JAKARTA – Harga emas perhiasan kembali bergerak bervariasi pada hari ini, Kamis, 16 Juli 2026. Raja Emas Indonesia menurunkan harga pada hampir seluruh kadar emas. Sebaliknya, Hartadinata Abadi dan Laku Emas masih mempertahankan harga jualnya.
Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa pasar emas perhiasan masih mengalami penyesuaian. Selain mengikuti arah harga emas dunia, pelaku usaha juga memperhitungkan nilai tukar rupiah, biaya produksi, dan permintaan konsumen sebelum menetapkan harga.
Oleh karena itu, masyarakat sebaiknya memantau perkembangan harga setiap hari. Langkah tersebut membantu calon pembeli maupun pemilik emas menentukan waktu yang tepat untuk membeli atau menjual perhiasan.
Raja Emas Indonesia Turunkan Harga Hampir di Semua Kadar
Raja Emas Indonesia menyesuaikan harga jual pada mayoritas kadar emas perhiasan. Namun, harga emas 24 karat justru naik dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Berikut daftar harga emas perhiasan Raja Emas Indonesia pada Kamis (16/7/2026):
Emas 24 karat: Rp2.120.000 per gram (naik Rp20.000)
Emas 23 karat: Rp1.975.000 per gram (turun Rp10.000)
Emas 22 karat: Rp1.845.000 per gram (turun Rp15.000)
Emas 21 karat: Rp1.763.000 per gram (turun Rp7.000)
Emas 20 karat: Rp1.678.000 per gram (turun Rp14.000)
Emas 19 karat: Rp1.594.000 per gram (turun Rp13.000)
Emas 18 karat: Rp1.511.000 per gram (turun Rp10.000)
Emas 17 karat: Rp1.427.000 per gram (turun Rp11.000)
Emas 16 karat: Rp1.342.000 per gram (turun Rp11.000)
Emas 15 karat: Rp1.260.000 per gram (turun Rp10.000)
Emas 14 karat: Rp1.175.000 per gram (turun Rp10.000)
Emas 13 karat: Rp1.091.000 per gram (turun Rp9.000)
Emas 12 karat: Rp1.008.000 per gram (turun Rp8.000)
Kenaikan harga pada emas 24 karat menunjukkan minat pasar terhadap emas berkadar tinggi masih terjaga. Sementara itu, penurunan pada kadar lainnya mencerminkan penyesuaian harga di segmen perhiasan.
HRTA dan Laku Emas Masih Menahan Harga
Di sisi lain, Hartadinata Abadi dan Laku Emas belum mengubah harga emas perhiasan pada perdagangan Kamis pagi. Kedua perusahaan memilih mempertahankan harga sambil mencermati perkembangan pasar.
Setiap pelaku usaha memiliki kebijakan yang berbeda dalam menentukan harga. Mereka mempertimbangkan biaya operasional, persediaan barang, kondisi pasar, dan strategi bisnis sebelum mengambil keputusan.
Sejumlah Faktor Menggerakkan Harga Emas Perhiasan
Harga emas perhiasan tidak hanya mengikuti harga emas dunia. Pelaku industri juga menghitung biaya pembuatan, kadar emas, desain, dan permintaan konsumen.
Selain itu, perubahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat ikut memengaruhi harga bahan baku. Ketika harga emas global atau kurs berubah, pelaku usaha biasanya segera menyesuaikan harga jual.
Di tingkat internasional, kebijakan bank sentral mengenai suku bunga dan cadangan emas juga ikut membentuk arah pergerakan pasar logam mulia.
Perhatikan Hal Ini Sebelum Membeli
Sebelum membeli emas perhiasan, konsumen sebaiknya membandingkan harga di beberapa penjual. Selain harga, periksa juga kadar emas, biaya pembuatan, serta reputasi toko.
Selanjutnya, simpan nota pembelian dan sertifikat apabila tersedia. Dokumen tersebut akan memudahkan proses penjualan kembali pada masa mendatang.
Bagi masyarakat yang ingin menjadikan emas sebagai aset jangka panjang, koreksi harga dapat menjadi momentum untuk membeli. Namun, setiap orang tetap perlu menyesuaikan keputusan investasi dengan kebutuhan dan kemampuan keuangannya.(Tim)









