Bank Jambi Bobol, LPS Buka Suara

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memberikan penjelasan terkait dugaan hilangnya dana nasabah di Bank Jambi setelah gangguan sistem layanan sejak Minggu (22/2/2026).
Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu menegaskan bahwa gangguan layanan perbankan di sejumlah Bank Pembangunan Daerah (BPD), termasuk Bank Jambi, menjadi tanggung jawab masing-masing bank.
Menurutnya, selama bank tetap beroperasi normal dan berada dalam kondisi sehat, manajemen bank harus menangani gangguan sistem tersebut tanpa campur tangan LPS.
“Kalau bank masih dalam kondisi normal dan sehat, penyelesaiannya menjadi tanggung jawab bank itu sendiri. Jadi, hal itu belum masuk kewenangan LPS,” ujar Anggito setelah menghadiri Sarasehan 99 Ekonom Syariah Indonesia 2026 di Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2026).

BPD Tetap Dalam Kondisi Sehat

Selain itu, Anggito memastikan seluruh BPD berada dalam kondisi sehat. Karena itu, tidak ada bank yang masuk kategori bermasalah.
Ia menjelaskan bahwa LPS hanya menjalankan peran ketika sebuah bank mengalami kegagalan dan masuk tahap resolusi.
Di sisi lain, LPS terus memantau sistem perbankan nasional. Langkah ini bertujuan menjaga keamanan layanan keuangan bagi masyarakat.
“Kami terus melakukan surveillance terhadap bank-bank, termasuk sistemnya, supaya terus diperbaiki dan diperkuat,” jelasnya.

LPS Menjamin Simpanan Saat Bank Gagal

Sementara itu, Anggito menjelaskan bahwa LPS menjamin simpanan nasabah ketika sebuah bank mengalami kegagalan. Namun, LPS hanya menjamin simpanan yang memenuhi ketentuan penjaminan sesuai regulasi.
Karena itu, selama bank tetap sehat dan beroperasi normal, manajemen bank harus menyelesaikan setiap gangguan layanan yang terjadi.
Baca Juga :  Prabowo Optimistis Delapan Negara Muslim Bisa Tawar dengan AS

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

KPK Bongkar Dugaan Setoran Rp2,93 Miliar, Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka
Polisi Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka, Ini Fakta yang Terungkap
Wabup Sukoharjo Buka Suara usai OTT KPK, Tegaskan Pelayanan Publik Tetap Berjalan dan ASN Diminta Tetap Tenang
Mengapa Shell Masih Belum Jual Bensin? ESDM Ungkap Dugaan Penyebabnya, Harga Minyak Dunia Jadi Sorotan
Mulai 1 Oktober, Seluruh SPBU Wajib Jual Biosolar B50, Indonesia Bersiap Tinggalkan Impor Solar
OTT KPK Guncang Sukoharjo, Dugaan Pemerasan Perangkat Daerah Seret Bupati Etik Suryani
105 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Mabes TNI Ingatkan Amanah dan Tanggung Jawab
Rupiah Tembus Rp18.000, Respons Singkat Menkeu Purbaya Justru Jadi Sorotan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:00 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Rp2,93 Miliar, Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:30 WIB

Polisi Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka, Ini Fakta yang Terungkap

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:00 WIB

Wabup Sukoharjo Buka Suara usai OTT KPK, Tegaskan Pelayanan Publik Tetap Berjalan dan ASN Diminta Tetap Tenang

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:00 WIB

Mengapa Shell Masih Belum Jual Bensin? ESDM Ungkap Dugaan Penyebabnya, Harga Minyak Dunia Jadi Sorotan

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:00 WIB

Mulai 1 Oktober, Seluruh SPBU Wajib Jual Biosolar B50, Indonesia Bersiap Tinggalkan Impor Solar

Berita Terbaru