BEI Gaspol Jalankan Liquidity Provider, 5 Saham Ini Langsung Lebih Likuid!

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai menjalankan program Liquidity Provider (LP) saham untuk memperkuat aktivitas perdagangan di pasar modal. Program ini langsung berjalan pada Senin (20/4/2026) melalui kuotasi perdana dari Phintraco Sekuritas.

Melalui skema ini, pelaku pasar—terutama perusahaan sekuritas—secara aktif memasang harga beli (bid) dan jual (offer) pada saham tertentu. Langkah ini menjaga likuiditas tetap tersedia dan membuat transaksi lebih efisien.

Pada tahap awal, Phintraco Sekuritas langsung mengawal lima saham, yaitu:

1. PT Gudang Garam Tbk (GGRM)

2. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM)

Baca Juga :  Saham BCA Turun ke Rp6.750 pada Perdagangan Hari Ini

3. PT Trans Power Marine Tbk (TPMA)

4. PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU)

5. PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS)

BEI menilai program ini punya peran penting dalam meningkatkan kualitas perdagangan. Kehadiran LP mampu mempersempit selisih harga beli dan jual (bid-ask spread), memperdalam pasar, serta memudahkan investor saat bertransaksi.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Irvan Susandy, menegaskan bahwa program ini akan mendorong likuiditas, terutama pada saham yang memiliki potensi berkembang lebih besar.

Baca Juga :  DPR Desak Bongkar Dugaan Skandal Ekspor CPO: Under Invoicing–Transfer Pricing Seret Perusahaan Sawit

“BEI mengapresiasi komitmen Phintraco Sekuritas dalam mendukung implementasi Liquidity Provider saham,” ujarnya.

Selain itu, BEI terus mendorong lebih banyak anggota bursa untuk ikut terlibat. Partisipasi yang luas akan mempercepat dampak positif terhadap aktivitas perdagangan saham di Indonesia.

Ke depan, BEI akan rutin mengevaluasi pelaksanaan program ini. Otoritas bursa juga menyiapkan berbagai insentif agar lebih banyak pelaku pasar berpartisipasi.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar BEI untuk memperkuat struktur pasar dan meningkatkan daya saing pasar modal Indonesia, baik di tingkat regional maupun global.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Bukan Sekadar Pendidikan Agama, Mahyeldi Ingin Pesantren Gerakkan Ekonomi Sumatera Barat
Produksi CPO Bengkulu Capai 1,5 Juta Ton, Wagub Mian Bidik DBH Sawit untuk Jalan Rakyat
Semarak Merah Putih Bengkulu Hadirkan Bazar UMKM dan Hiburan, Ekonomi Lokal Bergeliat
Benahi Keuangan Koperasi Desa, Pemprov Bengkulu Latih 156 Bendahara KDKMP
Kuota BBM Pessel 2027 Mulai Dibahas, Pemkab Berharap Solar dan Pertalite Tak Berkurang
22 Koperasi Desa Merah Putih Dharmasraya Siap Beroperasi, Ini Progres 12 Unit Lainnya
Pemprov Bengkulu Gas Percepatan Koperasi Desa Merah Putih, Ini Fokus Utamanya
Pemkab Dharmasraya Rampungkan Lapak UMKM di Sungai Duo, Peluang Usaha Warga Terbuka
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Bukan Sekadar Pendidikan Agama, Mahyeldi Ingin Pesantren Gerakkan Ekonomi Sumatera Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Produksi CPO Bengkulu Capai 1,5 Juta Ton, Wagub Mian Bidik DBH Sawit untuk Jalan Rakyat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Semarak Merah Putih Bengkulu Hadirkan Bazar UMKM dan Hiburan, Ekonomi Lokal Bergeliat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Benahi Keuangan Koperasi Desa, Pemprov Bengkulu Latih 156 Bendahara KDKMP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Kuota BBM Pessel 2027 Mulai Dibahas, Pemkab Berharap Solar dan Pertalite Tak Berkurang

Berita Terbaru