Bayi Lahir Langsung Aktif BPJS Kesehatan, Pemerintah Siapkan Integrasi Lewat INAku

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Pemerintah mempercepat integrasi layanan kelahiran dengan kepesertaan BPJS Kesehatan melalui portal digital INAku. Sistem ini memungkinkan bayi yang baru lahir langsung terdaftar sebagai peserta aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menyampaikan, pemerintah menggabungkan layanan Kementerian Kesehatan, Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, dan BPJS Kesehatan dalam satu alur digital yang terintegrasi.

Rini menjelaskan, Nomor Induk Kependudukan (NIK) menjadi kunci utama dalam sistem ini. NIK berfungsi sebagai identitas tunggal yang tervalidasi dan mendukung pertukaran data secara real-time antarinstansi.

Baca Juga :  Cadangan BBM Indonesia Hanya 23 Hari

Pemerintah memangkas alur layanan dari 11 tahap menjadi 4 tahap utama. Bayi yang baru lahir langsung aktif sebagai peserta BPJS Kesehatan tanpa proses yang panjang.

Pemerintah menilai integrasi ini meningkatkan cakupan kepesertaan JKN dan mengurangi warga yang belum mendapatkan layanan kesehatan. Masyarakat juga memperoleh layanan yang lebih cepat, sederhana, dan terintegrasi.

Melalui INAku, BPJS Kesehatan berpotensi menjangkau lebih dari 200 juta pengguna yang sudah tervalidasi melalui NIK dan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Setiap proses kelahiran menjadi pintu masuk otomatis untuk kepesertaan JKN.

Baca Juga :  Gaji Kurir Tembus Rp7 Juta, Ratusan Perusahaan Buka Loker Besar-besaran di Pintarnya

INAku juga berfungsi sebagai kanal informasi dan edukasi bagi masyarakat. Pemerintah berharap layanan ini memperluas distribusi informasi secara lebih efektif dan tepat sasaran.

Rini menegaskan, INAku tidak menggantikan sistem yang sudah ada. Portal ini menjadi penghubung yang mengintegrasikan berbagai layanan agar masyarakat memperoleh pengalaman layanan yang lebih utuh dan terhubung.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

KPK Bongkar Dugaan Setoran Rp2,93 Miliar, Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka
Polisi Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka, Ini Fakta yang Terungkap
Wabup Sukoharjo Buka Suara usai OTT KPK, Tegaskan Pelayanan Publik Tetap Berjalan dan ASN Diminta Tetap Tenang
Mengapa Shell Masih Belum Jual Bensin? ESDM Ungkap Dugaan Penyebabnya, Harga Minyak Dunia Jadi Sorotan
Mulai 1 Oktober, Seluruh SPBU Wajib Jual Biosolar B50, Indonesia Bersiap Tinggalkan Impor Solar
OTT KPK Guncang Sukoharjo, Dugaan Pemerasan Perangkat Daerah Seret Bupati Etik Suryani
105 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Mabes TNI Ingatkan Amanah dan Tanggung Jawab
Rupiah Tembus Rp18.000, Respons Singkat Menkeu Purbaya Justru Jadi Sorotan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:00 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Rp2,93 Miliar, Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:30 WIB

Polisi Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka, Ini Fakta yang Terungkap

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:00 WIB

Wabup Sukoharjo Buka Suara usai OTT KPK, Tegaskan Pelayanan Publik Tetap Berjalan dan ASN Diminta Tetap Tenang

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:00 WIB

Mengapa Shell Masih Belum Jual Bensin? ESDM Ungkap Dugaan Penyebabnya, Harga Minyak Dunia Jadi Sorotan

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:00 WIB

Mulai 1 Oktober, Seluruh SPBU Wajib Jual Biosolar B50, Indonesia Bersiap Tinggalkan Impor Solar

Berita Terbaru