Grup Djarum Bawa IBST Go Private, Tren Delisting Bursa RI Makin Ramai

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Tren perusahaan mundur dari Bursa Efek Indonesia (BEI) terus berlanjut. Terbaru, salah satu entitas Grup Djarum, PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST), resmi mengumumkan rencana go private sekaligus delisting dari pasar saham.

Langkah IBST ini mengikuti jejak PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) yang lebih dulu mengambil keputusan serupa.

Berdasarkan keterbukaan informasi pada Selasa (21/4/2026), PT Iforte Solusi Infotek sebagai pemegang saham pengendali akan melaksanakan voluntary tender offer (VTO) untuk menebus saham publik IBST sebagai bagian dari proses delisting.

Baca Juga :  IHSG Menguat Sepekan, Meski Dana Asing Rp39,86 Triliun Kabur dari Pasar Modal RI

Perusahaan menetapkan harga penawaran tender di level Rp5.400 per saham. Jika pemegang saham menyetujui keputusan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), IBST akan resmi menjadi perusahaan tertutup.

RUPSLB untuk membahas rencana go private dan delisting itu dijadwalkan berlangsung pada 5 Juni 2026.

Manajemen IBST belum menjelaskan secara rinci alasan di balik keputusan tersebut. Namun, perusahaan menyebut aksi ini masih berkaitan dengan rangkaian restrukturisasi dan strategi korporasi yang sudah berjalan sebelumnya.

Baca Juga :  BEI Hapus 18 Emiten, Sritex hingga Raksasa Tekstil Masuk Daftar Delisting

Jika proses delisting berjalan, pemegang saham publik yang tidak melepas sahamnya dalam tender offer tetap tercatat sebagai pemegang saham perusahaan tertutup.

Langkah ini menambah daftar emiten yang hengkang dari Bursa Efek Indonesia di tengah dinamika pasar modal dan tekanan kepatuhan seperti free float serta aksi korporasi berkelanjutan.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

CINT Tebar Dividen Rp13,8 Miliar, Optimistis Tumbuh Meski Target 2026 Moderat
ITMG Tebar Dividen Jumbo US$64,54 Juta, Total Tembus US$115 Juta
BTPS Tebar Dividen Final Rp355,91 Miliar, Investor Tunggu Pembayaran Mei 2026
Yield Dividen MSCI Indonesia 5,79%, Ungguli Bursa Negara Berkembang
BEI Gaspol Jalankan Liquidity Provider, 5 Saham Ini Langsung Lebih Likuid!
BBRI Terkoreksi ke Rp3.240, Investor Tetap Pantau Dividen dan Kinerja
6 Saham Undervalued Pilihan Analis, Ada PTBA hingga MLBI yang Bikin Tertarik Investor
IHSG Menguat Sepekan, Meski Dana Asing Rp39,86 Triliun Kabur dari Pasar Modal RI
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 11:00 WIB

CINT Tebar Dividen Rp13,8 Miliar, Optimistis Tumbuh Meski Target 2026 Moderat

Jumat, 24 April 2026 - 07:00 WIB

ITMG Tebar Dividen Jumbo US$64,54 Juta, Total Tembus US$115 Juta

Jumat, 24 April 2026 - 06:00 WIB

BTPS Tebar Dividen Final Rp355,91 Miliar, Investor Tunggu Pembayaran Mei 2026

Jumat, 24 April 2026 - 05:00 WIB

Grup Djarum Bawa IBST Go Private, Tren Delisting Bursa RI Makin Ramai

Kamis, 23 April 2026 - 23:00 WIB

Yield Dividen MSCI Indonesia 5,79%, Ungguli Bursa Negara Berkembang

Berita Terbaru