WhatsApp Berubah Total Gara-gara Regulasi UE

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – WhatsApp mengumumkan perubahan besar pada kebijakan platformnya setelah Uni Eropa (UE) menekan perusahaan. Mulai saat ini, pesaing berbasis kecerdasan buatan (AI) dari Meta Platforms boleh masuk ke ekosistem WhatsApp.

Meta Platforms menyatakan langkah ini menanggapi perintah sementara regulator anti-monopoli UE, karena kompetitor mengeluhkan layanan mereka diblokir dari WhatsApp.

Sebelumnya, per 15 Januari 2026, WhatsApp hanya mengizinkan asisten AI milik Meta beroperasi di platform tersebut.

Komisi Eropa Ancaman Langkah Sementara

Bulan lalu, Komisi Eropa mengancam mengambil langkah sementara untuk mencegah dampak serius bagi kompetitor, meniru tindakan pengawas persaingan di Italia pada Desember 2025.

Meta Setujui Akses Chatbot AI Pesaing

Meta menyetujui agar chatbot AI pesaing mengakses WhatsApp melalui API WhatsApp Business, meski menetapkan biaya tertentu. “Selama 12 bulan ke depan, kami mendukung chatbot AI serbaguna menggunakan API WhatsApp Business di Eropa,” jelas juru bicara Meta, dikutip Reuters, Jumat (6/3/2026).

Baca Juga :  Memori HP Penuh Tapi Tak Mau Hapus Aplikasi? Ini Trik Ampuh

Meta menambahkan bahwa langkah ini memberi Komisi Eropa waktu cukup untuk menyelesaikan investigasi anti-monopoli. Saat ini, Komisi Eropa menganalisis dampak pemblokiran chatbot AI pesaing terhadap kompetitor dan menilai langkah sementara ini sebagai bagian dari investigasi lebih luas.

Beban Sistem dan Alternatif Bagi Penyedia AI

Meta menjelaskan bahwa meningkatnya penggunaan chatbot di platform membebani sistemnya. Namun, perusahaan menekankan bahwa penyedia AI dapat menggunakan alternatif lain, seperti toko aplikasi, mesin pencari, layanan email, integrasi kemitraan, dan sistem operasi.

Baca Juga :  Terjemahan Suara dan Teks Real-Time Makin Canggih, Bisa Digunakan Tanpa Internet

Kebijakan Serupa Berlaku di Italia

Meta mengizinkan chatbot AI pesaing beroperasi di Italia pada Januari 2026, menindaklanjuti perintah langsung otoritas anti-monopoli setempat. Investigasi tetap berlangsung.

Kritik dari Penyedia AI

Marvin von Hagen, CEO The Interaction Company of California, pengembang asisten AI Poke.com, menyebut kebijakan Meta “tidak menyelesaikan masalah.”

Menurutnya, penetapan biaya baru menyulitkan penyedia AI untuk beroperasi di WhatsApp, sehingga solusi hanya mengganti satu pembatasan anti-persaingan dengan yang lain.

Meta Terapkan Kebijakan di Brasil

Meta memastikan perubahan kebijakan ini berlaku di Brasil setelah pengadilan memulihkan perintah dari otoritas antimonopoli Brasil yang sempat ditangguhkan pada Januari 2026. Kasus di Brasil menyerupai investigasi di UE dan Italia.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Kemenkes Siapkan Robot Bedah AI Buatan Indonesia, Budi Gunadi Ungkap Strategi Besar Tingkatkan Layanan Medis
Kuota Internet Tak Hangus Lagi, Begini Cara Daftar Paket Rollover Telkomsel, IM3 dan XLSmart
MK Wajibkan Operator Hadirkan Opsi Kuota Tak Hangus, Jutaan Pengguna Internet Kini Lebih Terlindungi
Internet Seluler Indonesia Dibidik Tembus 100 Mbps, Komdigi Pasang Target Besar hingga 2029
Honor Robot Phone Meledak Usai Final Piala Dunia 2026, Kamera Robot AI yang Dipakai Eric Garcia Bikin Dunia Gadget Heboh
Bikin Konten Kini Lebih Hemat! Telkomsel Luncurkan Paket CapCut Premium Rp68 Ribu, Bonus Kuota Internet
BRIN Sulap Limbah Ampas Kopi Gayo Jadi Kemasan Pangan Antibakteri, Siap Tantang Dominasi Plastik
Lelang Frekuensi Rampung, Komdigi Resmi Tetapkan Pemenang 700 MHz dan 2,6 GHz
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:19 WIB

Kemenkes Siapkan Robot Bedah AI Buatan Indonesia, Budi Gunadi Ungkap Strategi Besar Tingkatkan Layanan Medis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:00 WIB

Kuota Internet Tak Hangus Lagi, Begini Cara Daftar Paket Rollover Telkomsel, IM3 dan XLSmart

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:00 WIB

MK Wajibkan Operator Hadirkan Opsi Kuota Tak Hangus, Jutaan Pengguna Internet Kini Lebih Terlindungi

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:54 WIB

Internet Seluler Indonesia Dibidik Tembus 100 Mbps, Komdigi Pasang Target Besar hingga 2029

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:00 WIB

Honor Robot Phone Meledak Usai Final Piala Dunia 2026, Kamera Robot AI yang Dipakai Eric Garcia Bikin Dunia Gadget Heboh

Berita Terbaru