AirTag 2 Resmi Lebih Murah di Indonesia, Paket 4 Unit Jadi Favorit Pengguna Apple

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Pasar aksesori pelacak barang di Indonesia kembali bergerak setelah Apple memperluas penjualan AirTag generasi kedua atau AirTag 2. Perangkat kecil ini kini hadir dengan opsi pembelian lebih ekonomis, terutama melalui paket 4 unit yang mulai banyak tersedia di distributor resmi.

Harga Resmi AirTag 2 di Indonesia

Distributor resmi seperti iBox dan Digimap sudah mencantumkan harga terbaru AirTag 2 untuk pasar Indonesia. Konsumen kini bisa memilih dua opsi pembelian sesuai kebutuhan.

AirTag 2 satuan: sekitar Rp 599.000

AirTag 2 paket 4 unit: sekitar Rp 1.799.000

Paket empat unit langsung menarik perhatian karena memberikan penghematan dibanding pembelian satuan sebanyak empat kali. Selisih harga ini membuat banyak pengguna Apple mulai melirik paket bundling untuk melacak beberapa barang sekaligus seperti kunci, tas, hingga koper.

Strategi Apple Dorong Ekosistem Pelacakan

Apple terus memperluas ekosistem perangkat Find My melalui AirTag 2. Produk ini tidak berdiri sendiri, melainkan terhubung langsung dengan jaringan perangkat Apple di seluruh dunia.

Dengan memperkuat jaringan pelacakan ini, Apple mendorong pengguna iPhone, iPad, dan Apple Watch untuk semakin terintegrasi dalam ekosistemnya. AirTag 2 menjadi bagian penting dari strategi tersebut karena menyasar kebutuhan harian pengguna yang sering kehilangan barang kecil.

Peningkatan Fitur AirTag 2

AirTag generasi kedua hadir dengan sejumlah peningkatan teknis dibanding generasi pertama yang rilis pada 2021. Apple fokus meningkatkan akurasi, jangkauan, dan kenyamanan pengguna.

Baca Juga :  Redmi A5 Rp 1,5 Jutaan Tembus Daftar HP Terlaris Dunia 2026, Xiaomi Bikin Pasar Entry-Level Makin Panas

Pertama, fitur Precision Finding kini bekerja lebih jauh berkat chip Ultra Wideband generasi terbaru. Pengguna bisa menemukan barang dengan panduan arah yang lebih jelas melalui kombinasi visual, suara, dan getaran. Sistem ini juga kompatibel dengan Apple Watch generasi terbaru.

Kedua, speaker AirTag 2 kini lebih keras. Apple meningkatkan volume hingga sekitar 50 persen sehingga bunyi pelacakan lebih mudah terdengar di lingkungan ramai atau ketika barang terselip di tempat tertutup.

Ketiga, jangkauan Bluetooth meningkat. AirTag 2 memanfaatkan jaringan Find My yang melibatkan ratusan juta perangkat Apple aktif di seluruh dunia. Hal ini mempercepat proses pelacakan barang yang hilang.

Keempat, fitur berbagi lokasi barang kini lebih fleksibel. Pengguna dapat membagikan akses lokasi AirTag kepada pihak ketiga seperti maskapai penerbangan untuk membantu pelacakan koper hilang.

Fokus Privasi dan Keamanan Tetap Kuat

Apple tetap mempertahankan standar privasi yang ketat pada AirTag 2. Perangkat ini tidak menyimpan data lokasi secara langsung. Semua komunikasi berlangsung dalam bentuk terenkripsi sehingga pihak lain tidak bisa mengakses informasi pelacakan pengguna.

Baca Juga :  WhatsApp Berubah Total Gara-gara Regulasi UE

Sistem anti-stalking juga tetap aktif untuk mencegah penyalahgunaan perangkat. Jika AirTag bergerak tanpa izin pemiliknya, sistem akan memberi peringatan pada perangkat di sekitarnya, termasuk platform non-Apple.

Desain Ringkas dan Lebih Ramah Lingkungan

AirTag 2 masih mempertahankan desain kecil berbentuk lingkaran dengan bobot ringan. Perangkat ini tetap menggunakan baterai CR2032 yang bisa diganti sendiri oleh pengguna tanpa alat khusus.

Selain itu, Apple meningkatkan penggunaan material daur ulang dalam produksi AirTag 2 sebagai bagian dari komitmen lingkungan perusahaan menuju target netral karbon pada 2030.

Ketersediaan dan Dukungan Perangkat

AirTag 2 sudah bisa digunakan dengan perangkat Apple yang menjalankan sistem operasi terbaru seperti iOS dan iPadOS generasi 26 atau lebih baru. Perangkat ini cocok dipasang pada berbagai barang pribadi seperti kunci, dompet, tas, koper, hingga sepeda.

Dengan harga yang lebih fleksibel dan fitur yang meningkat, AirTag 2 semakin memperkuat posisi Apple di pasar perangkat pelacak barang global, termasuk Indonesia.

Kesimpulan

Kehadiran paket 4 unit AirTag 2 memberikan opsi lebih hemat bagi pengguna yang ingin melacak banyak barang sekaligus. Dengan peningkatan fitur, jangkauan lebih luas, dan integrasi kuat dalam ekosistem Apple, perangkat ini tetap menjadi salah satu solusi pelacakan paling populer di kelasnya.

Berita Terkait

WhatsApp Plus Resmi Meluncur di Indonesia, Langganan Rp13.900 per Bulan Buka Akses ke 6 Fitur Premium Ini
Nubia Air Pro Bikin Geger, HP Setipis 5,99 Mm Ini Bawa Kamera 108 MP, Layar 144Hz, dan Dimensity 7100
Tecno Kenalkan EllaClaw AI, Agen Cerdas yang Bisa Jalankan 40+ Tugas Otomatis di Smartphone
Xiaomi Redmi 17C Resmi Meluncur, HP Murah Ini Bawa Kejutan Besar di Balik Spesifikasi yang Dipangkas
Lelang Frekuensi 700 MHz Masuk Babak Penentu, Telkomsel, Indosat, dan XLSmart Berpeluang Raih Mesin Pertumbuhan Baru
Poco Pad C1 Bikin Tablet Murah Naik Kelas, Layar 2K 120Hz dan Baterai Jumbo Jadi Andalan
Realme P4x 4G Datang Bawa Baterai Raksasa 8.000 mAh, Main Game Seharian Tanpa Khawatir Kehabisan Daya
HP Bekas Disulap Jadi Server, Google Uji Cara Baru Bangun Data Center Murah
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 19:00 WIB

WhatsApp Plus Resmi Meluncur di Indonesia, Langganan Rp13.900 per Bulan Buka Akses ke 6 Fitur Premium Ini

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:00 WIB

Nubia Air Pro Bikin Geger, HP Setipis 5,99 Mm Ini Bawa Kamera 108 MP, Layar 144Hz, dan Dimensity 7100

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:00 WIB

Tecno Kenalkan EllaClaw AI, Agen Cerdas yang Bisa Jalankan 40+ Tugas Otomatis di Smartphone

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:00 WIB

Xiaomi Redmi 17C Resmi Meluncur, HP Murah Ini Bawa Kejutan Besar di Balik Spesifikasi yang Dipangkas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:00 WIB

Lelang Frekuensi 700 MHz Masuk Babak Penentu, Telkomsel, Indosat, dan XLSmart Berpeluang Raih Mesin Pertumbuhan Baru

Berita Terbaru