal bersama DPR. Purbaya menyebut, pemerintah sudah menyiapkan proposal dan segera membawa pembahasan ke parlemen.

Ia berharap DPR menyetujui kebijakan tersebut agar pemerintah bisa segera menjalankannya. Dengan langkah ini, pemerintah ingin menekan peredaran rokok ilegal sekaligus meningkatkan penerimaan negara dari cukai.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Bukan Sekadar Pendidikan Agama, Mahyeldi Ingin Pesantren Gerakkan Ekonomi Sumatera Barat
Produksi CPO Bengkulu Capai 1,5 Juta Ton, Wagub Mian Bidik DBH Sawit untuk Jalan Rakyat
Semarak Merah Putih Bengkulu Hadirkan Bazar UMKM dan Hiburan, Ekonomi Lokal Bergeliat
Benahi Keuangan Koperasi Desa, Pemprov Bengkulu Latih 156 Bendahara KDKMP
Kuota BBM Pessel 2027 Mulai Dibahas, Pemkab Berharap Solar dan Pertalite Tak Berkurang
22 Koperasi Desa Merah Putih Dharmasraya Siap Beroperasi, Ini Progres 12 Unit Lainnya
Pemprov Bengkulu Gas Percepatan Koperasi Desa Merah Putih, Ini Fokus Utamanya
Pemkab Dharmasraya Rampungkan Lapak UMKM di Sungai Duo, Peluang Usaha Warga Terbuka
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Bukan Sekadar Pendidikan Agama, Mahyeldi Ingin Pesantren Gerakkan Ekonomi Sumatera Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Produksi CPO Bengkulu Capai 1,5 Juta Ton, Wagub Mian Bidik DBH Sawit untuk Jalan Rakyat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Semarak Merah Putih Bengkulu Hadirkan Bazar UMKM dan Hiburan, Ekonomi Lokal Bergeliat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Benahi Keuangan Koperasi Desa, Pemprov Bengkulu Latih 156 Bendahara KDKMP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Kuota BBM Pessel 2027 Mulai Dibahas, Pemkab Berharap Solar dan Pertalite Tak Berkurang

Berita Terbaru

Oplus_0

Pesisir Selatan

Kominfo Merangin Intip Rahasia Digital Pessel, Indeks SPBE Tembus 4,63

Kamis, 29 Okt 2026 - 15:44 WIB