22 Koperasi Desa Merah Putih Dharmasraya Siap Beroperasi, Ini Progres 12 Unit Lainnya

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

DHARMASRAYA – Koperasi Desa Merah Putih Dharmasraya

 

Sebanyak 22 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Dharmasraya siap memulai kegiatan operasional. Kehadiran koperasi ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat di tingkat nagari.

Di sisi lain, pemerintah daerah masih mengejar penyelesaian 12 unit KDMP lainnya. Delapan unit telah menyelesaikan pembangunan, tetapi tim kabupaten masih perlu memeriksa kelayakannya. Sementara itu, empat unit lainnya masih menjalani proses pembangunan.

Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Kumperdag) Dharmasraya, Dwi Andayani, menyampaikan perkembangan tersebut di Pulau Punjung, Jumat (16/10/2026). Ia menyampaikan informasi itu melalui Kepala Dinas Kumperdag Dharmasraya, Alfiandri.

34 KDMP Tersebar di 11 Kecamatan

Dinas Kumperdag Dharmasraya mencatat total 34 unit KDMP di 11 kecamatan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 22 unit siap beroperasi, delapan unit menunggu verifikasi dan validasi (verval), sedangkan empat unit masih dalam tahap pembangunan.

Komposisi tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar unit telah mencapai tahap kesiapan operasional. Meski demikian, pemerintah daerah masih perlu mengawal proses pemeriksaan dan pembangunan agar seluruh koperasi memenuhi persyaratan.

Untuk menjalankan tahapan tersebut, Sekretaris Daerah Dharmasraya, Medison, S.Sos., M.Si., memimpin Tim Verifikasi dan Validasi Kabupaten. Tim ini bertugas memeriksa kesesuaian hasil pembangunan dengan dokumen perencanaan serta menilai kelengkapan fasilitas pendukung.

Tim Periksa Tiga Aspek Bangunan

Tim verval memeriksa tiga aspek utama, yakni struktur bangunan, arsitektur, serta mekanikal, elektrikal, dan perpipaan atau mechanical, electrical, and plumbing (MEP).

Baca Juga :  Harga Emas Antam di Pegadaian Turun 21 Mei 2026, Ini Rincian Lengkapnya

Melalui pemeriksaan tersebut, tim menilai kondisi fisik bangunan sekaligus memastikan setiap unit memenuhi standar yang berlaku. Selain itu, tim juga mengecek kelengkapan sarana dan prasarana untuk menunjang kegiatan koperasi.

Pemeriksaan mencakup 27 item fasilitas pendukung. Daftar tersebut meliputi rak display, perangkat kasir, jaringan internet, kendaraan operasional, pendingin ruangan (AC), alat pemadam api ringan (APAR), kamera pengawas (CCTV), generator set (genset), seragam, dan papan nama koperasi.

Dengan pemeriksaan menyeluruh, pemerintah daerah dapat mengetahui kekurangan setiap unit sebelum koperasi memulai kegiatan usaha. Langkah ini juga membantu memastikan kesiapan fasilitas sesuai kebutuhan operasional.

Pelaksana Pembangunan Harus Menuntaskan Kekurangan

Setelah menyelesaikan pemeriksaan, tim verval menyusun berita acara untuk menetapkan status kelayakan setiap unit KDMP.

Jika tim menemukan kekurangan, pelaksana pembangunan harus segera melakukan perbaikan sesuai ketentuan. Mereka juga perlu memastikan seluruh persyaratan terpenuhi sebelum unit tersebut mencapai status layak operasional.

Karena itu, proses verifikasi tidak sekadar memeriksa bangunan. Tahapan ini juga memastikan setiap koperasi memiliki fasilitas yang memadai untuk mendukung kegiatan usaha dan pelayanan kepada masyarakat.

Pemkab Dorong Kemandirian Ekonomi Nagari

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di bawah kepemimpinan Bupati Annisa Suci Ramadhani terus mendukung program pemerintah pusat, termasuk pengembangan KDMP.

Baca Juga :  Harga Emas 14 Mei 2026: Global Turun Tipis, Antam Tetap Bertahan Dekat Rp3 Juta

Melalui program ini, pemerintah berharap koperasi mampu memperluas kesempatan usaha dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. Selain itu, KDMP diharapkan menjadi salah satu penggerak ekonomi nagari melalui kegiatan usaha yang sesuai dengan kebutuhan warga.

Dengan 22 unit yang siap beroperasi, Dharmasraya telah mencapai kemajuan dalam pengembangan koperasi desa. Selanjutnya, pemerintah daerah perlu menuntaskan verifikasi delapan unit dan mengawal pembangunan empat unit lainnya.

Upaya tersebut menjadi langkah penting untuk mendorong seluruh 34 KDMP memenuhi persyaratan operasional dan berkontribusi terhadap penguatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Dharmasraya.

FAQ

1. Berapa jumlah Koperasi Desa Merah Putih di Dharmasraya?

Kabupaten Dharmasraya memiliki 34 unit KDMP yang tersebar di 11 kecamatan.

2. Berapa unit KDMP yang siap beroperasi?

Sebanyak 22 unit KDMP siap memulai kegiatan operasional berdasarkan data per 16 Oktober 2026.

3. Bagaimana perkembangan 12 unit KDMP lainnya?

Delapan unit telah menyelesaikan pembangunan dan menunggu verifikasi serta validasi. Sementara itu, empat unit lainnya masih dalam proses pembangunan.

4. Apa saja aspek yang diperiksa tim verval?

Tim memeriksa struktur bangunan, arsitektur, serta aspek mekanikal, elektrikal, dan perpipaan. Tim juga mengecek 27 item sarana dan prasarana pendukung.

5. Apa tujuan pengembangan KDMP di Dharmasraya?

Pengembangan KDMP bertujuan memperluas peluang usaha, menggerakkan perekonomian masyarakat, dan mendorong kemandirian ekonomi di tingkat nagari.(Tim)

Berita Terkait

Empat Dekade Menanti, Jalan Tarantang Dharmasraya Akhirnya Beraspal di Era Bupati Annisa
Kuota BBM Pessel 2027 Mulai Dibahas, Pemkab Berharap Solar dan Pertalite Tak Berkurang
Bupati Annisa Temukan Sawit di Lahan Bekas Karhutla Bukit Lantak Dharmasraya, Polisi Selidiki
Kabut Asap Ancam Kesehatan Siswa, 15 Puskesmas Dharmasraya Turun Tangan
Pemprov Bengkulu Gas Percepatan Koperasi Desa Merah Putih, Ini Fokus Utamanya
Pemkab Dharmasraya Rampungkan Lapak UMKM di Sungai Duo, Peluang Usaha Warga Terbuka
Investasi Bengkulu Tembus Rp2,85 Triliun, BRIEF 2026 Bidik Peluang Baru
HIPMI Sungai Penuh Bidik Peluang Ekonomi Baru, Ini Pesan Sekda Alpian
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Empat Dekade Menanti, Jalan Tarantang Dharmasraya Akhirnya Beraspal di Era Bupati Annisa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Kuota BBM Pessel 2027 Mulai Dibahas, Pemkab Berharap Solar dan Pertalite Tak Berkurang

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Bupati Annisa Temukan Sawit di Lahan Bekas Karhutla Bukit Lantak Dharmasraya, Polisi Selidiki

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:19 WIB

22 Koperasi Desa Merah Putih Dharmasraya Siap Beroperasi, Ini Progres 12 Unit Lainnya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Kabut Asap Ancam Kesehatan Siswa, 15 Puskesmas Dharmasraya Turun Tangan

Berita Terbaru